Herianto Solin Usung Musyawarah sebagai Fondasi Membangun Kampong Lae Ikan

KABIRO SUBULUSSALAM

- Redaksi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:40 WIB

5096 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

I

Subulussalam, nasionaldetik.com – Calon Kepala Kampong Lae Ikan Nomor Urut 1, Herianto Solin, menawarkan pendekatan kepemimpinan yang menempatkan musyawarah, keterbukaan, dan pemberdayaan masyarakat sebagai landasan dalam menjalankan pemerintahan kampung.

Di tengah dinamika pembangunan desa yang semakin kompleks, Herianto menilai keberhasilan seorang kepala kampung tidak semata diukur dari pembangunan infrastruktur, melainkan dari kemampuannya menyatukan masyarakat, mendengar aspirasi, dan menghadirkan solusi melalui kesepakatan bersama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap persoalan di kampung harus diselesaikan dengan mengedepankan musyawarah dan mufakat. Kampung ini milik kita bersama, sehingga kemajuannya hanya bisa dicapai jika seluruh masyarakat bersatu dan saling mendukung,” kata Herianto.

Menurutnya, pemerintahan kampung harus menjadi ruang yang terbuka bagi seluruh warga. Karena itu, ia berkomitmen membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, jujur, profesional, serta berpihak pada kepentingan masyarakat.

Herianto juga menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari strategi pembangunan jangka panjang. Baginya, potensi ekonomi, sumber daya manusia, dan semangat gotong royong warga merupakan modal utama untuk meningkatkan kesejahteraan kampung.

“Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus dijaga. Saya ingin hadir sebagai pelayan masyarakat, mendengar setiap aspirasi, dan bekerja bersama warga demi mewujudkan Kampong Lae Ikan yang lebih maju, religius, mandiri, aman, dan sejahtera,” ujarnya.

Visi yang diusung Herianto adalah mewujudkan Kampong Lae Ikan yang maju, religius, mandiri, aman, sejahtera, dan transparan. Visi tersebut dijabarkan ke dalam sejumlah misi, di antaranya meningkatkan kehidupan masyarakat yang religius, memperkuat kemandirian ekonomi warga, menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat pemberdayaan warga, serta mewujudkan pemerintahan kampung yang terbuka, jujur, profesional, dan akuntabel.

Bagi Herianto, membangun kampung bukan sekadar menjalankan program pemerintahan, melainkan membangun kepercayaan masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh warga menjaga persatuan, memperkuat budaya musyawarah, dan bergotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Jika masyarakat bersatu, tidak ada persoalan yang terlalu besar untuk diselesaikan. Lae Ikan memiliki potensi yang besar, dan saya yakin dengan kebersamaan kita bisa membawa kampung ini menjadi lebih baik,” tuturnya.

Dengan mengusung pendekatan yang menitikberatkan pada dialog, kebersamaan, dan pelayanan kepada masyarakat, Herianto berharap pembangunan Kampong Lae Ikan ke depan dapat berjalan lebih partisipatif serta memberi manfaat yang dirasakan langsung oleh seluruh warga.

(*)

Berita Terkait

Revitalisasi SMP Negeri 2 Sultan Daulat Dipertanyakan, Spesifikasi Atap dan Pengawasan Disorot
Bibit Produktif Sidorejo 2 Disalurkan, Dari Penghijauan Menuju Penguatan Ekonomi Warga
SMKN 1 Simpang Kiri Perkuat Program Sekolah dan Persiapan PKL 2026/2027, Orang Tua Didorong Aktif Mendukung Pendidikan Siswa
Program MBG: Wacana Pelibatan Kantin Sekolah Dinilai Hanya Menambah Persoalan Baru, SPPG Perlu Dievaluasi
Dua Pimpinan Asosiasi Media Desak Polres Aceh Singkil Tangkap Terduga Pelaku Pengeroyokan Wartawan
Tiga Tahun Konflik PT BSM dan Warga Cepu, Mengapa Batas Lahan Tak Kunjung Terang?
Sejumlah Warga Lae Saga Minta Penyidik Waspadai Upaya Pengaburan Fakta Sengketa Lahan
Walikota Subulussalam HRB Titip Pesan Pilkampong: Menang Jangan Memutus Saudara

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 10:49 WIB

IWO Indonesia Kabupaten Bekasi Menyoroti SDN 04 Karang Sentosa : Diduga Arus Listrik Tanpa Meteran dan Transparansi Anggaran BOS Harus Diawasi

Selasa, 22 September 2026 - 10:36 WIB

Sinergi Babinsa, Kades, dan Damkar Ploso Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Rumah Warga di Tembelang Jombang

Selasa, 22 September 2026 - 07:47 WIB

Api Melalap Gudang Rongsok di Winong, 20 Prajurit Kodim Boyolali Turun Tangan Padamkan Kobaran

Selasa, 22 September 2026 - 06:14 WIB

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0210/TU Gelar Pengobatan Gratis dan Donor Darah

Selasa, 22 September 2026 - 00:06 WIB

Ada Apa di Balik Seragam Pemdes Pagerwojo? Pungli Pengukuran Tanah Menguap, Musdes Batal Berkali-kali

Selasa, 22 September 2026 - 00:02 WIB

Skandal Mafia Tanah Jombang: Lahan Waris Rp 5 Miliar Diserobot, Pemred Nasionaldetik Ungkap Keterlibatan Oknum Tokoh Agama

Senin, 21 September 2026 - 23:39 WIB

Begal Hak Tanah Rakyat Lewat Peta Meja: Skandal Zonasi LBS/LP2B Jombang Mengancam Sertifikat Warga

Senin, 21 September 2026 - 23:32 WIB

Lima Hektare Lahan di Kertajati Majalengka Membara, Petugas Gabungan dan Warga Baku Hantam Padamkan Api!

Berita Terbaru