Nasionaldetik.com, — 27 September 2026 Upaya pelarian Laras, seorang bandar narkoba yang sempat meloloskan diri saat penggerebekan rumahnya beberapa bulan lalu, akhirnya terhenti. Tim operasional berhasil meringkus tersangka saat tengah berada di sebuah tempat hiburan malam, Kafe Pikolos, pada Sabtu malam.
Penangkapan ini menegaskan komitmen penegak hukum dalam membongkar jaringan peredaran gelap narkotika yang kian berani menyusup ke ruang hiburan publik di Kabupaten Bungo.
Laras, seorang target operasi (TO) sekaligus bandar narkoba yang sebelumnya masuk daftar buronan setelah lolos dari penyergapan di kediamannya.
Penangkapan buronan bandar narkotika beserta penyitaan barang bukti berupa 30 butir pil ekstasi, sejumlah paket sabu dalam plastik klip transparan, 3 unit telepon genggam, 1 buah kunci sepeda motor, serta alat isap (bong) yang dimodifikasi dari botol Yakult.
Tempat hiburan malam Kafe Pikolos, Kabupaten Bungo.Sabtu malam (Malam Minggu).
Tersangka merupakan target utama yang dinilai aktif mengedarkan barang haram dan merusak tatanan sosial serta generasi muda di wilayah Bungo.
Petugas melakukan penyergapan terukur di lokasi hiburan malam setelah menerima informasi keberadaan tersangka, lalu mengamankannya beserta seluruh barang bukti yang dibawanya.
Desakan Investigasi
Tertangkapnya Laras di tempat hiburan malam membuka tabir baru mengenai pola peredaran narkoba yang memanfaatkan pusat keramaian sebagai area transaksi maupun konsumsi. Penangkapan ini tidak boleh berhenti hanya pada sosok Laras.
Tim Investigasi Redaksi, Ir. Edi Supriadi, memberikan penekanan keras terhadap penanganan kasus ini:
“Penangkapan Laras di Kafe Pikolos harus menjadi pintu masuk untuk membongkar jaringan yang lebih besar. Satresnarkoba Polres Bungo wajib mengusut tuntas asal-usul barang haram tersebut serta memeriksa keterlibatan pihak pengelola tempat hiburan. Jangan ada pembiaran terhadap lokasi-lokasi yang dijadikan sarang peredaran narkoba. Generasi muda dan masa depan bangsa terlalu berharga untuk dikorbankan oleh para bandar.” — Ir. Edi Supriadi, Tim Investigasi Redaksi.
Pengembangan Jaringan: Kepolisian mendesak penyidik untuk mengintrogasi tersangka guna membongkar pemasok utama (pemasok di atas Laras) dan jaringan distribusinya.
Pengawasan Tempat Hiburan: Mendorong pemerintah daerah dan kepolisian memperketat izin serta pengawasan terhadap tempat hiburan malam di Bungo agar tidak menjadi zona aman bagi peredaran narkotika.
Tim investigasi Redaksi





























