Pemkab dan Disbudpar Tulungagung Dorong Museum Jadi Ruang Edukasi dan Pelestarian Budaya

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Selasa, 22 September 2026 - 14:39 WIB

5048 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG, Nasionaldetik.com — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Tulungagung terus mendorong keberadaan museum sebagai ruang edukasi, apresiasi, sekaligus sarana pelestarian sejarah dan kebudayaan.

Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui Pameran Temporer Museum Daerah Tulungagung Tahun 2026 yang resmi dibuka di Museum Daerah Tulungagung, Selasa (22/9/2026).

Mengangkat tema “Ekspresi Seni dan Budaya: Jejak Sejarah, Identitas, dan Mahakarya”, pameran menghadirkan beragam koleksi sejarah dan budaya dari Museum Daerah Tulungagung maupun peserta dari sejumlah museum, lembaga kebudayaan, dan komunitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Disbudpar Tulungagung dalam laporan pelaksanaan kegiatan menyampaikan bahwa pameran tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat fungsi museum agar semakin dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, museum tidak hanya memiliki fungsi menyimpan dan merawat benda bersejarah, tetapi juga menjadi media promosi, edukasi, komunikasi, dan apresiasi terhadap kekayaan budaya.

“Pameran ini diharapkan menjadi media promosi, edukasi dan komunikasi museum sekaligus meningkatkan minat masyarakat untuk berkunjung ke museum,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkenalkan keberagaman seni dan budaya kepada masyarakat. Terlebih, generasi muda dinilai perlu mendapatkan ruang pembelajaran yang dapat mempertemukan mereka secara langsung dengan berbagai peninggalan sejarah dan karya budaya.

Selain meningkatkan kunjungan museum, pameran juga memberikan ruang kepada museum, lembaga kebudayaan, dan komunitas untuk memperkenalkan koleksi serta karya budaya kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami juga ingin membuka ruang kerja sama antara museum, lembaga kebudayaan dan komunitas dalam upaya pengembangan serta penciptaan karya kebudayaan,” lanjutnya.

Pameran menghadirkan berbagai koleksi, di antaranya wayang, arca, artefak, tinggalan masa klasik, benda-benda perjuangan, serta koleksi yang berkaitan dengan sejarah, seni, pendidikan, dan kebudayaan.

Keterlibatan sejumlah pihak dari berbagai daerah juga menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kegiatan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan masyarakat mengenai keberagaman budaya sekaligus memperkuat jejaring antarmuseum dan komunitas.

Sementara itu, Plt Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., saat membuka pameran menyampaikan bahwa museum mempunyai peran penting dalam menjaga keberlanjutan sejarah dan kebudayaan.

Menurut Baharudin, setiap koleksi museum memiliki nilai dan cerita yang dapat menjadi sumber pengetahuan untuk memahami gagasan, kreativitas, nilai, kepercayaan, serta identitas masyarakat dari waktu ke waktu.

“Setiap koleksi museum memiliki nilai sejarah dan budaya yang dapat menjadi sumber pengetahuan untuk memahami berbagai gagasan, kreativitas, nilai, kepercayaan, serta identitas masyarakat yang berkembang dari waktu ke waktu,” ujarnya.

Ia berharap pameran tersebut dapat menjadi ruang apresiasi dan edukasi yang mampu mempertemukan masyarakat, khususnya generasi muda, dengan berbagai warisan budaya dari sejumlah daerah.

Pemkab Tulungagung juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, museum, lembaga kebudayaan, komunitas, dan masyarakat dalam menjaga serta mengembangkan warisan budaya.

Pameran Temporer Museum Daerah Tulungagung Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 22 September 2026. Masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai sarana untuk mengenal lebih dekat sejarah, seni, dan budaya yang menjadi bagian dari perjalanan masyarakat dari masa ke masa.

Repoter : Robi

Berita Terkait

Pengawas Proyek Diduga Pasang Gaya Jagoan,Pegiat Sosial Balik Melapor Ke Polres Tanggamus
Pemkab Tulungagung Perkuat Pelestarian Budaya Lewat Pameran Temporer Museum Daerah
Kiai Anwar Iskandar Membersamai Kiai Imjaz Bekali 680 Pesantren Rintisan se-Jateng
KKN STAI Yogyakarta Hadirkan Beragam Program Pemberdayaan dan Pendidikan di Padukuhan Gandu
PNIB : Usut Tuntas Abu Janda yang Memprovokasi Umat Islam dengan Membenarkan Pembubaran Ibadah Minggu Pagi
Konfercab PA GMNI Se-Eks Karesidenan Pekalongan: Momentum Konsolidasi Ideologi, Demokrasi Organisasi dan Penguatan Gerakan Marhaenis
Solidaritas untuk Lima Jurnalis dan Tiga ABK Arupadhatu 1, PWI-IJTI-SMSI Ajak Warga Nyalakan Lilin
Siswa SMAN 1 Kota Kediri Raih Juara 2 OMI Matematika, Bersiap Melaju ke Tingkat Provinsi

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:05 WIB

Puluhan Anggota Koperasi Mega Gotong Royong Geruduk Kantor DPRD Karo, Diduga Lusia Sukatendel Gelapkan Uang Anggota

Senin, 21 September 2026 - 20:40 WIB

Apel Pagi Kejari Karo: Kasi Pidum Tekankan Kedisiplinan, Kinerja, dan Integritas Demi Pelayanan Hukum Optimal

Senin, 21 September 2026 - 20:26 WIB

Polres Karo Ajak Masyarakat Aktif Cegah Kejahatan Lewat Call Center 110

Senin, 21 September 2026 - 19:46 WIB

Enam Remaja Diamankan Bawa Sajam dan Molotov, Diduga Hendak Tawuran di Surbakti

Minggu, 20 September 2026 - 18:42 WIB

Jaga Kamtibmas, Sat Pamobvit Polres Karo Gelar Patroli Dialogis Sambangi Warga

Minggu, 20 September 2026 - 18:23 WIB

Polsek Tigapanah Amankan Kegiatan Gowes Bareng Tour de Sinabung XI Tahun 2026

Minggu, 20 September 2026 - 18:14 WIB

Polsek Munte Amankan HUT Porseni dan Malam Budaya Permata GBKP Klasis Munte ke-78

Sabtu, 19 September 2026 - 22:28 WIB

Gerakkan Ekosistem Pers yang Profesional, Jan Warista Ginting Resmi Pimpin MIO Kabupaten Karo

Berita Terbaru