Bersiap Kepung Kantor Gubernur, Koalisi Sipil Lampung Bakal Gugat Kebijakan Pemprov Hibahkan APBD Rp35 Miliar untuk Kejaksaan

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:25 WIB

5072 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional detik.com,Bandar Lampung — Gelombang protes terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung yang mengalokasikan hibah lebih dari Rp35 miliar kepada Kejaksaan Tinggi Lampung dan sejumlah Kejaksaan Negeri dipastikan akan mengemuka dalam waktu dekat.

Koalisi masyarakat sipil yang terdiri dari Jaringan Penggiat Sosial Indonesia (JPSI), Konsorsium Pengawasan Audit Independent Republik Indonesia (DPP-KPAI RI), dan Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRM) UPC Lampung telah menyiapkan aksi demonstrasi sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan tersebut.

Aksi yang akan digelar di Kantor Gubernur Lampung dan DPRD Provinsi Lampung itu bertujuan menuntut transparansi serta meminta Pemerintah Provinsi Lampung mengkaji ulang pengalokasian hibah yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perwakilan koalisi, Ichwan, menilai kebijakan hibah kepada institusi kejaksaan tidak memiliki urgensi yang jelas di tengah kondisi fiskal daerah yang sedang mengalami tekanan, kebijakan efisiensi anggaran, serta adanya rencana pembiayaan pembangunan melalui pinjaman daerah.

Menurutnya, anggaran puluhan miliar rupiah tersebut seharusnya lebih diprioritaskan untuk kepentingan masyarakat, seperti penanggulangan kemiskinan, peningkatan layanan pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan program-program yang berdampak langsung bagi rakyat.

Dalam surat permintaan klarifikasi yang disampaikan kepada Gubernur Lampung, koalisi mempertanyakan dasar hukum dan pertimbangan pemberian hibah lebih dari Rp35 miliar kepada institusi kejaksaan, manfaat langsung yang akan diterima masyarakat, pihak yang mengusulkan program tersebut, hingga alasan menjadikannya sebagai prioritas anggaran daerah.

Koalisi juga menyoroti pentingnya transparansi dan mekanisme pengawasan terhadap penggunaan dana hibah tersebut agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

“Kami meminta pemerintah daerah terbuka kepada publik. APBD adalah uang rakyat sehingga penggunaannya harus dapat dipertanggungjawabkan dan benar-benar mengutamakan kepentingan masyarakat,” ujar Ichwan.

Selain menyatakan penolakan terhadap kebijakan hibah tersebut, koalisi juga mendesak Pemerintah Provinsi Lampung untuk membuka ruang dialog dan memberikan penjelasan secara terbuka sebelum aksi berlangsung.

Mereka menegaskan aksi akan dilaksanakan secara damai, tertib, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Koalisi menilai polemik hibah Rp35 miliar kepada kejaksaan bukan sekadar persoalan anggaran, melainkan menyangkut prioritas pembangunan daerah di tengah kondisi ekonomi yang menuntut pemerintah lebih fokus pada kebutuhan dasar masyarakat.

Berita Terkait

ASDP Bakauheni Gelar Ocean Clean Up Day di Pantai Minang Rua
Sabam Tanjung Minta Fotonya Dicabut, Berita ‘Di-Prank Disdik Riau’ Dinilai Tak Mewakili Semua Wartawan
PETANI LAMPUNG BARAT DIDUGA JADI KORBAN PENIPUAN TRANSAKSI KOPI RP1,4 MILIAR, LAPORAN SUDAH MASUK KE POLDA LAMPUNG
Viral! Oknum DPRD Kota Bitung Diduga Tipu Rekan DPRD Blora, Uang Dibayar Sejak Agustus 2025, Barang Tak Pernah Dikirim
Tanaman Pangan dari Mapolsek: Cara Polsek Teluk Meranti Dukung Swasembada Pangan Nasional
Unit Reskrim Polsek Bandar Huluan Tindaklanjuti Laporan Warga, Cek Dugaan Aktivitas Judi di Warung Kopi
Tim Inafis Polres Simalungun dan Polsek Bergerak Cepat Evakuasi Korban, Dua Pelajar Asal Tebing Tinggi Tenggelam di Sungai Aquarium Raya Kahean
Koalisi Sipil Pasuruan Desak Transparansi Pengusutan Dugaan Pungli Perangkat Desa Jeruk

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:02 WIB

Bupati Rohil Sampaikan Keprihatinan Mendalam atas Musibah Kebakaran di Jalan Sepakat Bulan

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:57 WIB

Bendera Merah Putih Setengah Tiang di Kantor Desa Lambou Darul Ihsan Jadi Sorotan Warga Mandailing Natal

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:51 WIB

Skandal Rangkap Jabatan Sekdes Malintang Memantik Sorotan Publik.

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:23 WIB

Presiden RI dan Kepala Staf Angkatan Darat Hadir Untuk Rakyat,Melalui Satgas Yonif 123/Rajawali Bangun Sumur Bor di Mesjid Nurul Falah Kepi

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:13 WIB

Satgas Karya Bakti TNI Wujudkan Harapan Warga Hilihoru Lewat Jembatan Modular

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:44 WIB

Nahnu NU: Dari Ego Sektoral Menuju Harmoni Kolektif

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:27 WIB

Bicara dalam International Conference on Pesantren 2026, Menteri Nusron Ajak Masyarakat Sertipikatkan Tanah Wakaf untuk Lindungi Aset Umat

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:20 WIB

Jatah Rakyat Dipatok Oknum: Bansos di Lebak Dipungli Rp20 Ribu, Beras-Minyak Dikurangi Tanpa Alasan Jelas

Berita Terbaru