Pakpak Bharat, Nasionaldetik.com
– Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di Kecamatan STTU Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat. Rabu (5/8/2026), Babinsa Koramil 06/Kerajaan Kodim 0206/Dairi, Serda Sampe P. Sigiro, bersama panitia HUT RI ke-81, Kepala Desa Kaban Tengah Nihan Berasa, dan masyarakat setempat bergotong royong membersihkan lapangan sepak bola di Dusun Cubancer, Desa Kaban Tengah. Lapangan tersebut dipersiapkan sebagai lokasi pelaksanaan upacara peringatan HUT RI tingkat Kecamatan STTU Jehe.
Kegiatan gotong royong berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Rumput liar dibersihkan, sampah dikumpulkan, serta area lapangan dirapikan agar layak digunakan sebagai pusat kegiatan peringatan hari kemerdekaan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga menjadi contoh nyata bahwa persiapan menyambut hari bersejarah bangsa merupakan tanggung jawab bersama.
Di sela kegiatan, Serda Sampe P. Sigiro menyampaikan bahwa gotong royong ini merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan representatif untuk pelaksanaan upacara HUT RI ke-81 tingkat Kecamatan STTU Jehe. Menurutnya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga menjadi cerminan nilai-nilai persatuan yang diwariskan para pejuang kemerdekaan dan patut terus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.
Terpisah, Danramil 06/Kerajaan Kapten Inf A. Siregar mengapresiasi sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, panitia HUT RI, dan masyarakat dalam mempersiapkan rangkaian peringatan kemerdekaan. Menurutnya, gotong royong bukan sekadar membersihkan lapangan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan rakyat sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap setiap kegiatan yang bertujuan membangun persatuan dan kecintaan kepada bangsa.
Melalui kegiatan tersebut, Koramil 06/Kerajaan berharap seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan STTU Jehe dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat. Semangat gotong royong yang terus dipelihara menjadi bukti bahwa nilai kebersamaan tetap hidup di tengah masyarakat, sekaligus menjadi modal penting dalam mengisi kemerdekaan dengan karya, kepedulian, dan persatuan.
(Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Prajurit Pena






























