KABANJAHE, Karo Nasionaldetik.com
— Kepala Kejaksaan Negeri Karo beserta jajaran terkait menghadiri Pembukaan Gebyar BPA (Barang Rampasan dan Benda Sita Eksekusi) dalam rangka “Gerakan Lelang Serentak Untuk Indonesia Maju” secara virtual via Zoom Meeting pada Senin (10/8/2026).
Kegiatan berskala nasional yang diinisiasi oleh Kejaksaan Republik Indonesia ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan pemulihan kerugian keuangan negara (asset recovery). Fokus utamanya adalah mempercepat penyelesaian status barang bukti serta menggenjot Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) demi menopang pertumbuhan ekonomi nasional.
Melalui partisipasi aktif ini, Kejaksaan Negeri Karo menegaskan komitmennya dalam mengawal penegakan hukum yang tidak hanya berhenti pada penjatuhan pidana, tetapi juga memastikan penyelesaian akhir terhadap barang rampasan dan benda sita eksekusi berjalan transparan, akuntabel, dan profesional.
Fokus Utama Gerakan Lelang Serentak:
Optimalisasi PNBP: Mengembalikan nilai ekonomis barang rampasan dan benda sita eksekusi secara maksimal untuk disetorkan langsung ke kas negara.
Transparansi Pengelolaan Aset: Menjalankan proses lelang terbuka yang akuntabel guna menjaga nilai guna aset dan mencegah penyusutan kualitas barang bukti.
Penegakan Hukum Tuntas: Memastikan seluruh putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dieksekusi secara cepat dan tepat sasaran.
Manajemen pengelolaan barang bukti yang responsif dan profesional menjadi kunci utama agar aset-aset hasil penindakan hukum tidak terbengkalai. Kejari Karo mendukung penuh agenda lelang serentak ini sebagai bentuk kepastian hukum yang berintegritas dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.
(Nur Kennan Tarigan)




























