BEKASI, Nasionaldetik.com
– Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia) Kabupaten Bekasi menyoroti kualitas dan standar gizi porsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Jayalaksana, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi.
Berdasarkan investigasi lapangan, paket makanan yang didistribusikan kepada siswa hanya mencakup nasi, sebutir telur asin atau rebus, orek tempe, satu buah apel, dan irisan timun. Estimasi nilai per porsi makanan tersebut diperkirakan hanya sekitar Rp 8.000.
Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Bekasi, Afifudin, yang akrab disapa Bang Opik, menyatakan bahwa porsi protein dalam paket tersebut sangat minim, dan kandungan sayur hampir tidak ada.
“Sangat memprihatinkan. Dengan menu yang disajikan, kami mempertanyakan apakah ini telah memenuhi standar gizi harian yang diperlukan oleh anak usia sekolah. Program MBG seharusnya tidak hanya bertujuan untuk mengenyangkan, tetapi juga memastikan anak-anak menerima asupan gizi yang seimbang,” ujar Afifudin. 14/10/26
Ia juga menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran program tersebut. “Dana publik yang dialokasikan untuk program ini harus dipertanggungjawabkan secara transparan dan optimal. Anak-anak kita berhak mendapatkan makanan yang layak, bergizi, dan berkualitas tinggi,” tegasnya.
Menyusul temuan ini, IWO Indonesia Kabupaten Bekasi mendesak dinas terkait dan pihak penyelenggara untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh serta audit operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut.
“Kami mempertanyakan kesesuaian menu yang disajikan dengan jadwal resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN), dan menuntut jaminan pemenuhan porsi gizi yang memadai.” Tutupnya.
Selain itu, IWO Indonesia Kabupaten Bekasi mengusulkan penerapan pengawasan berkala dan pembukaan ruang transparansi publik guna memastikan alokasi anggaran negara benar-benar tepat sasaran dan tidak hanya bersifat formalitas.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola Dapur SPPG MBG Desa Jayalaksana belum memberikan pernyataan resmi atau klarifikasi terkait penyajian menu yang menjadi sorotan.
(Pran’s)



























