Diduga Lolos dari Suspend, Limbah Dapur SPPG Gembongdadi-Suradadi Cemari Anak Sungai Irigasi, Air Menghitam, Berbusa dan Berbau Menyengat

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:10 WIB

50209 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suradadi – Kondisi anak sungai yang menjadi saluran irigasi persawahan di Desa Gembongdadi, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, memprihatinkan. Air sungai tampak keruh, menghitam, Berbusa dan mengeluarkan bau tidak sedap yang diduga berasal dari limbah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gembongdadi yang dialirkan langsung ke aliran sungai tanpa melalui pengolahan yang memadai.


Temuan tersebut mencuat setelah adanya laporan dan aduan terkait kondisi anak sungai yang mengalami perubahan warna serta menimbulkan aroma menyengat. Aliran sungai tersebut diketahui terhubung dengan jaringan irigasi yang digunakan untuk mengairi lahan persawahan di wilayah sekitar.


Yang menjadi perhatian, SPPG Gembongdadi diketahui telah beroperasi kurang lebih selama enam bulan. Namun, muncul dugaan bahwa pengelolaan limbah dapur yang dihasilkan belum didukung Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang memadai. Padahal, sejak 25 Mei lalu, dapur penyedia layanan yang belum memenuhi ketentuan pengelolaan limbah dikabarkan dikenai status suspend atau penghentian sementara operasional hingga memenuhi persyaratan lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Meski demikian, SPPG Gembongdadi diduga tetap beroperasi dan limbah dapurnya dialirkan ke anak sungai yang menjadi bagian dari saluran irigasi pertanian. Kondisi air yang menghitam dan berbau menyengat memunculkan kekhawatiran, terutama bagi para petani yang memanfaatkan aliran tersebut untuk mengairi sawah mereka.
Limbah dapur yang dibuang tanpa proses pengolahan diduga mengandung minyak, lemak, serta bahan kimia lainnya yang berpotensi menurunkan kualitas air dan mencemari lingkungan sekitar. Kekhawatiran semakin meningkat karena aliran sungai tersebut menjadi sumber pengairan bagi lahan pertanian warga.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, dugaan pembuangan limbah tersebut sebelumnya belum diketahui oleh Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Tegal maupun Dinas Lingkungan Hidup. Informasi itu baru mencuat setelah adanya aduan dari masyarakat.


Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Kamis, 26 Juni 2026, lembaga terkait bersama pihak berwenang telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi guna memastikan kondisi saluran pembuangan limbah dan menelusuri dugaan pencemaran yang terjadi. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui apakah limbah dapur telah dikelola sesuai ketentuan lingkungan serta memastikan keberadaan dan fungsi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di lokasi tersebut.
Masyarakat berharap hasil pemeriksaan tersebut dapat ditindaklanjuti secara transparan dan objektif. Warga juga meminta agar pengawasan terhadap pengelolaan limbah dilakukan secara ketat demi menjaga kualitas lingkungan dan keberlangsungan sistem irigasi yang menjadi penopang sektor pertanian di wilayah Suradadi.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPPG Gembongdadi terkait hasil pengecekan maupun dugaan pembuangan limbah ke anak sungai irigasi tersebut.

Berita Terkait

Fidiel Castro Minta Dugaan Keterlibatan K3S, MKKS, dan Disdikbud Diusut Transparan
PPWI Ogan Ilir Sambangi Polda Sumsel, Fidiel Castro: Kebenaran Harus Diungkap, Jangan Biarkan Fitnah Berlarut!
Tak Henti-hentinya Satgas TMMD 130 Kodim 0209/Labuhanbatu, Berjibaku kejar Sasaran Pisik.
Kunjungan DPD IWO-I Deli Serdang di Sambut Oleh Ketua OKK DPP IWO-I Bersama DPW IWO-I DKI Jakarta
Sambut HUT ke-75 Humas Polri, Polres Inhil Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Muhammadiyah
PCNU KOTA JAMBI MENERIMA BANTUAN MASKER DARI BPBD KOTA JAMBI UNTUK APEL HARI SANTRI NASIONAL 2026*
53 Pelajar Kabupaten Kediri Bawa Misi Kenalkan Seni dan Budaya di Kraton Yogyakarta
Sedekah Oksigen Tanam Kebaikan, Merawat Kehidupan, Menghadirkan Kesejukan Untuk Kencong

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:54 WIB

Apel Pagi Satgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi, Kesiapan Personel Jadi Kunci Tuntaskan Sasaran Pembangunan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:46 WIB

Letda Inf Trisna Benni Atmaja Pimpin Apel, Tegaskan Kesiapan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:35 WIB

Gempur Lima Rumah Sekaligus! Satgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi Percepat Pembangunan RTLH di Sibongkaras

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:23 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi Percepat Pembangunan Lima RTLH di Sibongkaras

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:17 WIB

Kodim 0206/Dairi Bangun Lima Rumah Warga Melalui Program TMMD Reguler ke-130

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:56 WIB

Medan Terjal Tak Surutkan Semangat! Satgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi Buka Jalan 1.000 Meter Menuju Sibongkaras

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:50 WIB

Tak Kenal Lelah di Medan Berat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi Berjuang Buka Jalan 1.000 Meter

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Buldoser dan Ekskavator Dikerahkan, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi Buka Jalan 1.000 Meter

Berita Terbaru