Proyek Masjid RSU Jombang Abaikan K3: Nyawa Pekerja Dipertaruhkan, Sekda dan Kasatpol PP Diminta Tak Pura-Pura “Buta-Tuli”

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Senin, 21 September 2026 - 18:53 WIB

5081 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— 21 September 2026 Pelaksanaan proyek pembangunan Masjid di lingkungan Rumah Sakit Umum (RSU) Jombang, Jalan KH. Wahid Hasyim No. 52, Kepanjen, Kecamatan Jombang, mendadak jadi sorotan tajam.

Proyek konstruksi yang dikerjakan oleh CV Gapura Lentera Agung tersebut diduga kuat mengabaikan standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), khususnya dalam pemenuhan serta pengawasan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para pekerja di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan pelanggaran standar K3 dan minimnya pengalokasian serta pengawasan APD (helm keselamatan, sepatu bot, rompi reflektor, dan sarung tangan) bagi puluhan pekerja proyek.

CV Gapura Lentera Agung.
Firman (disebut sebagai TPK) dan Supri (Pengawas Lapangan).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Jombang, serta Manajemen RSU Jombang.Ir. Edi Supriadi (Pimpinan Redaksi).

Area proyek pembangunan Masjid RSU Jombang, Jl. KH. Wahid Hasyim No. 52, Kepanjen, Jombang, Jawa Timur.

Terungkap dari pemantauan lapangan dan konfirmasi media saat pekerjaan konstruksi fisik sedang berlangsung aktif.

Diduga ada pembiaran dari kontraktor dan sistem pengawasan yang tumpul, serta dalih klasik bahwasanya pekerja “sulit diatur”, padahal K3 merupakan kewajiban hukum yang terikat dalam kontrak dan perundang-undangan.

Dari total sekitar 28 pekerja, sebagian besar tidak dibekali atau tidak menggunakan APD lengkap. TPK yang dikonfirmasi via telepon justru melimpahkan kesalahan kepada pekerja, tanpa ada tindakan disipliner atau penghentian sementara pekerjaan berisiko.

Bobroknya Pengawasan dan Dalih Klasik Kontraktor Hasil pemantauan di lokasi menunjukkan dari sekitar 28 pekerja yang beraktivitas, pembagian APD sama sekali belum merata. Sejumlah pekerja mengaku belum menerima alat keselamatan dasar seperti sepatu bot, helm, rompi reflektor, hingga sarung tangan.

Saat dikonfirmasi via telepon karena tidak berada di tempat, Firman selaku pihak TPK justru melontarkan dalih klasik dan seolah lepas tangan.

“Nggeh pak, APD sampon di siapkan, tapi pekerjane seng angel dikandani mboten dipakek 😂,” ujar Firman.

Pernyataan ini dinilai konyol dan menegaskan lemahnya sistem pengawasan. K3 dalam industri konstruksi bukanlah imbauan moral, melainkan standar operasional wajib. Jika pekerja tidak memakai APD, pengawas lapangan (Supri) maupun CV Gapura Lentera Agung seharusnya tegas menghentikan pekerjaan, bukan membiarkannya berjalan demi mengejar target fisik semata.

Kritik Pedas Pimred: Kinerja Kepala Dinas Dipertaruhkan!

Menanggapi carut-marut penerapan K3 di area fasilitas publik ini, Pimpinan Redaksi Ir. Edi Supriadi angkat bicara dengan nada keras. Pihaknya menegaskan bahwa keselamatan pekerja dan pengunjung rumah sakit tidak boleh dikorbankan demi formalitas proyek.

“Ketegasan kinerja para kepala dinas terkait sedang dipertaruhkan! Sekda Jombang jangan hanya diam atau pura-pura buta dan tuli terhadap pelanggaran aturan yang terang-terangan ini. Begitu juga dengan Kasatpol PP Jombang, harus mengambil tindakan tegas atas pelanggaran kontraktor bandel yang mengangkangi regulasi Perundang-undangan K3,” tegas Ir. Edi Supriadi.

Tuntutan Transparansi dan Penegakan Hukum Proyek yang berada di dalam kompleks RSU Jombang ini tidak hanya mengancam keselamatan para tukang, tetapi juga berpotensi membahayakan pasien, tenaga medis, dan pengunjung rumah sakit.

Pihak-pihak terkait—mulai dari CV Gapura Lentera Agung, TPK Firman, Pengawas Supri, hingga Manajemen RSU Jombang—didesak untuk segera membuka data secara transparan:

Berapa anggaran K3 yang dialokasikan dalam kontrak?

Berapa unit APD yang secara mutlak telah diserahterimakan kepada pekerja?

Mengapa pengawasan di lapangan begitu mandul sehingga pembiaran pelanggaran K3 terus terjadi?

Media ini terus membuka ruang klarifikasi resmi bagi seluruh pihak terkait. Namun satu hal yang pasti: penegakan aturan K3 tidak boleh menunggu timbulnya korban jiwa.

Tim Redaksi

Berita Terkait

Bupati Ratu Zakiyah Sebut Sangga Nagara Festival Bukti menjaga Hubungan Baik dengan Alam
Mata Tukirin Berkaca-kaca, Saat Satgas TMMD ke 130 Kodim 0209/LB Bantu Kepengurusan KK/KTP di Disdukcapil Labusel
Sasaran TMMD ke 130, RTLH di Labusel rubah Kehidupan Warga
Kodim 0205/TK Bangun Jembatan Beton di Juhar Ginting, Progres Capai 20 Persen
TMMD ke-130 Pasang Tandon Air, Warga Aek Batu Dukung Sumur Bor
Satgas TMMD ke-130 Bantu Bedah Rumah Dorima, Wujud Kepedulian TNI di Aek Batu.
Operasi Gabungan Satgas TNI Berhasil Temukan Senjata Caracal dan 17 Butir Amunisi di Wilayah Ayata Kabupaten Maybrat
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pos Naikere Satgas Yonif 147/KGJ Bersama Pemerintah Distrik Naikere Gelar Sosialisasi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Warga dan Satgas TMMD Antusias Bangun RTLH Warga Kampung Pepelah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Polisi Sita 17 Paket Sabu di Blangkejeren, Seorang Pria Diamankan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:19 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Resmi Dibuka, Satgas Bersama Warga Mulai Pengerjaan Jalan dan Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni di Desa Pepelah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:51 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Buka Jalan Sepanjang 3.500 Meter dan Bangun RTLH di Desa Pepelah dengan Semangat Gotong Royong

Kamis, 10 September 2026 - 00:30 WIB

Kapolres Gayo Lues Cek Langsung Kesiapsiagaan Polsek Blangkejeren dan Pospol Blangpegayon, Personel Diingatkan Jaga Disiplin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:46 WIB

DPC ASWIN Gayo Lues Gelar Rapat Koordinasi dan Konsolidasi di Kampung Jawa

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:52 WIB

Ketua Komisi V DPRA Fraksi PKB ,Rijaluddin, S.H.,M.H Pimpin Sosialisasi Program JKN-JKA di Gayo Lues, Masyarakat Didorong Validasi Data BPJS

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:39 WIB

Kapolres Gayo Lues Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama, Tekankan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat

Berita Terbaru