Diduga Gelapkan Dana PIP 2022–2026, Ketua Yayasan SMP Ujung Baru Menunggu Panggilan Kejaksaan Negeri Bangkalan

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:06 WIB

5078 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasionaldetik.com,— Isu tak sedap menyelimuti dunia pendidikan di Kabupaten Bangkalan. Pihak Yayasan SMP Ujung Baru yang berlokasi di Desa Baengas kini menjadi sorotan tajam publik menyusul mencuatnya dugaan praktik penggelapan dan pungutan liar pungli dana Program Indonesia Pintar PIP hak para siswa.

Dugaan penahanan bantuan uang tunai bagi siswa dari keluarga kurang mampu ini ditengarai telah berlangsung dalam kurun waktu yang cukup panjang, yakni sejak tahun 2022 hingga 2026. Oknum Ketua Yayasan Ujung Baru yang diduga kuat menjadi aktor utama dalam pusaran kasus ini diketahui masih aktif berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil
PNS.

Klarifikasi ketua yayan Berbelit,, dan Upaya minta Jalur Damai
Menanggapi aduan masyarakat, Aliansi Pengawas Program Bangkalan mendatangi langsung Ketua Yayasan untuk meminta klarifikasi terkait transparansi penyaluran dana bantuan pemerintah tersebut. Namun, alih alih memberikan penjelasan yang rinci dan terbuka, pihak yayasan justru memberikan keterangan yang berbelit-belit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hasil penelusuran dan informasi dari siswa di lapangan, terkonfirmasi ada siswa penerima manfaat PIP yang sama sekali belum pernah menerima hak uang tunai tersebut sejak namanya tercatat sebagai penerima.

Merasa terdesak, oknum Ketua Yayasan dilaporkan sempat berupaya menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Terduga pelaku meminta jalan damai agar kasus penyalahgunaan dana pendidikan ini tidak berlanjut ke proses hukum.

Ancaman Pidana Penggelapan dalam Jabatan Modus operandi yang digunakan terduga pelaku adalah dengan sengaja menahan hak uang tunai yang seharusnya disalurkan langsung kepada siswa kurang mampu demi kepentingan pribadi.

Secara hukum, tindakan menahan atau menyalahgunakan dana bantuan sosial pendidikan ini disinyalir melanggar pasal-pasal dalam Undang Undang Tindak Pidana Korupsi Tipikor serta penggelapan dalam jabatan. Keterlibatan terduga pelaku yang berstatus sebagai abdi Negara PNS berpotensi memperberat sanksi hukum maupun disiplin ASN yang bakal dihadapi.

Saat ini, pihak yayasan dikabarkan tengah menunggu giliran pemanggilan resmi dari Kejaksaan Negeri Bangkalan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut Dugaan penggelapan dan penahanan dana bantuan Program Indonesia Pintar PIP milik siswa miskin Oknum Ketua Yayasan SMP Ujung Baru berstatus PNS aktif. Desa Baengas, Kabupaten Bangkalan.

Dugaan penyelewengan terjadi kurun waktu 2022 hingga 2026, dan saat ini sedang menunggu panggilan Kejari Bangkalan Diduga untuk kepentingan pribadi oknum dengan cara menahan uang tunai yang menjadi hak siswa penerima manfaat.(23/07/2026)

Modus dilakukan dengan menahan bantuan tunai, memberikan keterangan berbelit saat dikonfirmasi Aliansi Pengawas Bangkala hingga sempat berupaya meminta jalan damai secara kekeluargaan sebelum kasusnya bergulir ke Kejari Bangkalan”

Tim Redaksi
Pewarta: MK

 

Berita Terkait

Babinsa Hadir di Musdes Batu Gungun, Aspirasi Warga Jadi Bahan Penyusunan RKP Desa 2027
Babinsa Koramil 02/Sidikalang Monitor Penyaluran BLT DD bagi 15 Warga Banjar Toba
Babinsa Hadir di Musdes RKP Desa Sambaliang, Usulan Pembangunan dan Penanganan Stunting Jadi Prioritas
Jembatan Garuda Mulai Dikerjakan, Warga Pandiangan Bersiap Nikmati Akses Lebih Mudah
Duduk Bersama di Pos Kamling, Babinsa dan Perangkat Desa Siboras Perkuat Komunikasi
Anjangsana HUT ke-81 TNI, Prajurit Tangguh Kodim 0206/Dairi Sambangi Para Purnawirawan
Ketum PITI Dr. Ipong Hembing Putra Apresiasi Prabowo Lunasi Utang BLBI Rp640 Triliun Lebih Cepat
Gotong Royong TNI dan Warga, Jembatan Garuda Kuta Pengkih Segera Rampung Demi Kelancaran Ekonomi Karo

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 09:29 WIB

Babinsa Hadir di Musdes Batu Gungun, Aspirasi Warga Jadi Bahan Penyusunan RKP Desa 2027

Kamis, 24 September 2026 - 09:24 WIB

Babinsa Koramil 02/Sidikalang Monitor Penyaluran BLT DD bagi 15 Warga Banjar Toba

Kamis, 24 September 2026 - 09:20 WIB

Babinsa Hadir di Musdes RKP Desa Sambaliang, Usulan Pembangunan dan Penanganan Stunting Jadi Prioritas

Kamis, 24 September 2026 - 09:15 WIB

Jembatan Garuda Mulai Dikerjakan, Warga Pandiangan Bersiap Nikmati Akses Lebih Mudah

Kamis, 24 September 2026 - 09:09 WIB

Duduk Bersama di Pos Kamling, Babinsa dan Perangkat Desa Siboras Perkuat Komunikasi

Rabu, 23 September 2026 - 22:41 WIB

Ketum PITI Dr. Ipong Hembing Putra Apresiasi Prabowo Lunasi Utang BLBI Rp640 Triliun Lebih Cepat

Rabu, 23 September 2026 - 22:22 WIB

Gotong Royong TNI dan Warga, Jembatan Garuda Kuta Pengkih Segera Rampung Demi Kelancaran Ekonomi Karo

Rabu, 23 September 2026 - 22:07 WIB

*Panglima 3 Briged Tentera Darat Malaysia Kunjungi Pos Gabma Kotis Satgas Pamtas RI-Malaysia, Perkuat Hubungan Silaturahmi dan Kerja Sama Perbatasan*

Berita Terbaru