Sabam Tanjung Minta Fotonya Dicabut, Berita ‘Di-Prank Disdik Riau’ Dinilai Tak Mewakili Semua Wartawan

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:53 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com – 06 Juni 2026 Menanggapi pemberitaan berjudul “DI-PRANK DISDIK RIAU: Agenda Coffee Morning Dibatalkan Sepihak Setelah Puluhan Wartawan Menunggu 2 Jam”,

Sejumlah insan pers yang selalu aktif sehari-hari melakukan peliputan di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Riau menyampaikan membantah atas pemberitaan sepihak, agar informasi yang berkembang di masyarakat tidak menimbulkan kesalahpahaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Frans Sibarani, yang dikenal sebagai aktivis sekaligus insan pers yang aktif melakukan peliputan di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Riau, menegaskan bahwa informasi mengenai agenda Coffee Morning yang beredar berasal dari potongan notulen kegiatan internal Disdik Riau yang tersebar ke beberapa insan pers dijadikan dasar sebagai undangan resmi, sementara pihak pimpinan dinas pendidikan tidak pernah memberikan undangan resmi ke kepada sejumlah wartawan.

Menurut Frans, sebenarnya notulen ini adalah merupakan agenda bagian dari rangkaian kegiatan internal pimpinan Disdik Riau dan bukan undangan resmi yang ditujukan kepada insan pers.

“Pada notulen memang terdapat agenda Coffee Morning pimpinan bersama media. Namun itu merupakan bagian dari agenda internal dan pelaksanaannya sangat bergantung pada situasi, kondisi, serta jadwal pimpinan. Jadi tidak bisa serta-merta dianggap sebagai undangan resmi kepada wartawan,” ujarnya.

Frans menambahkan bahwa dirinya bersama sejumlah wartawan lainnya hampir setiap hari berada di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Riau untuk menjalankan tugas jurnalistik.

“Bagi kami yang setiap hari melakukan peliputan di Disdik, tidak ada persoalan terkait agenda tersebut. Kami memahami bahwa itu merupakan agenda kerja internal pimpinan, bukan undangan resmi kepada media,” katanya.

Hal senada disampaikan Sabam Tanjung. Ia menyayangkan pencantuman fotonya dalam pemberitaan tersebut karena dirinya tidak pernah memberikan pernyataan yang mendukung narasi bahwa wartawan telah “di-prank” oleh Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

“Saya keberatan foto saya ditampilkan dalam pemberitaan tersebut. Saya tidak pernah menyatakan bahwa Disdik Riau melakukan prank kepada wartawan. Kami hampir setiap hari berada di Disdik untuk melakukan peliputan dan memahami mekanisme kegiatan di lingkungan instansi tersebut,” tegas Sabam.

Menurut Sabam, apabila sebuah kegiatan memang ditujukan kepada media, maka lazimnya akan disampaikan melalui undangan resmi yang diterbitkan oleh instansi terkait.

“Kalau memang itu undangan resmi untuk wartawan, tentu ada surat atau undangan khusus yang disampaikan secara resmi. Sementara yang beredar hanya potongan notulen kegiatan internal. Karena itu, tidak tepat jika langsung disimpulkan bahwa wartawan mendapat undangan resmi lalu dibatalkan secara sepihak,” jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh rekan media untuk melihat persoalan tersebut secara proporsional dan tidak membangun persepsi yang dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah hubungan kemitraan antara insan pers dan Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

“Kita harus bisa membedakan mana agenda internal dan mana undangan resmi. Jangan sampai informasi yang belum utuh menimbulkan polemik yang sebenarnya tidak perlu,” tutupnya.

Sabam Tanjung melalui media ini juga meminta kepada pihak yang mempublikasikan pemberitaan tersebut untuk menghapus foto dirinya karena digunakan tanpa persetujuan dan dapat menimbulkan kesan seolah-olah dirinya mendukung isi pemberitaan dimaksud.

Editor ST

Tim Redaksi

Berita Terkait

Unit Reskrim Polsek Bandar Huluan Tindaklanjuti Laporan Warga, Cek Dugaan Aktivitas Judi di Warung Kopi
Tim Inafis Polres Simalungun dan Polsek Bergerak Cepat Evakuasi Korban, Dua Pelajar Asal Tebing Tinggi Tenggelam di Sungai Aquarium Raya Kahean
Koalisi Sipil Pasuruan Desak Transparansi Pengusutan Dugaan Pungli Perangkat Desa Jeruk
Hormati Jasa Pahlawan, Denpom V/1 Madiun Tanamkan Nilai Patriotisme kepada Prajurit
LPAKN RI Projamin Soroti Pembangunan KNMP di Limau: Material Diduga Tak Standar, Minta Dibongkar Ulang
Penutupan Jalur Utama Tulungagung–Trenggalek Berdampak Besar: Truk Bertonase Tinggi Nekat Masuk Jalur Alternatif, Polisi Tindak Tegas
Membangun Pondasi Dan Struktur Gerakan Dari Arus Bawah* (Catatan Khidmah Gus Salam di PWNU Jawa Timur) Oleh : Ahmad Samsul Rijal*
Gus Rosikh : NU Jangan Dibuat Mainan, Jangan Jadi Alat Kepentingan Antar Kelompok, NU Ora Didol, Reformasi PBNU..!

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 01:27 WIB

*Wisuda Perdana Universitas Indonesia Mandiri Tahun 2026: Menguatkan Integritas, Inovasi, dan Kolaborasi dalam Era Global*

Minggu, 7 Juni 2026 - 01:21 WIB

*Status Caretaker KNPI Biak Numfor Jadi Sorotan, GMNI Pertanyakan Dasar Kelanjutan Tahapan Musda*

Minggu, 7 Juni 2026 - 01:17 WIB

Babinsa Komsos dengan Petani, Pastikan Musim Tanam Ketiga Tetap Aman di Tengah Kemarau

Minggu, 7 Juni 2026 - 01:10 WIB

Hijaukan Harapan Panen, Babinsa Dewantara Terjun Langsung Pantau Padi Warga

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:12 WIB

GROMBOLAN MALING :Pupuk Subsidi Beroperasi Rapi & Terkoordinir: Petani Sumbermanjing Wetan Terancam Bangkrut di Tengah Janji Pemerintah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:53 WIB

Membangun Harmoni dan Kebersamaan, Danrem 031/WB Gelar Silaturahmi Bersama Keluarga Besar Karo Pekanbaru

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:26 WIB

Kapolda Aceh Tinjau Lahan Jagung 40 Hektare di Pidie, Serahkan Bantuan 10 Sumur Bor Untuk Petani

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:43 WIB

Cegah Konflik Sejak Dini, Babinsa Koramil 06/Kerajaan Rangkul Pemuda Lewat Komsos Santai

Berita Terbaru