*Komandan Pussiberad Berikan Kuliah Umum di STHM, Bahas Peran Strategis Sarjana Hukum di Era Perang Kognitif dan Ancaman Digital*

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:28 WIB

5087 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Nasionaldetik.com

– Komandan Pusat Siber TNI Angkatan Darat (Danpussiberad), Brigjen TNI Dr. Fransiscus Ari Susetio, S.E., M.Han., memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM), bertempat di Aula Lantai 3 Gedung B STHM, Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Kamis (20/8/2026).

Kuliah umum tersebut mengangkat tema “Navigasi Hukum dan Keamanan Siber: Peran Strategis Sarjana Hukum di Era Perang Kognitif dan Ancaman Digital.” Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa STHM untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan hukum dan tantangan keamanan siber yang semakin kompleks di era digital.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam paparannya, Danpussiberad mengungkapkan bahwa sarjana hukum memiliki peran strategis dalam membangun dan memperkuat ekosistem keamanan siber. Menurutnya, terdapat empat peran penting yang dapat dilakukan oleh sarjana hukum sebagai arsitek keamanan siber.

Pertama, mengkaji kekosongan hukum, khususnya yang berkaitan dengan yurisdiksi lintas negara, pertanggungjawaban penggunaan kecerdasan artifisial (AI), serta perkembangan teknologi baru yang menghadirkan tantangan hukum.

Kedua, berkolaborasi lintas disiplin dengan membangun dialog dan kerja sama bersama berbagai bidang, seperti teknologi informasi, kriminologi, psikologi, dan keamanan siber. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk menghasilkan pendekatan yang komprehensif dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman digital.

Ketiga, menjadi advokat literasi digital dengan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai hak atas perlindungan data pribadi, potensi manipulasi informasi, kejahatan siber, serta respons konstitusional terhadap berbagai ancaman di ruang digital.

Keempat, merancang hukum masa depan dengan membangun kerangka regulasi yang mampu merespons perkembangan perang kognitif dan berbagai bentuk ancaman digital.

“Dari keempat hal tersebut, diharapkan dapat tercipta kepastian hukum sekaligus memperkuat keamanan siber,” ujar Danpussiberad.

Sementara itu, Ketua STHM, Brigjen TNI Dr. R. Deltanto S.D., S.H., M.H., dalam sambutannya mengatakan bahwa perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar terhadap kehidupan masyarakat sekaligus menghadirkan tantangan hukum baru, baik dalam lingkup nasional maupun internasional.

Menurutnya, berbagai persoalan seperti ancaman siber, perlindungan data pribadi, kejahatan berbasis teknologi, penggunaan kecerdasan artifisial, hingga persoalan kedaulatan dan keamanan di ruang digital menuntut pemahaman hukum yang semakin komprehensif.

“Bagi mahasiswa STHM, perkembangan tersebut perlu dipahami karena hukum tidak lagi hanya berhadapan dengan persoalan konvensional, tetapi juga dengan ruang siber yang semakin kompleks dan bersifat lintas batas,” ujarnya.

Ia menambahkan, calon sarjana hukum harus mampu melihat berbagai persoalan hukum tidak hanya dari perspektif hukum semata, tetapi juga dengan mempertimbangkan aspek teknologi, keamanan, dan perkembangan lingkungan strategis.

Kegiatan kuliah umum tersebut dihadiri oleh para Pamen Golongan IV dan V STHM, dosen, serta seluruh mahasiswa STHM. Selain menyampaikan materi, Danpussiberad juga memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk berdiskusi dan bertukar pikiran terkait materi yang disampaikan.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan mahasiswa STHM semakin memahami keterkaitan antara hukum, teknologi, dan keamanan siber serta mampu mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan hukum di era perang kognitif dan ancaman digital yang terus berkembang.

(Nur Kennan Tarigan)

Berita Terkait

TMMD Hadir, Keterisolasian Sibongkaras Berangsur Teratasi
Bersama Rakyat Membangun Desa, Kodim 0206/Dairi Percepat Jalan Penghubung Sibongkaras
Sejauh 1.000 Meter, Jalan TMMD ke-130 Jadi Tumpuan Harapan Masyarakat Sibongkaras
Hari ke-14 TMMD, Satgas Kodim 0206/Dairi Terus Percepat Pembukaan Jalan Menuju Sibongkaras
Bukan Hanya Mempermudah Perjalanan, TMMD Ke-130 Ini Diharapkan Mengubah Kehidupan Warga Sibongkaras
Perjuangan Warga Melintasi Bukit Terjal Segera Berubah, Jalan TMMD Sibongkaras Capai 75 Persen
Bukan Sekadar Jalan, TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Sibongkaras
Dulu Harus Menembus Bukit Terjal, Kini Warga Sibongkaras Menaruh Harapan pada Jalan TMMD

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:20 WIB

TMMD Hadir, Keterisolasian Sibongkaras Berangsur Teratasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:12 WIB

Bersama Rakyat Membangun Desa, Kodim 0206/Dairi Percepat Jalan Penghubung Sibongkaras

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:05 WIB

Sejauh 1.000 Meter, Jalan TMMD ke-130 Jadi Tumpuan Harapan Masyarakat Sibongkaras

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:57 WIB

Hari ke-14 TMMD, Satgas Kodim 0206/Dairi Terus Percepat Pembukaan Jalan Menuju Sibongkaras

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:46 WIB

Bukan Hanya Mempermudah Perjalanan, TMMD Ke-130 Ini Diharapkan Mengubah Kehidupan Warga Sibongkaras

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Bukan Sekadar Jalan, TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Sibongkaras

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:21 WIB

Dulu Harus Menembus Bukit Terjal, Kini Warga Sibongkaras Menaruh Harapan pada Jalan TMMD

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:15 WIB

Kodim 0206/Dairi Percepat Pembukaan Jalan Sibongkaras, Warga Sambut dengan Antusias

Berita Terbaru

NASIONAL

TMMD Hadir, Keterisolasian Sibongkaras Berangsur Teratasi

Kamis, 29 Okt 2026 - 02:20 WIB