Dairi, Nasionaldetik.com
– Babinsa Koramil 03/Parongil Kodim 0206/Dairi melaksanakan pembinaan teritorial (Binter) melalui komunikasi sosial (Komsos) dengan menyambangi gudang pengepul cabe milik Maslon Malau di Desa Pardomuan, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Kabupaten Dairi, Senin (18/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi ekonomi masyarakat, khususnya para petani cabe di wilayah binaan.
Dalam kegiatan itu, Babinsa berbincang langsung dengan Maslon Malau yang dikenal sebagai pengepul cabe terbesar di Desa Pardomuan. Selain memantau perkembangan harga cabe di tingkat petani, Babinsa juga mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi pengepul maupun petani terkait distribusi hasil panen. Suasana akrab terlihat saat Babinsa berdialog santai bersama para petani di gudang penyimpanan cabe milik Maslon Malau.
Maslon Malau menyampaikan bahwa saat ini harga cabe kecil ditampung dengan harga Rp20 ribu per kilogram, sementara cabe merah berada di angka Rp25 ribu per kilogram. Menurutnya, seluruh hasil panen cabe yang dikumpulkan dari para petani kemudian dibawa ke Kota Medan untuk dipasarkan ke sejumlah pasar tradisional maupun pedagang besar. Kondisi harga tersebut, kata dia, masih dipengaruhi oleh pasokan dan permintaan pasar.
Melalui kegiatan komunikasi sosial itu, Babinsa turut memantau fluktuasi harga pasar serta memastikan rantai distribusi hasil pertanian berjalan lancar. Selain itu, Babinsa juga menyerap aspirasi masyarakat terkait kestabilan pasokan bahan pokok dan kondisi ekonomi petani di desa. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI Angkatan Darat dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga kondusivitas wilayah binaan melalui pendekatan humanis kepada masyarakat.
Secara terpisah, Danramil 03/Parongil Kapten Inf Hernandez menyampaikan bahwa kegiatan Komsos yang dilakukan Babinsa merupakan langkah nyata untuk mengetahui perkembangan situasi di lapangan, terutama terkait kondisi ekonomi masyarakat desa. Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah petani dan pengepul diharapkan dapat memberikan rasa aman, memperkuat komunikasi, serta membantu menjaga stabilitas pangan di wilayah Kabupaten Dairi.
(Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Prajurit Pena







































