Tiga Binanga, Tanah Karo Nasionaldetik.com
– 04 Desember 2025. Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di wilayah Tiga Binanga kembali memicu kekacauan lalu lintas. Pada hari Kamis, 4 Desember 2025, antrean panjang kendaraan di SPBU Tiga Binanga meluber hingga ke badan jalan lintas utama, menyebabkan kemacetan
Fenomena antrean BBM yang “tak lagi terbilang” ini memuncak hari ini, seiring dengan masuknya pasokan BBM setelah masa kelangkaan. Masyarakat berbondong-bondong memadati SPBU demi mendapatkan jatah bahan bakar, membuat ekor antrean membentang panjang dan menyulitkan pengendara lain yang melintas.
Kemacetan yang terjadi sontak menjadi perhatian serius jajaran Kepolisian Resort Tiga Binanga.Lantas Aipda Martin Peranginangin dari Polsek Tiga Binanga segera mengambil tindakan tegas di lapangan untuk mengurai kepadatan.
Melihat kondisi yang mengganggu kelancaran arus lalu lintas, Aipda Martin Peranginangin langsung turun tangan mengatur traffic secara manual. Upaya ini dilakukan demi memastikan akses jalan utama dan pengendara lain tetap dapat melintas dengan aman.
Dalam aksinya, Aipda Martin tidak sendiri. Ia didampingi oleh Wartawan Suara Indonesia Baru (SIB) Micha Sebayang, yang turut berkolaborasi mengatur lalu lintas dan mendokumentasikan situasi di lapangan.
”Kemacetan yang panjang ini kami mengambil sikap untuk mengatur lalin demi kelancaran bersama, dibantu rekan-rekan dari Wartawan SIB yang juga turut berkolaborasi,” jelas Aipda Martin.
Kelangkaan BBM yang berkepanjangan menjadi pemicu utama membludaknya antrean saat pasokan tersedia. Hal ini diungkapkan oleh salah seorang warga yang tengah mengantre panjang di SPBU.
”Ya bang, saya antre akibat saya sangat sulit mendapatkan BBM selama ini. Pas available (tersedia) ada, saya pun ikut antre lah bang biar dapat BBM. Susah kali bang sekarang dapat BBM,” pungkas warga tersebut saat dimintai tanggapannya di lokasi.
Keterlibatan Polsek Tiga Binanga dan Wartawan SIB dalam penanganan kemacetan ini menunjukkan kolaborasi yang efektif antara aparat dan insan pers dalam merespons permasalahan publik. Langkah sigap kepolisian ini berhasil secara bertahap mengurai antrean panjang, memastikan arus kendaraan kembali bergerak normal, sambil tetap memfasilitasi kebutuhan BBM masyarakat.
(Nur Kennan Tarigan)







































