Nasionaldetik.com, — Kepengurusan baru Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Lebak periode 2026–2031 resmi disahkan. Pengesahan tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP kepada jajaran kepengurusan baru yang berlangsung di Kantor DPC PPP Kabupaten Lebak, Jumat (14/8/2026).
SK kepengurusan tersebut merupakan tindak lanjut hasil Musyawarah Cabang (Muscab) X DPC PPP Kabupaten Lebak yang digelar pada Juni 2026. Penyerahan SK dilakukan langsung Ketua DPW PPP Provinsi Banten Neng Siti Julaiha dan dibacakan Sekretaris DPW PPP Banten Uhen Zuhaeni.
Prosesi penyerahan SK itu juga turut dihadiri jajaran pengurus baru DPC PPP Kabupaten Lebak, tokoh masyarakat, ulama, kader PPP, serta pengurus DPW PPP Banten.
Dalam kepengurusan baru, Asep Nuh dipercaya menjadi Ketua DPC PPP Kabupaten Lebak periode 2026–2031. Ia didampingi Hanna Aulia Zein Adzmika sebagai Sekretaris dan Muhi Bustomi sebagai Bendahara, bersama jajaran Pengurus Harian (PH), Majelis Pakar, dan Majelis Syariah lainnya.
Ketua DPW PPP Banten Neng Siti Julaiha mengatakan, kepengurusan baru memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan sekaligus memperkuat kerja politik yang telah dibangun pada periode sebelumnya.
Muscab X PPP Lebak Berjalan Lancar, Ini Hasil Kepengurusan yang Diusulkan
Menurut Neng, salah satu target utama kepengurusan baru adalah mempertahankan kursi legislatif yang telah diraih PPP sekaligus merebut kursi di daerah pemilihan (dapil) yang sebelumnya belum berhasil dimenangkan.
“Saya kira apa yang sudah saya lakukan beserta kepengurusan sebelumnya, saya berharap betul agar bisa diikuti dan ditindaklanjuti oleh kepengurusan sekarang, dengan bisa mempertahankan kursi-kursi yang sudah ada dan bisa mengisi kursi yang ketika periode sebelumnya belum tercapai,” ujar Neng dalam sambutannya.
Mantan Ketua DPC PPP Kabupaten Lebak itu juga meminta struktur organisasi yang telah dibangun sebelumnya tetap dipertahankan dan diperkuat hingga ke tingkat bawah.
Ia menyadari betul bahwa setiap ketua memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda. Namun, perbedaan tersebut dinilai dapat menjadi kekuatan untuk melahirkan strategi baru bagi PPP Kabupaten Lebak.
“Saya dengan Pak Nuh pasti memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda. Tapi saya yakin Pak Nuh bisa menyusun skema dan strategi yang mampu menghasilkan goal-goal cantik. Goal-nya adalah mengisi dapil yang masih kosong sekaligus mempertahankan perolehan kursi yang sudah ada,” katanya.
Neng juga mendorong DPC PPP Kabupaten Lebak segera mempercepat konsolidasi partai, termasuk melaksanakan Musyawarah Anak Cabang (Musancab).
“Kami berharap DPC-DPC, terutama DPC Kabupaten Lebak, sudah bisa melaksanakan musyawarah anak cabang,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DPC PPP Kabupaten Lebak Asep Nuh menyatakan siap menjalankan amanah kepengurusan sekaligus menindaklanjuti arahan DPW PPP Banten.
Ia menempatkan pembenahan struktur partai sebagai salah satu prioritas awal. Konsolidasi akan dilakukan mulai dari Pengurus Anak Cabang (PAC) hingga struktur partai di tingkat desa.
“Ke depan kita berawal dari pembenahan struktur PAC. Saya berharap teman-teman fraksi juga ikut memantau pembenahan Musancab nanti,” kata Nuh.
Menurutnya, penguatan struktur menjadi semakin penting karena PPP harus mempersiapkan diri menghadapi proses verifikasi faktual partai politik menjelang Pemilu mendatang.
Nuh menilai proses tersebut tidak dapat dianggap ringan karena keberadaan dan keanggotaan struktur partai akan diverifikasi secara langsung.
“Ini luar biasa berat. Nanti KPU akan mengecek keanggotaan masing-masing. PAC-PAC yang dibentuk akan dicek satu per satu. Kalau ada yang gagal, kita bisa tidak menjadi peserta pemilu,” tegasnya.
Karena itu, Nuh meminta seluruh kader tidak memandang pembenahan struktur sebatas pekerjaan administratif. Baginya, struktur organisasi yang kuat menjadi fondasi untuk mengembalikan kekuatan politik PPP di Kabupaten Lebak.
Selain konsolidasi internal, Nuh menargetkan peningkatan keterwakilan PPP di lembaga legislatif.
“Kondisi ini harus menjadi pelecut semangat seluruh kader untuk bekerja lebih serius. Tujuannya supaya suara PPP bisa meningkat, ada keterwakilan di provinsi, ada keterwakilan di DPR RI, bahkan kita juga bisa mendapatkan kursi pimpinan,” ujarnya.
Nuh mengatakan PPP Kabupaten Lebak memiliki sejarah panjang dalam politik daerah. Partai berlambang Ka’bah itu pernah menempatkan kadernya sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Lebak.
Anggota DPRD Kabupaten Lebak itu optimis sejarah tersebut dapat kembali terulang apabila seluruh kader bekerja konsisten dan membangun kekuatan partai dari tingkat bawah.
“Dulu kita juga pernah menjadi pimpinan di DPRD Kabupaten Lebak. Mudah-mudahan ke depan apa yang kita cita-citakan dan inginkan bisa tercapai,” ucapnya.
SK DPC PPP Kota Serang Diserahkan, Neng Siti Julaiha Targetkan Semua Dapil Terisi
Dengan demikian, Nuh pun meminta dukungan seluruh jajaran partai untuk menjalankan amanah kepengurusan periode 2026–2031. Ia memastikan arahan DPW PPP Banten akan segera ditindaklanjuti, terutama terkait konsolidasi dan pembenahan struktur partai.
“Yang sudah tadi disampaikan dan diarahkan Bu Ketua sudah saya catat. Ke depan pasti saya lakukan dan saya tingkatkan. Mohon dukungan dan arahannya,” pungkas Asep Nuh.
Tim Redaksi Hkz




























