Dianggap Abaikan Lingkungan Perkampungan, Pabrik Karet di Bathin VIII Sarolangun Diamuk Bau Limbah Cair

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Selasa, 22 September 2026 - 19:41 WIB

5031 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasionaldetik.com— 22 September 2026 Bikinkan judul yang lebih kritis tajam dengan 5W 1H. Aktivitas pabrik pengolahan karet milik PT Karet Bathin Delapan (VIII) yang berlokasi di jalan Lintas Sumatera Sarolangun- Bangko KM 21, Dusun Dalam, Kecamatan Bathin Delapan (VIII) , Kabupaten Sarolangun, menuai keluhan dari warga sekitar. Pasalnya, limbah cair dari proses pengolahan karet diduga menimbulkan aroma tidak sedap dan polusi udara yang sangat mengganggu kenyamanan masyarakat di kawasan perkampungan tersebut.

Menurut penuturan sejumlah warga, bau menyengat dari arah pabrik sering tercium terutama pada pagi dan sore hari. Aroma tersebut diduga berasal dari proses pengolahan dan pembuangan limbah cair yang tidak dikelola dengan baik.

“Bau karet dan limbahnya sangat kuat, kadang bikin pusing dan mual. Kami yang tinggal tidak jauh dari pabrik ini sudah sering mengeluh, tapi belum ada perubahan,” ujar Samsul, salah satu warga Dusun dalam Kecamatan Bathin Delapan (VIII) , Minggu (20/09/2026).
Warga juga mengaku khawatir dampak pencemaran itu akan memengaruhi kualitas udara dan lingkungan sekitar, terutama karena lokasi pabrik berada cukup dekat dengan pemukiman penduduk dan lahan pertanian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain menimbulkan bau tidak sedap, beberapa warga mengeluhkan adanya asap pekat dari proses pembakaran di area pabrik yang diduga turut memperburuk kualitas udara.

“Kalau angin kencang, asap dan bau dari pabrik langsung masuk ke rumah-rumah. Kami berharap pemerintah turun tangan agar ada solusi,” tambah seorang warga lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Karet Bathin Delapan (VIII) belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pencemaran tersebut. Warga berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sarolangun segera melakukan peninjauan dan pengambilan sampel limbah untuk memastikan apakah aktivitas pabrik tersebut sesuai dengan standar baku mutu lingkungan yang berlaku.

Kehadiran industri di daerah perkampungan memang diharapkan membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar, namun warga menegaskan bahwa aspek kesehatan dan lingkungan harus tetap menjadi prioritas.

“Kami tidak menolak adanya pabrik, tapi tolong perhatikan lingkungan kami. Jangan sampai limbahnya mencemari udara dan air di sini,” tutup warga dengan nada harap.

Tim Redaksi Prima

Berita Terkait

Patroli Karhutla, Babinsa Koramil 07/Salak Gandeng Karang Taruna Jaga Desa Ulumerah
Hari ke-7 Pembangunan Jembatan Garuda di Kuta Jungak, Babinsa dan Warga Perkuat Akses Petani
Babinsa Dorong Komunikasi Warga dan Pemerintah Desa dalam Musdes Lau Mil
Dekat dengan Petani, Babinsa Koramil 03/Parongil Pantau Perkembangan Gambir di Bongkaras
Dinas Koperasi Jombang Gelar Verval KDKMP di Tembelang, Soroti Stok Kosong dan Tata Kelola Operasional
Bazar Sembako Murah Kodim 0206/Dairi Diserbu Warga, 5 Ton Beras Disiapkan Jelang HUT ke-81 TNI
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Gagalkan Penyelundupan 1,9 Kg Sabu
Praktik Ilegal Minyak Subsidi, Main Mata Oknum Aparat, dan Uang Pembungkam Kontrol Sosial

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:05 WIB

Patroli Karhutla, Babinsa Koramil 07/Salak Gandeng Karang Taruna Jaga Desa Ulumerah

Selasa, 22 September 2026 - 21:59 WIB

Hari ke-7 Pembangunan Jembatan Garuda di Kuta Jungak, Babinsa dan Warga Perkuat Akses Petani

Selasa, 22 September 2026 - 21:52 WIB

Babinsa Dorong Komunikasi Warga dan Pemerintah Desa dalam Musdes Lau Mil

Selasa, 22 September 2026 - 21:40 WIB

Dekat dengan Petani, Babinsa Koramil 03/Parongil Pantau Perkembangan Gambir di Bongkaras

Selasa, 22 September 2026 - 21:38 WIB

Dinas Koperasi Jombang Gelar Verval KDKMP di Tembelang, Soroti Stok Kosong dan Tata Kelola Operasional

Selasa, 22 September 2026 - 21:17 WIB

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Gagalkan Penyelundupan 1,9 Kg Sabu

Selasa, 22 September 2026 - 20:10 WIB

Praktik Ilegal Minyak Subsidi, Main Mata Oknum Aparat, dan Uang Pembungkam Kontrol Sosial

Selasa, 22 September 2026 - 19:41 WIB

Dianggap Abaikan Lingkungan Perkampungan, Pabrik Karet di Bathin VIII Sarolangun Diamuk Bau Limbah Cair

Berita Terbaru