Arogansi WTP Majalengka: Peringkat Akuntansi Sempurna, Tata Kelola Tetap Memprihatinkan

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 29 November 2025 - 18:09 WIB

50157 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,– Pemerintah Kabupaten Majalengka kembali mengantongi Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2023. Capaian ini, yang tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Nomor: 44A/LHP/XVIII.BDG/05/2024, patut dipertanyakan bukan sebagai prestasi, melainkan sebagai simbol kemunafikan administratif yang menyelimuti pengelolaan keuangan daerah.

Sebuah Nilai Kosmetik Formalitas
Opini WTP sejatinya hanyalah pengakuan bahwa laporan keuangan Majalengka telah disusun secara formal dan rapi sesuai kaidah Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). WTP adalah rating bagi juru tulis (akuntan), bukan rating bagi efektivitas (kinerja) penggunaan anggaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dokumen LHP ini, yang dinilai sebagai “Buku I” hasil audit, secara eksplisit tidak mengevaluasi apakah triliunan rupiah uang rakyat Majalengka telah dibelanjakan secara efisien, tepat sasaran, atau bebas dari indikasi pemborosan yang merugikan. Ia hanya menyatakan bahwa Neraca, LRA, LO, dan LAK sudah dicatat dengan benar.

WTP 2023 ini menempatkan Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam posisi yang berbahaya: merasa sudah akuntabel hanya karena mendapatkan nilai kosmetik yang sempurna, sementara masalah struktural dalam tata kelola keuangan bisa saja masih menganga lebar.

Di Mana Buku II dan Temuan Audit?
Kritik tajam diarahkan pada keterbatasan transparansi yang melekat pada pengumuman WTP ini. BPK sendiri mengakui bahwa Opini WTP selalu disertai dengan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Sistem Pengendalian Intern (SPI) dan Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan (sering disebut sebagai “Buku II”).

Jika Laporan Keuangan sempurna, mengapa harus ada Buku II? Faktanya, Buku II berisi “dosa-dosa” administratif dan ketidakpatuhan yang ditemukan BPK—bukti nyata adanya celah, kebocoran, atau kelemahan dalam sistem birokrasi Majalengka.

Apa bentuk temuan terpenting itu? Apakah terdapat indikasi kerugian negara akibat penyelewengan belanja, pengelolaan aset yang amburadul, atau potensi hilangnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) karena sistem yang lemah?
Jika Pemerintah Kabupaten Majalengka dan BPK hanya menggembar-gemborkan WTP tanpa secara tegas dan terbuka mengungkap detail temuan fatal dalam Buku II, maka opini tertinggi ini hanyalah sebuah alat pembenaran diri yang disajikan kepada publik.

WTP Harus Berbanding Lurus dengan Kesejahteraan
WTP tidak boleh menjadi titik akhir. Ia seharusnya menjadi titik awal bagi penindakan tegas terhadap semua rekomendasi BPK yang terselip di balik rating sempurna tersebut.

Publik menuntut agar predikat WTP yang diberikan BPK pada laporan 2023 ini harus berbanding lurus dengan peningkatan kualitas layanan publik, efisiensi belanja modal yang tidak mangkrak, dan berkurangnya potensi korupsi. Jika WTP Majalengka hanyalah capaian di atas kertas tanpa dampak nyata pada akuntabilitas dan efisiensi, maka WTP itu tidak bernilai sepeser pun di mata rakyat.

BPK didesak untuk tidak lagi bertindak pasif dengan sekadar mengeluarkan opini formalitas, melainkan harus mendesak Pemkab Majalengka untuk menindaklanjuti temuan audit secara transparan dan tuntas, demi tegaknya tata kelola keuangan yang benar-benar bersih, bukan sekadar rapi.

Tim Redaksi Prima

Berita Terkait

Dandim 0617/Majalengka: Istri Adalah Anugerah, Jaga Keharmonisan Keluarga Demi Tugas TNI
Bhabinkamtibmas Polsek Maja Hadiri Haul Mangkubumi, Pererat Silaturahmi Warga
Patroli Polsek Malausma Secara Rutin Sambangi Warga Binaan Antisipasi Kriminalitas dan Gangguan Kamtibmas
RESMI! Dandim 0617/Majalengka Meresmikan Koramil 1715/Kertajati, Kantor Militer Kini Megah
Sinergi Tanpa Batas: Apel Pagi Koordinasi Pamong Desa dan Instansi Se-Kecamatan Cikijing
Groundbreaking Jembatan Garuda TNI di Lemahsugih Majalengka, Perkuat Akses dan Dorong Ekonomi Warga
Kasdim 0617/Majalengka Pimpin Upacara Bendera, Tegaskan Disiplin dan Semangat Pengabdian
Kapolsek Malausma Sambangi Warga Desa Cimuncang, Perkuat Silaturahmi dan Ajak Jaga Lingkungan

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 00:12 WIB

Gema Davos, Ranny Fahd A Rafiq Kawal Langkah Berani Presiden Prabowo untuk Gaza lewat BoP

Senin, 20 April 2026 - 00:08 WIB

Fahd A Rafiq : Gebrakan dari ‘Papan Tengah’ Mengunci Kedaulatan Palestina lewat Board of Peace”, Dukung Penuh Langkah Presiden Prabowo Subianto

Minggu, 19 April 2026 - 20:43 WIB

Polisi Halangi Upaya Eksekusi Rumah Wartawan TVRI Sulsel, Kuasa Hukum Sebut Lelang Cacat Hukum

Minggu, 19 April 2026 - 20:29 WIB

PT Adira Finance Cabang Cilegon Diduga Tak Patuhi OJK, ABB Desak OJK Banten Untuk Bertindak

Minggu, 19 April 2026 - 19:25 WIB

Tongak Baru Koperasi:Resmi Terbentuknya Forum Koperasi Merah Putih Kabupaten Serang

Minggu, 19 April 2026 - 18:38 WIB

Penganyar Tuntas di Pura Besakih, AKDBA Buleleng Pererat Ikatan Spiritual dan Kekeluargaan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:57 WIB

SAR Danau Toba Resmi Tutup Operasi Pencarian Korban Objek Wisata Air Terjun Situmurun

Sabtu, 18 April 2026 - 19:59 WIB

Aroma Perjudian Menyengat di Pasar 4 Kutalimbaru: Arena Sabung Ayam Diduga Milik ‘Edy’ Beroperasi Bebas, Kapolsek Membisu

Berita Terbaru