DAIRI, Nasionaldetik.com
— Komunikasi yang baik antara masyarakat dan pemerintah desa menjadi salah satu kunci dalam menyusun pembangunan yang sesuai kebutuhan warga. Pesan tersebut disampaikan Babinsa Koramil 04/Tigalingga, Kodim 0206/Dairi, Serda Rikardo Siahaan, saat menghadiri Musyawarah Desa (Musdes) tentang perubahan APBDes Tahun Anggaran 2026 dan penyusunan RKP Desa Tahun Anggaran 2027 di Balai Desa Lau Mil, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Senin (21/9/2026).
Dalam musyawarah yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut, Serda Rikardo Siahaan hadir bersama unsur pemerintah kecamatan, Pemerintah Desa Lau Mil, BPD, Bhabinkamtibmas Aipda HKJ Tampubolon, Pendamping Desa Lokal Kecamatan Tigalingga, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh pemuda. Turut hadir kader PKK, Karang Taruna, LPM, Bintara Desa, perangkat desa, serta perwakilan dari setiap dusun di Desa Lau Mil.
Dalam sambutannya, Serda Rikardo menyampaikan dukungan terhadap berbagai program Pemerintah Desa yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh peserta musyawarah memperkuat budaya gotong royong dan membangun komunikasi yang terbuka. Menurutnya, kepala dusun memiliki posisi penting karena menjadi unsur pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat, sehingga setiap informasi maupun persoalan di tingkat dusun perlu disampaikan secara berjenjang kepada pemerintah desa.
“Mari kita ikuti musyawarah ini dengan sebaik-baiknya dan dari hati untuk kebaikan Desa Lau Mil. Mari kita tingkatkan gotong royong, kesetiakawanan nasional, serta kepedulian untuk merawat bumi dan lingkungan,” ujar Serda Rikardo.
Musdes juga diisi dengan pemaparan Pendamping Desa mengenai Dana Desa sebagai bagian dari proses perencanaan pembangunan. Dalam forum tersebut, peserta membahas dan menetapkan sejumlah agenda, di antaranya RKP Desa Tahun Anggaran 2027, peningkatan administrasi kependudukan, permohonan pembangunan jalan utama Desa Lau Mil, pembangunan parit beton di jalan desa, pembahasan batas usia pelaksanaan kegiatan gotong royong, serta pembuatan rabat beton untuk akses jalan menuju perladangan.
Melalui musyawarah tersebut, komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat diharapkan terus terpelihara sehingga setiap program pembangunan dapat disusun berdasarkan kebutuhan dan aspirasi warga. Kehadiran Babinsa dalam Musdes menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mendorong semangat kebersamaan dan gotong royong dalam mendukung pembangunan di wilayah binaan. Kegiatan berakhir dalam keadaan aman dan tertib.
(Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Pendim 0206




























