Pakpak Bharat, Nasionaldetik.com
– Suasana santai di sebuah kedai kopi di Dusun Lae Mbalno, Desa Boangmanalu, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, dimanfaatkan Serda Julianto Manik, Babinsa Koramil 07/Salak Kodim 0206/Dairi, untuk mempererat hubungan dengan masyarakat melalui komunikasi sosial (Komsos), Kamis (2/7/2026). Di kedai milik Rendy Boangmanalu itu, Babinsa menyapa warga sekaligus berdiskusi mengenai potensi ekonomi yang dapat dikembangkan dari lingkungan sekitar.
Dalam perbincangan tersebut, Babinsa bersama warga membahas manfaat menanam kayu manis di batas pekarangan rumah maupun di sepanjang batas ladang. Selain berfungsi sebagai penanda kepemilikan lahan, tanaman kayu manis dinilai memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan karena dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga tanpa mengganggu tanaman utama yang sudah ada.
Salah seorang warga, Mery Boangmanalu (59), mengaku masyarakat setempat telah merasakan manfaat dari budidaya kayu manis. Menurutnya, tanaman tersebut relatif mudah dirawat dan memiliki nilai jual yang cukup baik. “Kayu manis yang ditanam di batas pekarangan rumah atau ladang, dalam waktu sekitar tiga tahun sudah bisa dipanen dan dijual dengan harga sekitar Rp30 ribu per kilogram,” ujarnya.
Serda Julianto Manik mengatakan, melalui kegiatan Komsos, Babinsa tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga mendorong tumbuhnya ide-ide yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap semakin banyak warga memanfaatkan lahan kosong maupun batas pekarangan dengan menanam tanaman produktif seperti kayu manis sehingga mampu memperkuat perekonomian keluarga di masa mendatang.
Sementara itu, Danramil 07/Salak, Kapten Inf A. F. Sagala, menegaskan bahwa komunikasi sosial yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menggali potensi wilayah. Menurutnya, diskusi sederhana bersama warga sering kali melahirkan solusi yang bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ia mendorong seluruh Babinsa agar terus aktif hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi warga, serta mengajak masyarakat mengembangkan potensi lokal yang bernilai ekonomi. (Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Prajurit Pena
























