KETUA SAPA BERSUARA: Wakil Rakyat Aceh Bungkam atas Pernyataan Prabowo Subianto yang Tak Sesuai Fakta

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:16 WIB

50119 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NASIONALDETIK.COM,– Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) melontarkan kritik keras terhadap sikap diam para pejabat Aceh, termasuk anggota DPR RI, DPRA, dan DPD RI perwakilan Aceh, menyusul pernyataan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menyebut tidak ada lagi warga yang tinggal di tenda.

SAPA menilai, pernyataan Presiden tersebut tidak mencerminkan kondisi riil di lapangan. Hingga saat ini, masih terdapat masyarakat di sejumlah wilayah di Aceh yang bertahan di hunian darurat dan tenda akibat bencana.

Ketua SAPA, Fauzan Adami, menegaskan bahwa yang lebih disayangkan bukan hanya soal ketidakakuratan informasi yang diterima Presiden, tetapi juga tidak adanya klarifikasi maupun sikap dari para wakil rakyat dan pejabat Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang sangat kita sesalkan adalah sikap diam para pejabat Aceh, baik di DPR RI, DPRA, maupun DPD. Seharusnya mereka berdiri di depan untuk menyampaikan kondisi sebenarnya, bukan justru membiarkan informasi yang keliru terus berkembang,” ujar Fauzan, Kamis (26/3/2026).

Menurutnya, para wakil rakyat memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk memastikan bahwa informasi yang sampai ke pemerintah pusat benar-benar sesuai dengan fakta di lapangan.

“Jika mereka diam, maka patut dipertanyakan keberpihakan mereka kepada rakyat. Ini bukan sekadar persoalan data, tapi menyangkut nasib masyarakat yang masih hidup dalam kondisi tidak layak,” tegasnya.

SAPA juga menilai, lemahnya respons dari para pejabat dan perwakilan Aceh tersebut berpotensi memperparah kesalahan dalam pengambilan kebijakan di tingkat nasional.

“Ketika Presiden menyampaikan sesuatu yang tidak sesuai dengan kenyataan, lalu tidak ada yang meluruskan, maka ini menjadi masalah serius dalam tata kelola pemerintahan. Kebijakan bisa salah arah karena dibangun di atas informasi yang tidak valid,” lanjut Fauzan.

Lebih jauh, SAPA mengingatkan bahwa persoalan hunian pascabencana merupakan bagian dari tanggung jawab negara dalam menjamin hak dasar warga negara. Oleh karena itu, peran aktif semua pihak, terutama para wakil rakyat, sangat dibutuhkan.

SAPA mendesak seluruh pejabat Aceh, baik di tingkat daerah maupun pusat, untuk segera bersikap terbuka dan menyampaikan kondisi sebenarnya kepada pemerintah pusat, agar tidak terjadi kesalahan persepsi yang merugikan masyarakat.

Selain itu, SAPA juga meminta Presiden untuk melakukan peninjauan langsung ke lapangan tanpa seremonial atau skenario yang dikondisikan.

“Presiden tidak boleh hanya menerima laporan di atas meja. Harus turun langsung melihat kondisi masyarakat. Jangan sampai rakyat masih menderita, sementara yang dilaporkan justru seolah-olah semuanya sudah selesai,” pungkasnya.

Tim Redaksi & SAPA ACEH

Berita Terkait

Demi Kelancaran Arus Transportasi, BPJN Aceh 3.5 Tuntaskan Pembersihan Jalan Pascabanjir di Aceh Tenggara
Jam Komandan, Dandim Abdya Tekankan Hidup Sehat Tanpa Narkoba
Danrem 012/TU dan Kapok Sahli Pangdam IM Disambut Ceria Puluhan Pelajar di Gunung Cut
Pelajar SMA dan Prajurit Yon TP 958/RM Sukses Hipnotis Penonton di Penutupan TMMD
Yon TP 958/RM Tampilkan Atraksi Spektakuler Sambut Kapok Sahli Pangdam Iskandar Muda
Kapok Sahli Pangdam IM Tinjau Langsung Pembangunan TMMD Ke-128 di Abdya
Momentum Penutupan TMMD Abdya, Kapok Sahli Pangdam IM Berbagi Kursi Roda untuk Warga
TMMD Ke-128 Kodim Abdya Ditutup dengan Penyaluran Bantuan Sosial bagi Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:09 WIB

Kapolsek Laubaleng Turun Langsung Cek Pembersihan Jalan Nasional Tertimbun Longsor

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:44 WIB

ALTI Sumut dan Kormi Karo, Sukses Lepas Peserta “Sibayak Antitude Run 2026”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:21 WIB

Pemkab Karo Apresiasi Sibayak Altitude Run 2026, Dorong Sport

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:58 WIB

Rapat Koordinasi Awal Persiapan Festival Bunga dan Buah Tahun 2026, Bupati Karo Tekankan Sinergi Wujudkan Festival Berkelas

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:53 WIB

MUPEL XXIII PERMATA GBKP Jadi Momentum Penguatan Pelayanan Generasi Muda

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:20 WIB

Bupati Karo Lantik Pejabat Administrator, Pengawas, dan Kepala UPTD Puskesmas

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:08 WIB

Belum Kantongi Izin Dasar, Pemkab Karo Segel Aktivitas PT Kabanjahe Agro Plantations Indonesia

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:58 WIB

GERMAS Jadi Langkah Nyata Wujudkan Masyarakat Sehat dan Produktif

Berita Terbaru