PAKPAK BHARAT, Nasionaldetik.com
– Pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan membutuhkan kerja keras, ketekunan, dan semangat gotong royong. Hal itu ditunjukkan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0206/Dairi yang terus menggenjot pengerjaan pelat beton di titik 2.700 meter ruas jalan penghubung Desa Kuta Tinggi menuju Desa Sibongkaras, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, Sabtu (31/10/2026).
Pengerjaan pelat beton tersebut merupakan bagian dari sasaran fisik program TMMD ke-130 untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di kawasan pedesaan. Personel Satgas TMMD bekerja secara bertahap dengan memperhatikan kebutuhan konstruksi di lapangan, sehingga jalur penghubung antardesa tersebut nantinya dapat memberikan akses transportasi yang lebih baik bagi masyarakat.

Di tengah berbagai tantangan pembangunan di wilayah pedesaan, Satgas TMMD tetap menunjukkan semangat pengabdian melalui keterlibatan langsung dalam setiap tahapan pekerjaan. Pembuatan pelat beton dinilai penting untuk memperkuat bagian jalan pada titik yang membutuhkan konstruksi khusus, sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Dansatgas TMMD ke-130, Letkol Arm Denni Andika Wardana, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur melalui program TMMD merupakan bentuk nyata komitmen TNI dalam membantu pemerintah mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa. “Melalui program TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026, Kodim 0206/Dairi berkomitmen menghadirkan pembangunan yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami terus mendorong penyelesaian setiap sasaran fisik, termasuk pembuatan pelat beton, agar akses jalan semakin baik dan dapat menunjang aktivitas serta perekonomian warga,” tegasnya.

Melalui tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi ingin memastikan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Semangat gotong royong yang terbangun diharapkan menjadi kekuatan dalam mewujudkan desa yang lebih maju, memiliki akses transportasi yang memadai, serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat.
Sumber: Pendim 0206
(Nur Kennan Tarigan)






























