Catatan Nuansa Idul Fitri 1447 H : Halal Bi Halal Wujud Agar Tidak Kepaten Obor

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:44 WIB

50100 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Oleh : Gus Faiz
Ketua PAC PERGUNU Kecamatan Tembelang

Nasionaldetik.com,— 22 Maret 2026 Unen-unen jawa “Aja nganti kepaten obor karo sedulur ing ndesa,” yang artinya “Jangan sampai putus hubungan kekeluargaan dengan saudara di desa.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam konteks adat dan kehidupan sosial jawa kepaten obor memiliki nilai filosofi dan budaya sangat dalam, secara harfiah, “kepaten obor” berarti kehilangan obor, namun dalam makna kiasan, istilah ini merujuk pada pantangan atau kondisi yang sangat dihindari, terutama dalam masyarakat Jawa yang sangat menjunjung tinggi sopan santun, dan silsilah keluarga.

Dalam konteks lain istilah kepaten obor paling sering digunakan untuk menggambarkan situasi di mana keluarga besar tidak lagi saling berkomunikasi atau berhubungan, mengakibatkan generasi muda tidak tahu siapa saudara atau buyut mereka. Obor melambangkan cahaya atau petunjuk jalan, sehingga kepaten obor berarti kehilangan kompas sejarah keluarga, yang diibaratkan berjalan dalam kegelapan, sementara budaya Jawa hubungan dengan leluhur dan garis keturunan sangat dihargai, dan kehilangan hubungan tersebut dianggap sebagai musibah batiniah, kehilangan identitas, asal-usul dan kehormatan.

Nah, halal bi halal merupakan bentuk akulturasi budaya jawa dengan ajaran Islam, menciptakan silaturahmi yang kental dengan nuansa kemanusiaan dan solidaritas sosial serta menjaga dan memperkuat tali persaudaraan hubungan dengan garis keturunan.

Halal bihalal merupakan tradisi khas Indonesia, bukan dari Arab atau Timur Tengah. Budaya ini dicetuskan oleh ulama NU, KH Abdul Wahab Hasbullah asal Jombang juga orang Jawa pada tahun 1948 sebagai ajang silaturahmi. Tradisi ini berakar dari pertemuan nilai Islam dan budaya lokal (Jawa) untuk saling memaafkan setelah lebaran. Walaupun bahasanya Arab, istilah ini tidak ada di negara asalnya, melainkan hasil karya Indonesia. Maknanya adalah penyelesaian benang kusut/kesalahan setelah Ramadan.

Kini, halal bihalal menjadi budaya masyarakat Indonesia khususnya di jawa, untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan mempererat persaudaraan (menjaga supaya tidak kepaten obor)saat Idul Fitri. Halal bihalal pun diakui sebagai warisan budaya khas Indonesia yang menguatkan harmoni sosial.

Tim Redaksi

Berita Terkait

Wajah Negara Dicemari, DPP RAJAWALI Kecam Pungli dan Penyalahgunaan Cap di Kantor Imigrasi Entikong,
HIMAJA Minta Menkeu Purbaya dan KPK Investigasi Dugaan Keterlibatan Permianan Cukai CV Sumber Barokah Milik H. Samsul Huda
PELAKU PELANGGARAN HAM BERAT JABAT KABAG WASIDIK POLDA SULSEL
Bentuk Upaya Ketahanan Pangan, Satgas Yonif 643/Wns Tanam Jagung
*Dandim 0209/LB Jalin Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat di NA IX-X, Perkuat Sinergi dan Kebersamaan*
Refleksi Hari Seni dan Budaya Internasional, Menjaga Warisan Luhur di Tengah Arus Modernisasi
Ratusan Massa FOKAL Luwu Raya Kepung Pengadilan Negeri Palopo, Putusan Ditunda Dua Pekan
Pedagang Gelar Aksi Damai di Pemkab OKU, Tuntut Pencopotan Direktur Perumda Pasar Dan kepala Unit Pasar Lama

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 19:11 WIB

PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG POLINDES-POSYANDU MANDUL, PEMDES SUMBERMANJING WETAN KILAH TUNGGU HASIL INSPEKTORAT

Sabtu, 11 April 2026 - 06:19 WIB

KELALAIAN KEAMANAN? RUMAH WARGA DI RINGIN KEMBAR DI BOBOL SAAT PENGHUNI SALAT SUBUH

Jumat, 10 April 2026 - 08:48 WIB

HALAL BI HALAL: MEMBANGUN KEKUATAN DALAM KEBERSAMAAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG JAWA TIMUR.

Minggu, 5 April 2026 - 10:52 WIB

JALAN UTAMA RINGIN KEMBAR: KETIKA PAJAK DIBAYAR TUNTAS, NAMUN JALAN DIBIARKAN MATI

Sabtu, 4 April 2026 - 07:42 WIB

JALAN UTAMA RINGIN KEMBAR: LUKA YANG TAK PERNAH SEMBUH DI TENGAH KELUHAN WARGA

Jumat, 3 April 2026 - 00:24 WIB

TRAGEDI LAKA LAUT DI PANTAI BENGKUNG: KETIKA PERINGATAN DIABAIKAN, NYAWA MENJADI KORBAN

Rabu, 1 April 2026 - 21:31 WIB

Acara Kenaikan Pangkat dan Halal bi Halal

Senin, 30 Maret 2026 - 10:05 WIB

LARUNG KEPA SAPI MERIAHKAN HARI RAYA KETUPAT DI PANTAI BAJUL MATI. DIMALANG JAWA TIMUR.

Berita Terbaru