Putra Mahkota Kesultanan Gowa Luncurkan Buku Alih Aksara Lontara’ Bilang Gowa Tallo’

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIB

5083 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional detik.com,GOWA — Upaya pelestarian sejarah dan kebudayaan Sulawesi Selatan kembali mencatatkan langkah konkret melalui peluncuran buku Lontara’ Bilang Gowa Tallo’ yang digelar di Warkop Mannangkasi, Mawang, Kabupaten Gowa, Rabu (12/8/26) malam.

 

Buku Lontara’ Bilang Gowa Tallo’ merupakan hasil alih aksara dari naskah kuno bernomor registrasi VT 25. Karya ini hadir untuk menyajikan kembali kandungan naskah klasik Lontara ke dalam format yang lebih mudah dibaca, dipahami, dan dipelajari oleh masyarakat luas tanpa mengurangi nilai sejarah di dalamnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam kegiatan peluncuran tersebut, Putra Mahkota Kesultanan Gowa, A. Muhammad Imam (Patimatarang), hadir didampingi Punggawa Kunjung Mae untuk memaparkan sejarah, nilai-nilai budaya, hingga urgensi penyelamatan naskah kuno.

 

“Naskah Lontara bukan sekadar peninggalan tertulis, melainkan sumber pengetahuan yang merekam perjalanan sejarah, nilai-nilai, serta identitas masyarakat Gowa dan Sulawesi Selatan,” ujar A. Muhammad Imam dalam pemaparannya.

 

Proses alih aksara naskah VT 25 ini disusun oleh tim pengalih aksara yang terdiri dari A. Muhammad Imam (Patimatarang/Putra Mahkota), Ashari Gunawan, Andi Muh. Nur Fajrin, dan Renaldi. Program alih aksara hingga penerbitan buku ini mendapat dukungan serta pendanaan penuh dari Balai Pelestarian Kebudayaan sebagai bagian dari komitmen pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan warisan budaya bangsa.

 

Peluncuran buku ini diharapkan mampu memperkuat literasi sejarah lokal dan membuka akses pengetahuan yang lebih luas bagi generasi muda untuk mengenal warisan intelektual leluhur.

 

Melalui semangat “Inai A’Gau, Inai Ni Bilang”, kehadiran buku ini menjadi pemantik untuk terus menelusuri sejarah, memahami identitas, dan menjaga warisan tradisi tetap hidup bagi masa depan.

 

((Robby.R))

Berita Terkait

TNI-Polri Bersinergi di Lokasi TMMD, Warga Diajak Aktif Cegah Gangguan Kamtibmas
TMMD ke-130 Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi TNI-Polri dan Warga Pakpak Bharat
Dari Jalan Desa hingga Lahan Pertanian, Ini Cara TMMD ke-130 Dorong Kemajuan Pakpak Bharat
Bukan Sekadar Infrastruktur, TMMD ke-130 Hadirkan Bekal Baru bagi Petani Pakpak Bharat
ROLLING DAMAI THE LEGEND 120 SULSEL DI PROVOKASI KELOMPOK MISTERIUS
TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi Tingkatkan Pengetahuan Petani di Pakpak Bharat
Satgas TMMD ke-130 Gandeng Dinas Pertanian, Petani Pakpak Bharat Dibekali Teknik Budi Daya
TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi Bersihkan dan Cat Ulang MCK, Pastikan Fasilitas Sanitasi Warga Lebih Layak

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:08 WIB

TNI-Polri Bersinergi di Lokasi TMMD, Warga Diajak Aktif Cegah Gangguan Kamtibmas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:55 WIB

TMMD ke-130 Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi TNI-Polri dan Warga Pakpak Bharat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Dari Jalan Desa hingga Lahan Pertanian, Ini Cara TMMD ke-130 Dorong Kemajuan Pakpak Bharat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:13 WIB

ROLLING DAMAI THE LEGEND 120 SULSEL DI PROVOKASI KELOMPOK MISTERIUS

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:59 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi Tingkatkan Pengetahuan Petani di Pakpak Bharat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Satgas TMMD ke-130 Gandeng Dinas Pertanian, Petani Pakpak Bharat Dibekali Teknik Budi Daya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:32 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi Bersihkan dan Cat Ulang MCK, Pastikan Fasilitas Sanitasi Warga Lebih Layak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Kodim 0206/Dairi Tingkatkan Kelayakan Sanitasi Warga melalui Program TMMD ke-130

Berita Terbaru