Pakpak Bharat, Nasionaldetik.com
– Suasana santai di sebuah kedai kopi di Desa Kuta Ujung, Kecamatan STTU Julu, Kabupaten Pakpak Bharat, Kamis (28/5/2026), dimanfaatkan Babinsa Koramil 07/Salak Kodim 0206/Dairi, Sertu S. Boangmanalu, untuk melaksanakan pembinaan teritorial (Binter) melalui komunikasi sosial (Komsos) bersama warga binaannya. Kegiatan yang dikemas sederhana sambil ngopi bersama itu menjadi sarana mendengar langsung berbagai persoalan yang dialami masyarakat.
Dalam perbincangan tersebut, salah seorang warga, J. Berutu, menyampaikan keresahannya terkait perilaku anak-anak saat masa libur sekolah. Menurutnya, anaknya lebih sering menghabiskan waktu bermain handphone hingga bangun kesiangan dan sulit diajak membantu pekerjaan rumah maupun ke ladang. Kondisi itu membuat dirinya sebagai orang tua merasa kesal sekaligus khawatir terhadap perubahan kebiasaan anak di rumah.
“Kalau hari sekolah, pagi-pagi sudah bangun dan berangkat belajar. Tapi kalau libur, bangunnya jam 10 pagi dan kerjanya main HP saja. Disuruh bantu cuci piring atau ke ladang kadang susah,” ungkap J. Berutu saat berbincang bersama Babinsa di kedai kopi tersebut.
Menanggapi curhatan warga itu, Sertu S. Boangmanalu menyampaikan bahwa penggunaan gadget pada anak memang perlu pengawasan orang tua agar tidak berlebihan. Menurutnya, libur sekolah seharusnya juga dimanfaatkan untuk melatih tanggung jawab anak di rumah, membantu orang tua, serta melakukan aktivitas yang lebih positif dan bermanfaat. Ia juga mengimbau para orang tua agar tetap membangun komunikasi yang baik dengan anak sehingga pembinaan dalam keluarga dapat berjalan dengan baik.
Terpisah, Danramil 07/Salak, Kapten Inf A. F. Sagala, mengatakan kegiatan Komsos yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial guna mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah warga tidak hanya untuk memantau situasi wilayah, tetapi juga menjadi pendengar bagi setiap persoalan sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat. “Dengan komunikasi yang baik, Babinsa dapat mengetahui kondisi dan kesulitan warga sehingga hubungan emosional antara TNI dan masyarakat tetap terjalin erat,” ujar Danramil.
(Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Prajurit Pena







































