PAKPAK BHARAT, Nasionaldetik.com
– Di tengah dinamika harga kebutuhan pokok yang kerap berubah, harga daging sapi di Desa Boangmanalu, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, terpantau masih stabil. Fakta tersebut terungkap saat Babinsa Koramil 07/Salak Kodim 0206/Dairi, Sertu S. Boangmanalu, melaksanakan pembinaan teritorial (Binter) melalui komunikasi sosial (Komsos) bersama pedagang daging sapi, Tison Berutu, pada Minggu (7/6/2026).
Kegiatan Komsos yang berlangsung di lapak penjualan daging milik Tison Berutu itu merupakan bagian dari tugas pokok Babinsa sebagai ujung tombak TNI AD di wilayah binaan. Selain mempererat hubungan dengan masyarakat, kegiatan tersebut juga bertujuan memantau kondisi sosial ekonomi warga sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemantauan harga dan ketersediaan bahan pangan di tingkat desa.
Dalam suasana penuh keakraban, Sertu S. Boangmanalu berdiskusi langsung mengenai perkembangan usaha serta kondisi harga daging sapi di wilayah tersebut. Dari hasil pemantauan, harga daging sapi eceran yang dijual Tison Berutu di lapak depan rumahnya masih berada di angka Rp150.000 per kilogram. Menurut Babinsa, harga tersebut relatif stabil dan masih mampu memberikan keuntungan bagi peternak maupun pedagang.
“Harga ini cukup stabil dan membantu perekonomian peternak. Kami juga mengingatkan agar Pak Tison tetap menjaga kesehatan ternak yang dipotong sebelum dijual serta segera melaporkan apabila ditemukan kendala atau indikasi penyakit pada ternak,” ujar Sertu S. Boangmanalu. Selain itu, ia juga memberikan motivasi kepada Tison agar terus mengembangkan usahanya sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian pangan masyarakat desa.
Sementara itu, Tison Berutu mengaku senang atas perhatian yang diberikan Babinsa. Menurutnya, kehadiran aparat teritorial di tengah masyarakat memberikan rasa aman sekaligus menjadi wadah untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi. Di tempat terpisah, Danramil 07/Salak, Kapten Inf A. F. Sagala, menegaskan bahwa Komsos merupakan metode utama Babinsa dalam melaksanakan pembinaan teritorial. Melalui komunikasi yang intensif dengan warga, Babinsa dapat melakukan deteksi dini, cegah dini, dan lapor cepat terhadap berbagai perkembangan di wilayah, termasuk kondisi harga pangan yang menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan implementasi 8 Wajib TNI, khususnya dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat dan menjadi pelopor dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Prajurit Pena







































