Nasionaldetik.com,—– Senin, 22 Juni 2026 Polisi masih melakukan pengejaran terhadap TH alias Taufik Hidayat, terduga pelaku kasus penyekapan dan dugaan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial YTT (29) di Bandung, Jawa Barat.
Korban diketahui mengalami kondisi kesehatan serius setelah diduga menjadi korban kekerasan dalam kurun waktu yang cukup lama. Kasus ini mencuat setelah korban berhasil mendapatkan pertolongan dan menjalani perawatan medis di rumah sakit.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban yang sempat hilang kontak dengan keluarganya sejak tahun 2023 ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Keluarga sebelumnya memperoleh informasi bahwa korban dirawat akibat kecelakaan. Namun setelah melihat langsung kondisi korban, keluarga menduga terdapat tindak kekerasan berat yang dialami korban selama bertahun-tahun.
Korban mengalami sejumlah luka serius yang diduga merupakan akibat dari penyiksaan berkepanjangan. Di antaranya mengalami kebutaan pada mata kiri, infeksi parah pada mata kanan, luka pada bagian bibir, serta berbagai bekas luka sayatan dan bacokan pada tangan maupun kaki. Selain itu, ditemukan pula bekas luka yang diduga akibat sundutan rokok serta cedera pada bagian kepala yang memerlukan tindakan operasi.
Setelah kondisinya mulai membaik dan dapat berkomunikasi, korban mengaku kepada keluarganya bahwa dirinya diduga dikurung dan mengalami kekerasan selama bertahun-tahun di sebuah rumah kos di kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Kasus ini menjadi perhatian publik setelah informasi mengenai kondisi korban beredar luas di media sosial. Masyarakat pun mendesak agar aparat penegak hukum mengusut tuntas perkara tersebut dan memberikan perlindungan maksimal kepada korban.
Sementara itu, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap terduga pelaku yang hingga kini masih berstatus buron.
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Jules Abraham Abast, menyampaikan bahwa penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa yang terjadi.
“Kami telah melakukan langkah-langkah penyelidikan, termasuk olah TKP dan pemeriksaan saksi. Saat ini tim masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku,” ujarnya.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan segera melaporkan kepada aparat apabila mengetahui keberadaan terduga pelaku atau memiliki informasi yang dapat membantu proses penyelidikan.
Kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian dan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan sesuai hasil penyidikan yang berlangsung.
Haris Pranatha, C. PFW., C. MDF., C. JKJ., C. FTAX
Tim Redaksi
























