Nasionaldetik.com,—- 26 Juni 2026.
Plt Direktur RSUD Kolonel Abundjani Bangko, dr. H. Irwan Kurniawan, memastikan alat Computerized Tomography Scan (CT Scan) di rumah sakit tersebut sudah terpasang lengkap dan berfungsi. Dengan begitu, rujukan pasien ke luar daerah untuk CT Scan segera berakhir.
Kepastian itu disampaikan dr. Irwan yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin saat ditemui di Kantor Dinkes Merangin, Kamis (25/6/2026).
“Alhamdulillah CT Scan sudah hadir, alatnya lengkap dan berfungsi. Hanya saja belum bisa dioperasikan untuk masyarakat karena masih menunggu proses pengurusan izin operasional dari pusat,” tegas dr. Irwan.
Menurutnya, begitu izin terbit dan alat beroperasi penuh, warga Merangin tidak perlu lagi dirujuk ke Jambi, Padang, hingga Muara Bungo hanya untuk CT Scan. “Rujukan ke luar daerah untuk CT Scan akan segera berakhir,” ujarnya.
Ruang CT Scan tersebut telah ditinjau langsung Bupati Merangin, M. Syukur, pada 18 Mei 2025 lalu usai memimpin apel Senin pagi.
Saat peninjauan, Bupati menyebut kehadiran CT Scan dan Mamografi terbaru diharapkan mampu memangkas waktu penanganan medis sekaligus mengakhiri ketergantungan warga terhadap fasilitas kesehatan di luar daerah.
“Insyaallah jika sudah operasional penuh, ini akan memudahkan pelayanan rumah sakit kita,” kata dr. Irwan mengutip pernyataan Bupati.
Dr. Irwan menambahkan, berfungsinya CT Scan semakin mempertegas status RSUD Kolonel Abundjani Bangko sebagai pusat layanan kesehatan modern di Jambi bagian barat.
Saat ini RSUD Bangko tengah melengkapi lima fasilitas medis modern:
1. Layanan CT Scan & Mammography: Deteksi dini kanker dan pemindaian tubuh komprehensif;
2. Poli Jantung & Cathlab: Deteksi dan penanganan penyakit jantung;
3. MOT (Modular Operating Theatre): Ruang operasi terintegrasi teknologi mutakhir;
4. Layanan Sitotoksik (Cytotoxic): Penanganan obat kemoterapi bagi pasien kanker;
5. PICU (Pediatric Intensive Care Unit): Perawatan intensif khusus anak.
“Alhamdulillah, warga Merangin tak perlu keluar daerah lagi. Fasilitas ini tidak hanya untuk warga lokal, tapi juga bisa jadi pusat rujukan wilayah sekitar. Jadi rujukan ke luar daerah memang akan segera berakhir,” tutup dr. Irwan.
Reporter: Gondo Irawan
























