Nyaris Bentrok, LSM Luar Daerah di Pukul Mundur Oleh Gabungan LSM dan Media Gresik di Wringinanom

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:53 WIB

5072 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— Ketegangan mewarnai rencana aksi demonstrasi yang dilakukan puluhan orang yang mengatasnamakan Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia asal Kabupaten Lamongan di depan Kantor Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Rabu (24/6/2026). Aksi tersebut nyaris berujung bentrokan setelah mendapat penolakan dari ratusan orang yang tergabung dalam sejumlah LSM dan insan media di Kabupaten Gresik.

Situasi memanas ketika rombongan Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia hendak menggelar aksi unjuk rasa terkait persoalan yang mereka nilai terjadi di wilayah Kabupaten Gresik. Kehadiran mereka langsung dihadang massa dari berbagai elemen organisasi masyarakat dan LSM lokal yang mempertanyakan tujuan serta dasar aksi tersebut.

Bentrokan fisik berhasil dihindari setelah aparat kepolisian yang berada di lokasi segera turun tangan menjadi penengah. Petugas berupaya meredam emosi kedua belah pihak dan mencegah terjadinya tindakan anarkis yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Dalam peristiwa itu, massa gabungan LSM dan media Gresik mendesak kelompok demonstran untuk membatalkan aksinya dan meninggalkan lokasi. Desakan tersebut membuat rombongan Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia akhirnya mundur dari area depan Kecamatan Wringinanom.

Ketua Front Pembela Suara Rakyat (FPSR), Aris Gunawan, menegaskan bahwa pihaknya mempertanyakan etika organisasi luar daerah yang datang untuk melakukan demonstrasi terkait persoalan di Kabupaten Gresik.

“Kami mempertanyakan etika berlembaga. Warga Gresik tidak ada yang mengeluh terhadap kondisi keuangan daerah. Kenapa organisasi dari luar daerah justru memperkeruh keadaan dengan pernyataan yang terkesan memojokkan kinerja pemerintah wilayah,” ujar Aris.

Menurutnya, apabila terdapat dugaan penyimpangan atau tindak pidana korupsi, mekanisme pelaporan dan pengawasan telah tersedia melalui aparat penegak hukum maupun lembaga pengawas yang berwenang.

“Kalaupun ada dugaan korupsi, LSM daerah sudah menyikapinya melalui aparat penegak hukum. Ada pembagian wilayah dan kewenangan dalam penegakan hukum. Kapasitas mereka apa? Ada motivasi apa di balik upaya memaksa melakukan aksi demonstrasi tersebut?” tegasnya.

Aris juga menilai kebijakan pengelolaan keuangan daerah saat ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang berorientasi pada penguatan koperasi desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kebijakan pemerintah pusat saat ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Anggaran daerah diprioritaskan untuk pengembangan koperasi desa/kelurahan merah putih (KDKMP) demi kesejahteraan masyarakat Gresik. Mengapa justru organisasi dari daerah lain yang merasa dirugikan, sementara masyarakat dan organisasi masyarakat di Gresik tetap tenang karena adanya transparansi anggaran?” jelasnya.

Ia menambahkan, apabila terdapat ketidaksesuaian data atau dugaan pelanggaran administrasi, seharusnya dilakukan melalui mekanisme konfirmasi kepada instansi terkait, termasuk Inspektorat, bukan dengan memaksakan kehendak melalui aksi demonstrasi.

“Dalam aturan berorganisasi sudah jelas diatur mengenai kewenangan masing-masing pihak. Jangan sampai organisasi salah kaprah dan seolah mengambil alih peran aparat penegak hukum. Yang membayar pajak itu orang Gresik, bukan orang Lamongan,” pungkas Aris.

Di tengah ketegangan tersebut, sempat terdengar pernyataan provokatif dari salah seorang anggota LSM yang menolak aksi demonstrasi. Sambil berteriak, dia terus mengeluarkan kata kasar dan penolakan terhadap akan adanya demonstrasi tersebut. Namun, aparat kepolisian berhasil meredam situasi sehingga tidak berkembang menjadi tindakan kekerasan.

“Saya juga LSM, kalau tidak balik, akan saya bakar,” kata salah satu anggota LSM yang menolak Aliansi alam bersatu jaya Indonesia.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia belum memberikan keterangan resmi terkait tujuan aksi maupun tanggapan atas penolakan yang dilakukan gabungan LSM dan media di Kabupaten Gresik. Polisi juga belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai insiden yang nyaris berujung bentrokan tersebut.

Tim Redaksi

Berita Terkait

Diduga Tidak Dirujuk Meski Persalinan Sungsang, Pasangan Suami Istri di Maja Keluhkan Pelayanan Puskesmas
Krisis Tata Kelola: Utang Belanja RSUD Prabumulih Bengkak Rp30 Miliar, Fleksibilitas BLUD Tabrak Aturan!
CFD Merangin 24 Juni 2026 Diramaikan Gerai Kesehatan Gratis, dr. Irwan: Deteksi Dini Tanpa Biaya
PTPN I Regional 1 dan Forkopimcam Tanjung Morawa Tanam 300 Pohon Peringati Hari Bumi dan HUT Deli Serdang ke-80
Sertu S. Boangmanalu Manfaatkan Momen Ngopi untuk Mendengar Aspirasi Warga
Demi Jalan yang Bersih dan Aman, Babinsa Bersama Warga Kompak Tebas Semak Sepanjang 1 Kilometer
Komsos Babinsa di Gunung Meriah, Dorong Pemuda Aktif Membangun Desa
Pengecoran Lantai Dua Masjid Ar-Rahman Jadi Momentum Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:57 WIB

Diduga Tidak Dirujuk Meski Persalinan Sungsang, Pasangan Suami Istri di Maja Keluhkan Pelayanan Puskesmas

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:48 WIB

Krisis Tata Kelola: Utang Belanja RSUD Prabumulih Bengkak Rp30 Miliar, Fleksibilitas BLUD Tabrak Aturan!

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:43 WIB

PTPN I Regional 1 dan Forkopimcam Tanjung Morawa Tanam 300 Pohon Peringati Hari Bumi dan HUT Deli Serdang ke-80

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:35 WIB

Sertu S. Boangmanalu Manfaatkan Momen Ngopi untuk Mendengar Aspirasi Warga

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:20 WIB

Demi Jalan yang Bersih dan Aman, Babinsa Bersama Warga Kompak Tebas Semak Sepanjang 1 Kilometer

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:02 WIB

Komsos Babinsa di Gunung Meriah, Dorong Pemuda Aktif Membangun Desa

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:51 WIB

Pengecoran Lantai Dua Masjid Ar-Rahman Jadi Momentum Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:25 WIB

HARGANAS Ke-33 Tahun 2026, Kemendukbangga/BKKBN Banten Dorong Kolaborasi Dunia Usaha Wujudkan Keluarga Berkualitas Melalui Program TAMASYA

Berita Terbaru