Birokrasi “BANGSAT”: Dinas Pendidikan Aceh Singkil Berlindung di Balik Ketiak Juru Bicara Liar!

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:31 WIB

50260 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com —12 Februari 2026- Aroma busuk yang menyengat dalam skandal perekrutan RM di Majelis Pendidikan Kabupaten (MPK) Aceh Singkil kini meledak menjadi tontonan komedi yang menjijikkan. Bukannya menunjukkan taring profesionalisme, Dinas Pendidikan Aceh Singkil justru mempertontonkan mentalitas “pengecut” dengan membiarkan pihak luar tampil sebagai tameng murahan. Tindakan ini tidak hanya ilegal secara administratif, tetapi juga menelanjangi betapa bobrok dan rapuhnya wibawa pemerintah daerah saat ini.

Wakil Ketua Umum IWO, Ali Sofyan, meledak dalam kemarahan melihat fenomena “Juru Bicara Siluman” yang mencoba mencuci dosa administratif RM. Ia menilai bungkamnya Kepala Dinas Pendidikan dan Ketua MPK adalah bentuk pengakuan dosa secara tidak langsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sangat memuakkan! Jika rekrutmen RM itu bersih dan jantan secara aturan, kenapa Kepala Dinas dan Ketua MPK bersembunyi seperti pecundang? Kenapa harus orang luar yang tidak punya kapasitas administratif mencoba pasang badan ke publik? Ini institusi negara atau markas gerombolan yang saling melindungi kebobrokan? Jangan coba-coba melacurkan marwah birokrasi demi melindungi satu orang!” tegas Ali Sofyan dengan nada menyengat.

Ketua Umum PRIMA, Hermanius Burunaung, menyebut bahwa perlindungan berlebihan terhadap RM adalah bentuk penghinaan bagi masyarakat Aceh Singkil. Ia mengingatkan publik agar tidak amnesia terhadap rekam jejak RM yang sempat terseret dalam pusaran skandal dana PNPM.

“Menaruh figur dengan catatan hitam dalam pengelolaan dana publik (PNPM) ke dalam lembaga pendidikan adalah penghinaan terhadap nalar sehat. MPK bukan tempat sampah untuk menampung orang-orang bermasalah! Munculnya juru bicara liar untuk membela ‘barang cacat’ seperti RM hanya membuktikan bahwa ada kepentingan gelap yang sedang disembunyikan di balik meja dinas,” cecar Hermanius.

Redaksi secara tajam membongkar carut-marut yang sengaja dipelihara:

– Dinas Pendidikan “Lumpuh”: Keengganan otoritas resmi untuk bicara membuktikan bahwa mereka tersandera oleh kepentingan oknum tertentu.

– Oknum ASN Bermuka Dua: Mencuatnya keterlibatan RS, seorang ASN aktif yang menjabat Sekretaris Desa (Sekdes) di Singkil Utara namun “bermain” sebagai personel redaksi media. Ini adalah potret nyata hancurnya disiplin ASN yang dibiarkan oleh Pemkab Aceh Singkil.

– Hukum Rimba Birokrasi: Membiarkan pihak luar mengintervensi urusan kepegawaian daerah adalah bukti bahwa sistem pemerintahan di Aceh Singkil sedang berada di titik nadir.

Kami tidak akan berhenti sampai kebobrokan ini dibersihkan:

– Bupati Aceh Singkil harus segera memecat pejabat yang membiarkan urusan internal negara dicampuri oleh “tangan-tangan gelap” dari luar.

– Segera Batalkan SK RM karena cacat integritas dan mencederai rasa keadilan bagi putra-putri daerah yang jauh lebih berkompeten.

– Seret ASN “Ranger” yang merangkap jabatan dan bermain mata dengan kepentingan politik/pribadi ke sidang etik disiplin pegawai.

“Hentikan sandiwara birokrasi dagelan ini. Jangan biarkan wajah Aceh Singkil tercoreng hanya karena melindungi seorang figur dengan rekam jejak dana rakyat yang kelam melalui cara-cara yang pengecut dan amatir!”

Publisher – Redaksi PRIMA

Berita Terkait

Satgas Yonif 123/Rajawali Bangun Lapangan Voli dan Bagikan Bola untuk Warga Kampung Wonggi
Peduli Kesehatan Untuk Saudara Kita di Ujung Timur Indonesia
Ngobrol di Kedai Kopi, Babinsa Tigalingga Serap Aspirasi Warga dan Bahas Keamanan Desa
Dekat Dengan Warga, Babinsa Koramil 03/Parongil Dengarkan Keluhan Masyarakat Soal Knalpot Brong
Warga Salak II Antusias Terima Bibit Cacao, Babinsa Sebut Ini Langkah Perkuat Ketahanan Ekonomi Desa
Jembatan Gantung Lae Sering Akhirnya Akan Diperbaiki, Babinsa Koramil 06/Kerajaan Gerakkan Warga Bergotong Royong Bersihkan Akses Menuju Lokasi
Gawat,Oknum Guru SD di Tulakan Diduga Rayu Remaja Difabel Lewat Chat Mesum
TIM RAMBO SIAP SIKAT BAJINGAN MAFIA ANGGARAN: Pertanggungjawaban BBM Dinas Pendidikan Muratara 2024 Fiktif dan Sarat Manipulasi!

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 19:08 WIB

*Ketua DPW PW FRN Sumut Minta Polda Sumut Periksa Dekan UISU*

Senin, 25 Mei 2026 - 18:40 WIB

Polres Karo Kembali Gelar Patroli Skala Besar, Sasar Kabanjahe dan Tigapanah

Senin, 25 Mei 2026 - 18:17 WIB

Polres Karo dan Dishub Gelar Penertiban Parkir di Pusat Kota Kabanjahe

Senin, 25 Mei 2026 - 18:08 WIB

Kapolres Karo Bentuk Tim Lingkaber, “Kelelawar” Penjaga Malam Cegah Kejahatan

Senin, 25 Mei 2026 - 15:55 WIB

HUT ke-76 IGTKI-PGRI Karo: Bunda PAUD Ny. Roswitha Antonius Ginting Tekankan Kesejahteraan Guru dan Sinergi Pendidikan Sejak Dini

Senin, 25 Mei 2026 - 15:47 WIB

Bupati Karo Hadiri Pentahbisan Gedung Gereja Pentakosta Tabernakel “Kristus Gembala”

Senin, 25 Mei 2026 - 11:57 WIB

Pendekatan Persuasif, Oleh Kapolres Karo, Berhasil Redam Ketegangan Antar Kelompok Remaja di Tigapanah

Senin, 25 Mei 2026 - 11:29 WIB

**Peserta Magang Rutan Kabanjahe Implementasikan Inovasi Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi di Lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan**

Berita Terbaru