Anggaran RSUD Karo Kian Menyusut, BKP Rp23,4 Miliar Dipertanyakan: Mengapa Rumah Sakit Tak Jadi Prioritas?

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Sabtu, 7 November 2026 - 10:54 WIB

5019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KARO, Nasionaldetik.com

– Kelanjutan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karo yang baru kembali menjadi sorotan. Di tengah kebutuhan masyarakat akan fasilitas pelayanan kesehatan yang memadai, anggaran pembangunan rumah sakit tersebut justru menjadi tanda tanya setelah alokasi dana tahun 2026 disebut hanya berkisar Rp4 miliar, jauh dari kebutuhan untuk menuntaskan pembangunan yang telah berlangsung selama beberapa tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai arah kebijakan anggaran Pemerintah Kabupaten Karo. Terlebih, Kabupaten Karo pada 2026 menerima Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) sebesar Rp23,4 miliar dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Berdasarkan informasi pengadaan yang telah dipublikasikan, pekerjaan lanjutan pembangunan instalasi rawat jalan dan ruang rekam medis RSUD Kabupaten Karo pada 2026 memiliki nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sekitar Rp1,53 miliar. Sementara itu, paket lanjutan finishing bangunan rawat inap memiliki nilai lebih dari Rp4 miliar dan kembali menjalani proses tender ulang setelah peserta sebelumnya dinyatakan tidak memenuhi persyaratan.

Dua paket pekerjaan tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan RSUD masih membutuhkan penanganan lanjutan, baik dari sisi penyelesaian konstruksi maupun proses pengadaan.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Kepala Bappeda Kabupaten Karo, Abel Tarwai Tarigan, menyampaikan bahwa masih terdapat tambahan dana sebesar Rp8,5 miliar yang berasal dari pengembalian dana transfer daerah.

Namun, informasi terbaru mengenai alokasi dan paket pekerjaan pembangunan RSUD tahun ini justru menunjukkan nilai yang jauh lebih terbatas, dengan anggaran finishing rawat inap lebih dari Rp4 miliar dan pekerjaan lanjutan instalasi rawat jalan serta ruang rekam medis sekitar Rp1,53 miliar.

Perbedaan informasi tersebut perlu dijelaskan secara terbuka. Apakah dana Rp8,5 miliar yang sebelumnya disebutkan merupakan tambahan anggaran yang telah ditetapkan, atau dana yang masih direncanakan?

Sorotan berikutnya tertuju pada Bantuan Keuangan Provinsi sebesar Rp23,4 miliar yang diterima Kabupaten Karo pada 2026.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari total Rp325 miliar BKP yang telah berkontrak dengan 30 kabupaten/kota di Sumatera Utara. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menjelaskan bahwa pemberian bantuan dilakukan berdasarkan proposal pemerintah daerah yang melalui proses verifikasi. Program yang didukung antara lain berkaitan dengan pembangunan, peningkatan, dan rekonstruksi jalan.

Kendati demikian, besarnya bantuan yang diterima Kabupaten Karo memunculkan pertanyaan mengenai prioritas penggunaan anggaran daerah secara keseluruhan. Ketika pembangunan RSUD yang baru masih memerlukan penyelesaian, mengapa kebutuhan rumah sakit tersebut belum terlihat menjadi perhatian utama dalam penjelasan publik mengenai pemanfaatan dukungan keuangan daerah?

Dalam persoalan ini, Bappeda Kabupaten Karo perlu memberikan penjelasan mengenai perencanaan dan prioritas pembangunan RSUD, termasuk status dana tambahan Rp8,5 miliar yang sebelumnya disampaikan.

Hingga berita ini disusun, konfirmasi lebih lanjut dari pihak terkait mengenai status dana tambahan Rp8,5 miliar, rincian anggaran pembangunan RSUD tahun 2026, serta kemungkinan dukungan BKP untuk percepatan penyelesaian rumah sakit tersebut masih dalam proses untuk konfirmasi langsung pada Kepala Bappedalitbang Karo, Abel Tarwai Tarigan.

(Nur Kennan Tarigan)

Berita Terkait

Finishing Bangunan Rawat Inap RSUD Karo Paket 4 Miliar Lebih Ditender Ulang
Karo Terima BKP Rp23,4 Miliar, BKAD Karo Didesak Transparan soal Pengelolaan dan Realisasi Anggaran
Maran Khusus Tosiko Kecamatan Merek, Resmi Terima SK Defenitif Dari Macab LMP Karo
Anggaran RSUD Karo Kian Menyusut, BKP Rp23,4 Miliar Dipertanyakan: Mengapa Rumah Sakit Tak Jadi Prioritas?
“RUTAN KABANJAHE GELAR BAKTI SOSIAL UNTUK WARGA KAMPUNG DALAM MELALUI PROGRAM “IMIPAS PEDULI”
BUPATI KARO TINJAU PENYIAPAN LAHAN USAHA TANI RELOKASI TAHAP III DI SIOSAR
Pemkab Karo Terima 500 Unit Bantuan BSPS, Bupati Karo Letakkan Batu Pertama di Desa Gurusinga
Pemkab Karo Peringati Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026: “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 12:25 WIB

Pembangunan Plat Beton Kuta Tinggi–Sibongkaras Terus Digenjot

Sabtu, 7 November 2026 - 12:21 WIB

Pembangunan Terus Berjalan, Dua Plat Beton Mulai Terwujud

Sabtu, 7 November 2026 - 12:13 WIB

Dua Titik Plat Beton TMMD ke-130 Capai 50 Persen, Satgas Percepat Pembangunan

Sabtu, 7 November 2026 - 11:45 WIB

*Babinsa Joyotakan Berikan Wawasan Kebangsaan kepada Siswa SMK Muhammadiyah 1 Surakarta*

Sabtu, 7 November 2026 - 11:32 WIB

Hubungkan Dua Dukuh, Jembatan Beton Kedawung Dikebut! Progres Pembangunan Tembus 45 Persen

Sabtu, 7 November 2026 - 11:26 WIB

Serda Djoko R, Babinsa Motivasi Pelaku UMKM Pengrajin Blangkon di Kampung Blangkon

Sabtu, 7 November 2026 - 11:18 WIB

Pastikan Wilayah Tetap Aman, Babinsa Laksanakan Patroli Malam

Sabtu, 7 November 2026 - 11:09 WIB

Atap Seng MCK Rampung Dipasang, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/LB Hadirkan Fasilitas yang Dinantikan Warga Cikampak 1A

Berita Terbaru

NASIONAL

Pembangunan Terus Berjalan, Dua Plat Beton Mulai Terwujud

Sabtu, 7 Nov 2026 - 12:21 WIB