JUHAR, Karo Nasionaldetik.com
– Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, semangat kebersamaan dan nasionalisme membuncah di Desa Kutambelin, Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo. Pada Jumat (30/7/2026), ratusan warga bersama pemerintah desa menggelar aksi gotong royong massal dan aksi mempercantik lingkungan desa.
Sejak pagi hari, suasana kekeluargaan tampak menyelimuti kegiatan ini. Aksi bersih-bersih difokuskan pada sejumlah titik strategis, mulai dari perbatasan Kecamatan Tigabinanga di gapura Desa Simpang Pergendangen, hingga melintasi akses jalan menuju Desa Keriahen, Kecamatan Juhar.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Kutambelin, Rasman Pinem, ini turut melibatkan Perangkat Desa, Karang Taruna, serta elemen masyarakat setempat yang kompak turun ke jalan.
Para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja untuk memaksimalkan hasil. Ada yang fokus membersihkan drainase dan saluran air guna mengantisipasi risiko banjir di musim hujan, membabat rumput liar di bahu jalan raya, hingga menyisir area fasilitas umum dan perkantoran pemerintahan desa. Tak hanya itu, warga juga secara swadaya memasang bendera Merah Putih dan umbul-umbul warna-warni di sepanjang jalur utama antar-desa dan kecamatan.
Kepala Desa Kutambelin, Rasman Pinem, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum penting untuk memupuk kembali nilai-nilai luhur bangsa.
“Gotong royong adalah warisan asli bangsa kita yang tidak boleh pudar. Melalui momen menyambut HUT RI ke-81 ini, kami ingin menyalakan kembali semangat kebersamaan di tengah masyarakat Kutambelin. Lingkungan yang bersih mencerminkan masyarakat yang sehat, peduli, dan sejati-jatinya merdeka,” tegas Rasman Pinem di sela-sela kegiatan.
Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah desa, pemuda, dan warga, perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Juhar tahun ini diharapkan tidak hanya berlangsung semarak dan indah dipandang, tetapi juga membawa dampak positif bagi kesehatan lingkungan dan keharmonisan sosial warga setempat.
(Nur Kennan Tarigan)


























