Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Melantik Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI).

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:11 WIB

5037 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, nasionaldetik.com

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menargetkan kebangkitan prestasi tenis meja Jawa Tengah setelah melantik Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jawa Tengah periode 2026–2030.

Pengurus baru diminta tidak hanya membenahi organisasi, tetapi juga memperkuat pembinaan atlet hingga melahirkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Harapan itu disampaikan Ahmad Luthfi saat menghadiri Pelantikan Pengurus Provinsi PTMSI Jawa Tengah di Wisma Perdamaian, Semarang, Sabtu (1/8/2026).

Menurutnya, keberhasilan sebuah cabang olahraga tidak cukup ditopang organisasi yang solid, tetapi harus diukur dari pembinaan atlet yang berkelanjutan dan prestasi yang mampu diraih.

“Pembinaan dan prestasi harus kita kedepankan. Mulai hari ini pengurus di 35 kabupaten/kota harus bersatu untuk memberikan prestasi olahraga tenis meja kepada masyarakat. Pemprov Jateng akan memberikan tali asih bagi mereka yang berprestasi,” kata Luthfi.

Ia menegaskan, Jawa Tengah memiliki modal sejarah yang kuat untuk kembali menjadi kekuatan tenis meja nasional. Karena itu, momentum kepengurusan baru harus dimanfaatkan untuk mengembalikan tradisi prestasi tersebut.

Pada PON XVI Tahun 2004, Jawa Tengah berhasil meraih medali emas tunggal putra melalui Yon Mardiyono serta perunggu beregu putra.

Empat tahun kemudian, pada PON XVII 2008, kontingen Jawa Tengah kembali menyumbang medali perak beregu putra, perunggu beregu putri, dan perunggu ganda putra melalui pasangan Yon Mardiyono dan Ersan Sutanto.

Prestasi tersebut mengantarkan Yon Mardiyono memperkuat tim nasional Indonesia pada SEA Games 2005 dan 2007. Ia turut menyumbangkan medali perak ganda putra pada SEA Games 2005 serta perunggu beregu putra pada SEA Games 2007.

Luthfi menilai, potensi kebangkitan tenis meja Jawa Tengah masih terbuka lebar. Hal itu terlihat dari munculnya atlet-atlet muda berprestasi, salah satunya Citra Rasmi yang memborong tiga medali emas pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII Tahun 2025 dari nomor tunggal putri, ganda putri, dan beregu putri.

Selain itu, Kejuaraan Tenis Meja Gubernur Jateng Cup 2025 yang diikuti 362 atlet dari berbagai klub menunjukkan pembinaan di tingkat akar rumput masih berjalan dan memiliki basis komunitas yang kuat.

Karena itu, ia meminta kepengurusan baru menghadirkan terobosan agar tenis meja semakin dekat dengan masyarakat.

“Pengurus yang baru harus punya terobosan kreatif. Olahraga sekarang menjadi gaya hidup dan kebutuhan masyarakat. Wujudkan tenis meja jadi lifestyle dengan banyak kegiatan. Kalau perlu ada event rutin, libatkan juga bupati dan wali kota,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov PTMSI Jawa Tengah Lukas Arry Dwiko Utomo mengatakan, tantangan pembinaan tenis meja saat ini semakin kompleks sehingga membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pengurus daerah, klub, pelatih, atlet, hingga pemerintah.

Menurutnya, kepengurusan baru akan memprioritaskan penguatan tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, efektif, dan efisien sebagai fondasi peningkatan prestasi.

“Kami optimistis dapat mengembalikan prestasi tenis meja Jawa Tengah. Target kami pada PON 2028 di NTB, cabang tenis meja mampu menyumbangkan medali bagi Jawa Tengah,” kata Lukas.

Dengan dukungan pembinaan yang berkesinambungan, tata kelola organisasi yang lebih profesional, serta kompetisi yang rutin, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap tenis meja kembali menjadi salah satu cabang olahraga andalan yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional hingga internasional.

Mrs.

Berita Terkait

SEMARAK HUT RI KE-81, TURNAMEN SEPAK BOLA “CHAMPION REL” RESMI DIGELAR
AKBP Wahyu Sulistyo Resmi Nahkodai Polres Kudus, Siap Jaga Kondusivitas Wilayah
Brigjen Pol (Purn.) Lukas Arry Dwiko Utomo Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua Umum PTMSI Jawa Tengah Periode 2026–2030
Hari Belajar Guru KKG Pangeran Diponegoro Perkuat Profesionalisme dan Transformasi Pembelajaran
Reorganisasi Takmir Masjid Sabillul Muhtadin, Langkah Kemajuan untuk Ibadah dan Kebersamaan
DPP SWI, Secara Resmi Menggandeng Universitas Muhammadiyah Jakarta dalam Penyelenggaraan UKW.
Siswa SDN 3 Way Urang Antusias Ikuti Simulasi Kebakaran, Belajar Gunakan APAR Sejak Dini
Plt. Bupati Tulungagung Buka Pelatihan Paskibraka 2026, Tekankan Disiplin dan Jiwa Patriotisme

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:11 WIB

SEMARAK HUT RI KE-81, TURNAMEN SEPAK BOLA “CHAMPION REL” RESMI DIGELAR

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Melantik Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI).

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Brigjen Pol (Purn.) Lukas Arry Dwiko Utomo Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua Umum PTMSI Jawa Tengah Periode 2026–2030

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Hari Belajar Guru KKG Pangeran Diponegoro Perkuat Profesionalisme dan Transformasi Pembelajaran

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Reorganisasi Takmir Masjid Sabillul Muhtadin, Langkah Kemajuan untuk Ibadah dan Kebersamaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:12 WIB

DPP SWI, Secara Resmi Menggandeng Universitas Muhammadiyah Jakarta dalam Penyelenggaraan UKW.

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:13 WIB

Siswa SDN 3 Way Urang Antusias Ikuti Simulasi Kebakaran, Belajar Gunakan APAR Sejak Dini

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:23 WIB

Plt. Bupati Tulungagung Buka Pelatihan Paskibraka 2026, Tekankan Disiplin dan Jiwa Patriotisme

Berita Terbaru