Senior Wartawan PWI Kecewa Kebijakan Humas Kementerian Desa Tolak Tugas Liputan Jurnalis dan Surat Kerjasama Publikasi

Nasional detik.com

- Redaksi

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:38 WIB

50101 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA || Era digital membawa kemudahan dalam penyebaran informasi, namun juga memunculkan persoalan serius dalam dunia pers.

Disaat efisiensi dan tuntutan transparansi uang rakyat publik justru dikejutkan dengan fakta dari laman resmi Sirup LKPP bahwa dilingkungan Biro Humas Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI menganggarkan dana publikasi media lebih dari Ratusan Juta dari APBN 2026.

‎Secara konsep, anggaran itu untuk kerja sama dengan media Tv, cetak, elektronik, digital, hingga media sosial guna memperkuat komunikasi publik. Praktiknya, publik sulit mengakses informasi dasar media mana saja yang digandeng, berapa nilai kontrak, dan apa indikator kinerjanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anehnya, seperti yang dialami wartawan sekaligus Anggota PWI Jaya yang diberikan tugas oleh kantor redaksi di wilayah DKI Jakarta atau lingkungan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia saat melaksanakan tugas jurnalistik diduga pihak Biro Humas secara halus menolak surat tugas Liputan Wartawan anggota PWI Jaya dan Surat Kerjasama Publikasi Media.

Menanggapi hal tersebut Senior Wartawan PWI Jaya Dahlan Siregar menyampaikan bahwa pers yang kuat, harus berdiri di atas profesionalisme.

Menurut ia, bahwa kebijakan semacam ini bukan hanya keliru secara normatif, tetapi juga mengancam kemerdekaan Pers serta prinsip keterbukaan informasi publik di daerah.

Ia menyebut, kebebasan pers harus dijaga melalui kepatuhan terhadap UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik.

“Pers itu dilindungi undang-undang. Tetapi perusahaan pers yang resmi juga harus jelas legalitasnya dan sesuai aturan Dewan Pers,” ujarnya.

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bahwa organisasi konstituen Dewan Pers memiliki peran strategis untuk menjaga ekosistem pers yang profesional.

Dalam ranah media siber, PWI hadir sebagai konstituen Dewan Pers yang menaungi perusahaan media digital, agar lebih tertib, terdata dan terverifikasi.

Dia juga menyoroti sikap lembaga publik, termasuk Kementerian, pemerintah daerah, DPRD, aparat penegak hukum, hingga pengadilan, agar lebih selektif dalam menjalin kerjasama publikasi.

Menurutnya, kerjasama publikasi pemerintah yang bersumber dari anggaran negara, tidak boleh diberikan sembarangan kepada media yang tidak memiliki legalitas.

Sebab, hal itu bukan hanya merugikan negara, tetapi juga mengabaikan perusahaan pers yang sah dan profesional.

“Pendataan perusahaan pers harus menyeluruh agar kerjasama publikasi pemerintah tepat sasaran.” ujarnya.

Anggaran publikasi harus diberikan kepada perusahaan pers yang legal, bukan justru mengakomodir media ilegal,” tegas.

Dikonfirmasi Wartawan sekaligus anggota PWI Jaya kepada Kepala Bagian Biro Humas Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal melalui Bagian Layanan Pengaduan Informasi bahwa pihak Humas menyampaikan hanya”Diketahui” atau dikatakan menolak secara halus dengan alesan tidak adanya anggaran (Efisiensi), Selasa (26/05/26)

Disaat pertanyaan konfirmasi soal Anggaran yang tertera di laman Sirup LKPP diperuntukkan media apa saja dan melalui mekanisme seperti apa, namun tidak merespon hingga berita ini dimuat. (*)

Berita Terkait

KAMPUNG BAHARI DIGEREBEK! POLISI DAPAT PERLAWANAN, GAS AIR MATA DITEMBAKKAN
*Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Koja Gelar Sholat Subuh Keliling, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas*
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Metro Jaya Subuh Keliling di Masjid Wali Jatimekar, Ajak Warga Jaga Kondusivitas
*Polisi Bersama Masyarakat, Kapolsek Koja Ajak Warga Lagoa Jaga Kamtibmas dan Cegah Curanmor*
*Kapolsek Koja Gelar Minggu Kasih di Gereja KIBAID Lagoa, Ajak Jemaat Bersama Jaga Kamtibmas*
*Operasi Pemberantasan Narkoba di Kampung Bahari, Polisi Amankan Sejumlah Orang dan Barang Bukti*
*Satlantas Polres Metro Jakarta Utara Gelar Edukasi Tertib Berlalu Lintas dalam Ops Patuh Jaya 2026*
*Bangun Kedekatan dan Sinergi, Kapolsek Kelapa Gading Pererat Silaturahmi dengan Pengurus GKI Agape*

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:03 WIB

Semangat Kemanunggalan TNI dan Rakyat, Pembangunan Jalan Sibongkaras Terus Dikebut

Minggu, 1 November 2026 - 19:58 WIB

Prajurit Tangguh, Pengabdian Tak Kenal Cuaca! TMMD ke-130 Terus Bergerak

Minggu, 1 November 2026 - 19:53 WIB

Kodim 0206/Dairi Percepat Pembangunan Infrastruktur Jalan Penghubung Kuta Tinggi–Sibongkaras

Minggu, 1 November 2026 - 19:49 WIB

Negara Hadir untuk Rakyat! Satgas TMMD ke-130 Terus Berjuang Bangun Jalan Sibongkaras

Minggu, 1 November 2026 - 19:42 WIB

Wujud Nyata Kemanunggalan TNI-Rakyat, Delapan Program TMMD Tuntas 100 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 19:23 WIB

Tak Hanya Bangun Jalan, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi Tuntaskan Lima Fasilitas MCK untuk Warga

Minggu, 1 November 2026 - 17:25 WIB

Tak Hanya Membangun Desa, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0818/Kabupaten Malang Bantu Warga Pikul Rumput Saat Istirahat

Minggu, 1 November 2026 - 17:15 WIB

MERINDING! SATGAS TMMD KE-130 BERSAMA WARGA BERJUANG MEMBANGUN JALAN PENGHUBUNG DUA KABUPATEN

Berita Terbaru