Semarak Hari Jadi ke-821, Pemkab Tulungagung Padukan Pagelaran Seni Wayang Kulit dan Pasar UMKM

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 7 November 2026 - 23:16 WIB

5025 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG ,Nasionaldetik.com – – Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus berupaya menjaga kelestarian seni budaya tradisional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-821 Tahun 2026.

 

Salah satunya diwujudkan melalui pagelaran wayang kulit yang dipadukan dengan pasar UMKM di kawasan Taman Nol Kilometer atau Titik Nol Kilometer Tulungagung, Jumat (6/11/2026) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi ruang hiburan sekaligus wadah pelestarian budaya Jawa dan penguatan ekonomi masyarakat dengan melibatkan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung, serta Yayasan Surya Majapahit Timur yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, pagelaran wayang kulit bukan sekadar pertunjukan seni untuk menghibur masyarakat, melainkan bagian dari upaya menjaga warisan budaya leluhur agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi penerus.

Ia menegaskan, kesenian tradisional merupakan identitas bangsa yang harus terus dipertahankan di tengah perkembangan zaman dan derasnya pengaruh budaya luar.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap kesenian wayang kulit semakin dikenal dan dicintai seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda. Jangan sampai perkembangan zaman membuat generasi penerus melupakan warisan budaya sendiri,” ungkap Ahmad Baharudin.

Selain mengangkat nilai kebudayaan, Ahmad Baharudin juga menyoroti keberadaan pasar UMKM yang turut memeriahkan kegiatan tersebut.

Menurutnya, kehadiran pasar rakyat menjadi kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk unggulan mereka kepada masyarakat luas.

Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap kegiatan yang memadukan hiburan, budaya, dan aktivitas ekonomi tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat.

“Harapan kami, kegiatan ini tidak hanya memberikan hiburan kepada masyarakat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan serta memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan memasarkan produk unggulannya,” tambahnya.

Pelestarian Budaya Menjadi Bagian Peringatan Hari Jadi

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Bupati juga menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-821 tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.

Sejumlah agenda telah disiapkan, mulai dari pasar murah di beberapa kecamatan, jalan sehat, senam bersama, sepeda sehat, hingga kegiatan olahraga dan kemasyarakatan lainnya.

Selain itu, terdapat pawai alegori yang melibatkan pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA se-Kabupaten Tulungagung, serta pawai yang diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

Agenda lainnya adalah Pawai Bersih Nagari yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 18 November, dengan titik pemberangkatan dari halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Tulungagung dan berakhir di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Pemkab Tulungagung juga merencanakan pagelaran wayang kulit pada 28 November mendatang di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.

Wayang Kulit sebagai Warisan Budaya Leluhur

Sementara itu, Ketua Yayasan Surya Majapahit Timur, melalui sambutan yang disampaikan perwakilan panitia, menegaskan bahwa penyelenggaraan pagelaran wayang kulit memiliki tujuan lebih luas daripada sekadar hiburan.

Momentum peringatan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-821 yang bertepatan dengan Hari Wayang Nasional pada 7 November menjadi pengingat pentingnya menjaga keberlangsungan seni pertunjukan tradisional.

Pihak penyelenggara berharap pagelaran tersebut dapat menjadi sarana edukasi budaya bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin mengenal sejarah, tradisi, serta nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur.

Wayang kulit sendiri memiliki nilai filosofis dan pesan moral yang relevan untuk kehidupan masyarakat. Melalui tokoh, cerita, dan dialog yang disampaikan dalang, masyarakat dapat mengambil pelajaran tentang kehidupan, kepemimpinan, kebijaksanaan, serta pentingnya menjaga keharmonisan.

Dalam pagelaran malam tersebut, masyarakat disuguhkan pertunjukan wayang kulit oleh dalang Ki Kindaru Kartiko. Suasana semakin semarak dengan kehadiran bintang tamu Duo Jo yang turut memberikan hiburan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap semangat pelestarian budaya, kebersamaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat terus tumbuh seiring bertambahnya usia Kabupaten Tulungagung.

Peringatan Hari Jadi ke-821 bukan hanya menjadi momentum mengenang perjalanan sejarah daerah, tetapi juga kesempatan memperkuat identitas budaya, mempererat persatuan, serta mendorong kemajuan ekonomi masyarakat Tulungagung.

Dengan semangat Nguri-uri Budaya, Tulungagung diharapkan terus berkembang sebagai daerah yang maju, berbudaya, dan sejahtera.

Reporter ; Robi

Editor ; Admin

Berita Terkait

HUT ke-73 KPU: Mengawal Suara Rakyat, Menjaga Demokrasi
SEMANGAT GOTONG ROYONG TAK KENAL LELAH, SATGAS TMMD KE-130 KODIM 0818/MALANG BERSAMA WARGA LANJUTKAN PENGECORAN JALAN USAHA TANI
TMMD KE-130 KODIM 0818/MALANG BERSAMA WARGA GOTONG ROYONG PINDAHKAN MESIN MOLEN COR
Satgas TMMD ke-130 Kodim 0818 Bersama Warga Pasang Kuda-Kuda Kayu Rumah RTLH di Desa Taji
Satgas TMMD ke-130 Kodim 0818 Bersama Warga Turunkan Mesin Molen untuk Pengecoran Jalan Usaha Tani di Desa Taji
TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN LINMAS, SATGAS TMMD KE-130 KODIM 0818/MALANG-BATU GELAR PRAKTIK LATIHAN BARIS BERBARIS
PERKUAT KEAMANAN DAN KETERTIBAN DESA, TMMD KE-130 KODIM 0818/MALANG-BATU TINGKATKAN KAPASITAS LINMAS
Suara Cangkul Menggema, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0818 Malang Wujudkan Harapan Rumah Layak Huni bagi Bapak Alip

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 23:16 WIB

Semarak Hari Jadi ke-821, Pemkab Tulungagung Padukan Pagelaran Seni Wayang Kulit dan Pasar UMKM

Sabtu, 7 November 2026 - 16:47 WIB

SEMANGAT GOTONG ROYONG TAK KENAL LELAH, SATGAS TMMD KE-130 KODIM 0818/MALANG BERSAMA WARGA LANJUTKAN PENGECORAN JALAN USAHA TANI

Sabtu, 7 November 2026 - 16:43 WIB

TMMD KE-130 KODIM 0818/MALANG BERSAMA WARGA GOTONG ROYONG PINDAHKAN MESIN MOLEN COR

Sabtu, 7 November 2026 - 16:40 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0818 Bersama Warga Pasang Kuda-Kuda Kayu Rumah RTLH di Desa Taji

Sabtu, 7 November 2026 - 16:21 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0818 Bersama Warga Turunkan Mesin Molen untuk Pengecoran Jalan Usaha Tani di Desa Taji

Sabtu, 7 November 2026 - 16:15 WIB

TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN LINMAS, SATGAS TMMD KE-130 KODIM 0818/MALANG-BATU GELAR PRAKTIK LATIHAN BARIS BERBARIS

Sabtu, 7 November 2026 - 16:11 WIB

PERKUAT KEAMANAN DAN KETERTIBAN DESA, TMMD KE-130 KODIM 0818/MALANG-BATU TINGKATKAN KAPASITAS LINMAS

Sabtu, 7 November 2026 - 16:07 WIB

Suara Cangkul Menggema, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0818 Malang Wujudkan Harapan Rumah Layak Huni bagi Bapak Alip

Berita Terbaru