DAIRI, Nasionaldetik.com
– Kehadiran aparat TNI dan Polri di tengah masyarakat kembali terlihat saat pelaksanaan ibadah Minggu di Gereja Katolik Paroki Santo Petrus dan Paulus, Jalan Sisingamangaraja Atas, Kelurahan Parongil, Kecamatan Silima Pungga Pungga, Kabupaten Dairi, Minggu (24/5/2026). Dengan pendekatan humanis dan penuh kesiapsiagaan, personel gabungan melakukan monitoring sekaligus pengamanan demi memastikan ibadah berjalan aman dan khusyuk.
Pengamanan rutin tersebut dilaksanakan oleh Babinsa Koramil 03/Parongil Kodim 0206/Dairi, Serka Supriyadi bersama personel Polsek Parongil, Aipda Ridho dan Bripka R Purba. Kegiatan dimulai sejak pukul 09.30 WIB hingga selesai dengan fokus menjaga situasi keamanan dan ketertiban di sekitar rumah ibadah. Kehadiran aparat juga disambut positif oleh jemaat karena memberikan rasa nyaman selama pelaksanaan ibadah berlangsung.
Ibadah Minggu yang dipimpin Pastor M. Tarigan mengangkat tema “Donganta Ma Debata” dan dihadiri sekitar 150 jemaat. Selama kegiatan berlangsung, aparat gabungan tampak melakukan pemantauan di area gereja serta membantu mengatur situasi lingkungan sekitar agar tetap kondusif. Jemaat pun dapat mengikuti rangkaian ibadah dengan tenang tanpa adanya gangguan keamanan.
Serka Supriyadi mengatakan bahwa monitoring dan pengamanan rumah ibadah merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran Babinsa bersama kepolisian bertujuan menciptakan rasa aman bagi seluruh warga yang sedang menjalankan ibadah. “Kami ingin memastikan masyarakat dapat beribadah dengan nyaman dan penuh ketenangan. Ini juga bentuk sinergitas TNI-Polri dalam menjaga keamanan wilayah,” ujarnya.
Terpisah, Danramil 03/Parongil Kapten Inf Hernandez menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan ibadah rutin dilakukan sebagai komitmen TNI dalam menjaga stabilitas keamanan dan mempererat toleransi antarumat beragama di wilayah binaan. Ia menegaskan sinergi antara Koramil dan Polsek akan terus diperkuat guna menciptakan suasana aman, damai, dan harmonis di tengah masyarakat Kabupaten Dairi.
(Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Prajurit Pena







































