Nasionaldetik.com,— Perum Jasa Tirta II (PJT II) menegaskan komitmennya terhadap prinsip keterbukaan informasi publik melalui partisipasi aktif dalam Pameran Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2025 yang telah berlangsung sukses pada 14–16 Oktober 2025 di Jakarta.
Partisipasi ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung transparansi badan publik serta sebagai bentuk kesungguhan dalam menyambut agenda Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik 2025, yang hasilnya dijadwalkan akan diumumkan pada bulan Desember mendatang oleh Komisi Informasi (KI) Pusat.
Direktur Utama PJT II, Imam Santoso menyampaikan bahwa keterbukaan informasi merupakan salah satu pondasi penting dalam tata kelola perusahaan. Dalam arahannya kepada tim yang bertugas di pameran KIP 2025 ini, ia menegaskan bahwa PJT II tidak hanya memenuhi kewajiban, tetapi menjadikan keterbukaan informasi publik sebagai bagian dari budaya kerja dan nilai perusahaan.
“Kami percaya bahwa keterbukaan informasi adalah kunci membangun kepercayaan publik. Ini bukan sekadar memenuhi regulasi, tetapi menciptakan hubungan yang sehat antara perusahaan dan masyarakat,” ujarnya.
Pameran KIP 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat (KI Pusat) menjadi ajang penting untuk mendorong praktik keterbukaan di seluruh lembaga publik. Pameran ini mencatat lebih dari 12.000 pengunjung, terdiri dari masyarakat umum, pelajar, akademisi, hingga pejabat tinggi negara. Sejumlah tokoh penting terlihat mengunjungi booth PJT II, di antaranya Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily, serta Sekretaris Utama BNPT RI Bangbang Surono, hingga Praktisi Komunikasi Bayu Oktara memberikan apresiasi atas berbagai informasi dan layanan digital yang ditampilkan di booth PJT II.
Booth PJT II menampilkan berbagai materi keterbukaan informasi, termasuk kanal pelayanan informasi publik, layanan informasi seperti data hidrologi secara real-time, kebijakan operasional perusahaan, laporan tahunan (annual report), laporan keuangan, serta program-program strategis pengelolaan sumber daya air. Interaksi langsung dengan pengunjung juga menjadi momen penting untuk menyampaikan peran perusahaan sebagai BUMN yang mengemban amanah pengelolaan sumber daya air di 5 (lima) wilayah sungai di Indonesia antara lain di wilayah Sungai Citarum, sebagian wilayah sungai Ciliwung-Cisadane, Cimanuk-Cisanggarung, Cidanau-Ciujung-Cidurian, dan Seputih-Sekampung.
Keikutsertaan dalam Pameran KIP 2025 ini sekaligus menjadi bagian dari konsistensi Jasa Tirta II dalam mempertahankan predikat sebagai Badan Publik “Informatif”, kategori tertinggi dalam penilaian keterbukaan informasi publik. Sejak tahun 2021 hingga 2024, PJT II berhasil meraih predikat tersebut selama empat tahun berturut-turut. Direktur Utama PJT II Imam Santoso menyampaikan harapannya agar tahun ini menjadi tahun kelima perusahaan kembali mendapatkan pengakuan tersebut.
“Ini bukan tentang penghargaan semata, tetapi tentang tanggung jawab untuk memberikan akses informasi yang mudah, cepat, dan akurat kepada publik,” tegasnya.
Lebih dari sekadar pameran, kegiatan ini juga menjadi refleksi atas peran badan publik dalam memperkuat demokrasi dan hak masyarakat atas informasi. Melalui keterlibatan aktif dalam pameran ini, PJT II menunjukkan bahwa transparansi dan akuntabilitas bukan hanya slogan, tetapi dijalankan secara konkret dalam operasional perusahaan sehari-hari.
Tim Redaksi







































