Diduga Ada Dalang Utama, Eks Waka BGN Ajukan Justice Collaborator ke Kejagung

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:39 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta. – NasionalDetik.Com – Pencopotan dan penetapan status tersangka terhadap mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, SS, menuai sorotan tajam. SS diduga sengaja dijadikan “tumbal” dan dikorbankan oleh oknum tertentu setelah dirinya berani membongkar praktik lancung jual beli titik lokasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

​Sebelum resmi ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu, 3 Juni 2026, SS tercatat pernah mengungkap adanya dugaan praktik jual beli titik lokasi dapur SPPG pada Mei 2026 lalu. Namun ironisnya, SS justru dicopot dari jabatannya atas dugaan kasus yang sama, yang hingga saat ini diklaim sama sekali tidak terbukti.

​Merespons kriminalisasi tersebut, SS secara resmi mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) guna membongkar tuntas akar korupsi di tubuh BGN pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Kasus ini harus dibuat terang benderang. Mantan Waka BGN SS hanyalah ‘wayang’ yang sengaja ditumbalkan. Dengan pengajuan Justice Collaborator ini, kita menanti keberanian Jaksa Agung untuk mengambil langkah tegas demi mengungkap dalang utama di balik rantai korupsi sistemik ini,” ujar salah satu pengamat politik

​Selain kejanggalan hukum, struktur kepemimpinan di BGN Pusat saat ini juga mendapat kritik keras. Demi perbaikan dan independensi lembaga, posisi strategis di BGN seharusnya diisi oleh figur yang memiliki latar belakang akademik mumpuni serta keahlian di bidang gizi.

​Kenyataan bahwa Kepala BGN Pusat saat ini tidak memiliki latar belakang yang sesuai dengan bidang kerja lembaga tersebut, semakin memperkuat indikasi adanya faktor kepentingan politis yang kuat di balik penangkapan dan penyingkiran SS.

​Kini, publik menunggu langkah nyata dari Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk menerima pengajuan JC dari SS demi membongkar siapa saja aktor intelektual dibalik rantai korupsi di tubuh BGN Pusat.

Reporter : Rio

Berita Terkait

Dir BEM PTNU soroti MBG: Antara Harapan Besar dan Krisis Tata Kelola
Gerak Cepat Polsek Kemayoran, Korban Kebakaran Kini Lebih Mudah Urus Dokumen Penting
Sadis! Catut Nama Pertamina dan Dubai, Wahyudi Sukses Rampok Rp2,93 Miliar dari Pengusaha Asal Tangerang
Refleksi Hari Lahir Pancasila: Bobi Irawan, Tokoh Merah Putih, Serukan Semangat Pemuda Wujudkan Indonesia Emas 2045
*Rapat Pengurus Pusat MIO Indonesia Sepakati Agenda Bela Negara Nasional Agustus 2026*
. *Ketum AYS Prayogie Instruksikan Seluruh Divisi MIO Indonesia Percepat Realisasi Program Kerja*
MIO Indonesia Matangkan Program Kerja 2026, Siap Gelar Bela Negara dan Rakernas II
FSPMOI Kecam Keras Aksi Premanisme terhadap Konten Kreator, Minta Kepolisian Tindak Tegas Pelaku

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:52 WIB

Penutupan Latsarmil Komcad Gelombang I 2026, Wamen Ossy Sebut Latsarmil Perkuat Karakter dan Integritas ASN

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:24 WIB

Mirisnya Ketahanan Pangan Terancam: Mafia Pupuk Subsidi Masih Berkuasa di Sumbermanjing Wetan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:06 WIB

Wakasad Dampingi Wapang TNI Tinjau Program Strategis Pemerintah di Pandeglang

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:01 WIB

Kelulusan Siswa-Siswi SMP di Distrik Jagiro, Teluk Bintuni, Berlangsung Penuh Haru Bersama Satgas Yonif 410/Alugoro

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:51 WIB

Bupati Hendryanto Sitorus Memilih Bungkam Terkait Pemasangan Bendera Robek Dikantor Desa Kampung Yaman

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:03 WIB

Usai Ungkap Dugaan Kebocoran PAD, Wartawan di Merangin Diduga Diancam Orang Tak Dikenal

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:35 WIB

Jelang Pelantikan, Isu ‘Makelar’ Jabatan Kepsek Seret Nama Ketua MKKS Kecamatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:27 WIB

Apresiasi Langkah KPK, DPW Rajawali Jatim: Penyidikan ke Pihak Swasta Kunci Ungkap Jaringan Korupsi Tulungagung

Berita Terbaru