Perkuat Kemandirian Pesantren, Pimpinan Pondok Pesantren Mahasiswa Bina Cendekia Luhur Hadiri Sosialisasi Program Sekolah Bisnis Pesantren

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:31 WIB

5023 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional detik.com,Lampung Selatan – Pimpinan Pondok Pesantren Bina Cendekia Luhur Dr. H. Abdurrochman, M.Ed., menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Program Sekolah Bisnis Pesantren (SBP) yang diselenggarakan oleh Sinergi Ekosistem Pesantren (SEP) bekerja sama dengan Danone AQUA, Water.org, dan HEBITREN Lampung, bertempat di Pondok Pesantren Istiqomah Al Amin Cintamulya, Candipuro, Lampung Selatan, Rabu (29/7/2026).

Selain sebagai Pimpianan Pondok Pesantren Bina Cendekia Luhur, Dr. H. Abdurrochman, M.Ed. juga merupakan Direktur Litbang dan Kerjasama PPTQ Assahil Lampung Timur.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan pondok pesantren dari berbagai daerah di Provinsi Lampung, perwakilan RMI Provinsi Lampung, serta para penggerak dan pelaku ekonomi pesantren. Program ini menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi antar pesantren dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi yang dimiliki masing-masing lembaga.

Ketua Hebitren Lampung, H. Hasanuddin Errezha, menyampaikan pentingnya membangun sinergi antar pesantren sebagai fondasi utama dalam mewujudkan kemandirian lembaga. Melalui kolaborasi yang kuat, pesantren diharapkan mampu berkembang tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat.

Sementara itu, Ahmad Tazakka Bonanza selaku Ketua Yayasan Sinergi Ekosistem Pesantren memaparkan berbagai strategi penguatan ekonomi pesantren. Ia menjelaskan bahwa setiap pesantren memiliki potensi besar yang perlu dikelola secara profesional melalui peningkatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan aset yang dimiliki, serta pengembangan jejaring usaha.

Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa informasi merupakan modal terbesar dalam membangun usaha. Selain itu, kemampuan membangun jaringan dengan banyak pihak, memanfaatkan potensi lokal, serta meningkatkan kapasitas santri dan kader sebagai entrepreneur menjadi faktor penting dalam menciptakan pesantren yang mandiri dan berdaya saing.

Program Sekolah Bisnis Pesantren dirancang melalui beberapa tahapan, mulai dari sosialisasi dan edukasi ekonomi pesantren, pendampingan dan intervensi program, hingga penguatan sinergi dan koneksi antarjaringan pesantren. Pendekatan tersebut diharapkan mampu melahirkan ekosistem ekonomi pesantren yang berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut juga ditegaskan bahwa pengembangan pesantren bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu pilar pendidikan, pilar ekonomi, dan pilar sosial. Ketiga pilar tersebut menjadi fondasi dalam membangun pesantren yang tidak hanya unggul dalam mencetak generasi berilmu dan berakhlak, tetapi juga mampu mewujudkan kemandirian ekonomi serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Pondok Pesantren Mahasiswa Bina Cendekia Luhur semakin memperkuat komitmennya untuk terus membangun jejaring, meningkatkan kapasitas kelembagaan, serta mengembangkan inovasi dalam mewujudkan pesantren yang mandiri, adaptif, dan berkontribusi bagi kemajuan umat.

Berita Terkait

DPD LSM TRINUSA Provinsi Lampung Soroti Dugaan adanya Markup dan Pemecahan Paket Pengadaan Dinas Perkim Kota Bandar Lampung Tahun 2026
Penerimaan Pajak Lampung Selatan Tembus Rp166,3 Miliar, Pemkab Optimistis Target 2026 Tercapai
Kurang dari 24 Jam, Polisi Ungkap Kasus Curas Disertai Penusukan Perempuan di Rajabasa
Lanal Lampung Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Kalianda, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Pesisir
Plt. Bupati Ahmad Baharudin: Piala Soeratin Jadi Fondasi Lahirnya Atlet Sepak Bola Berprestasi
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang: Pelayanan Masyarakat Jadi Prioritas, Siap Lanjutkan Program Pendahulu
Mari kita dukung Pembinaan Generasi Muda terhadap Bahaya NARKOBA
Hari Ketiga Aksi AMPB di Kejari Pati Memanas, Teatrikal Keranda Mayat Dibakar Jadi Simbol ‘Membakar Keangkaramurkaan’

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:31 WIB

Perkuat Kemandirian Pesantren, Pimpinan Pondok Pesantren Mahasiswa Bina Cendekia Luhur Hadiri Sosialisasi Program Sekolah Bisnis Pesantren

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:22 WIB

DPD LSM TRINUSA Provinsi Lampung Soroti Dugaan adanya Markup dan Pemecahan Paket Pengadaan Dinas Perkim Kota Bandar Lampung Tahun 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:03 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polisi Ungkap Kasus Curas Disertai Penusukan Perempuan di Rajabasa

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:00 WIB

Lanal Lampung Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Kalianda, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Pesisir

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:11 WIB

Plt. Bupati Ahmad Baharudin: Piala Soeratin Jadi Fondasi Lahirnya Atlet Sepak Bola Berprestasi

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:45 WIB

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang: Pelayanan Masyarakat Jadi Prioritas, Siap Lanjutkan Program Pendahulu

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:31 WIB

Mari kita dukung Pembinaan Generasi Muda terhadap Bahaya NARKOBA

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:27 WIB

Hari Ketiga Aksi AMPB di Kejari Pati Memanas, Teatrikal Keranda Mayat Dibakar Jadi Simbol ‘Membakar Keangkaramurkaan’

Berita Terbaru