KARO, Nasionaldetik.com
– Pembangunan jembatan beton di Desa Kutambaru, Kecamatan Munte, Kabupaten Karo, terus berjalan. Hingga Selasa (13/10/2026), progres pembangunan mencapai 30,1 persen dengan pekerjaan berupa pengecoran pondasi. Jembatan ini dibangun untuk memperlancar akses jalan pertanian sekaligus menghubungkan Desa Kutambaru dengan Desa Gunung Saribu.
Kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat, terutama para petani dalam menjangkau lahan pertanian dan mengangkut hasil panen. Dengan akses yang lebih baik, distribusi hasil pertanian diharapkan semakin lancar sehingga dapat mendukung aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy S.I.P., M.Han., menyampaikan bahwa pembangunan jembatan beton merupakan bagian dari upaya TNI AD untuk membantu meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mendukung pengembangan potensi ekonomi masyarakat.
Desa Kutambaru memiliki potensi alam dan sumber daya lokal yang menjanjikan. Selain pariwisata alam, terdapat pula potensi agrowisata melalui kebun kopi khas Karo serta budidaya tanaman kurma, salak, dan buah naga. Jika dikembangkan dan dikelola dengan baik, potensi tersebut dapat menjadi peluang usaha baru sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Akses infrastruktur yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pengembangan potensi desa. Selain pertanian dan pariwisata, kawasan perbukitan di Kutambaru juga dinilai berpotensi mendukung pengembangan peternakan sapi dan kambing. Akses yang semakin baik diharapkan dapat memudahkan mobilitas warga, mendukung distribusi hasil usaha, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas.
Pembangunan ini bukan sekadar menghadirkan jembatan, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi daerahnya. Melalui kerja sama personel Kodim 0205/TK dan masyarakat, kami berharap jembatan ini nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung aktivitas warga, memperkuat perekonomian desa, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semangat gotong royong ini sekaligus menjadi wujud kemanunggalan TNI AD dengan rakyat.
Sumber : Pendam I/BB
(Nur Kennan Tarigan)



























