KARO, Nasionaldetik.com
— Panggung seni dan budaya dataran tinggi Karo kembali bergemuruh. Ajang pencarian bakat paling bergengsi bagi para seniman muda, Grand Final Festival Lagu Karo 2026, sukses digelar dengan meriah dan penuh warna pada Sabtu (26/9/2026).
Bertempat di kawasan wisata alam pemandangan asri Objek Wisata Bukit Indah Sarinembah, Desa Sarinembah, Kecamatan Munte, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, rangkaian acara berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai. Pesta seni yang mengusung tema “Selamat dan Sukses Grand Final Festival Lagu Karo 2026” ini berhasil menyedot perhatian ratusan pasang mata, mulai dari pemerhati seni, tokoh masyarakat, hingga wisatawan yang berkunjung ke kawasan tersebut.
Pantauan langsung Tim Liputan PD MIO Indonesia Karo di lokasi, atmosfer kompetisi terasa begitu kompetitif namun tetap hangat dalam balutan kekeluargaan khas Kalak Karo. Para finalis terbaik yang lolos dari berbagai babak penyisihan tampil habis-habisan di hadapan dewan juri profesional. Dengan mengenakan sentuhan busana bernuansa etnik, mereka membawakan deretan lagu-lagu Karo legendaris maupun karya kontemporer dengan vokal yang memukau.
Dentuman musik tradisional yang berpadu harmonis dengan aransemen modern sukses membuat penonton berdecak kagum dan tak henti-hentinya memberikan aplaus meriah. Keindahan alam Bukit Indah Sarinembah yang berlatar bukit barisan kian menambah syahdu jalannya festival.
Lebih dari sekadar kompetisi vokal, festival ini memegang misi strategis sebagai wadah pelestarian warisan budaya leluhur di tengah gempuran arus modernisasi dan musik global. Melalui lirik-lirik sarat makna dalam lagu Karo, nilai-nilai adat istiadat, falsafah hidup, kecintaan terhadap alam, serta identitas kultural Kalak Karo terus dihidupkan dan diwariskan kepada generasi muda.
Penyelenggaraan ajang ini diharapkan mampu menjadi batu loncatan untuk melahirkan bibit-bibit penyanyi profesional baru. Potensi besar para finalis diyakini mampu membawa musik etnik Karo naik kelas, berkiprah di kancah seni Sumatera Utara, bahkan menembus industri musik nasional.
Kesuksesan perhelatan akbar ini mendapat apresiasi tinggi dari Pengurus Daerah (PD) MIO Indonesia Kabupaten Karo Masa Bakti 2026–2030. Organisasi pers tersebut menilai bahwa kegiatan positif semacam ini sangat krusial dalam membangun karakter generasi muda yang berbudaya.
Ketua PD MIO Karo, Jan Warista Ginting, menegaskan komitmen lembaganya dalam mengawal dan memajukan kebudayaan lokal melalui diseminasi informasi yang luas.
“Festival Lagu Karo seperti ini harus terus didukung dan dilestarikan secara berkesinambungan. Ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan esensi cara kita menjaga jati diri dan marwah Kalak Karo. MIO Karo selalu siap berada di garis depan untuk mendukung publikasi setiap kegiatan positif dan membangun demi kemajuan Tanah Karo,” ungkap Jan Warista Ginting di sela-sela acara.
Dengan berakhirnya malam puncak penobatan juara, Festival Lagu Karo 2026 ditutup dengan penyerahan trofi dan piagam penghargaan kepada para pemenang, menandai suksesnya sebuah perhelatan akbar yang merayakan cinta, seni, dan identitas budaya Karo di bumi turang.
(Nur Kennan Tarigan)
Liputan : Tim MIO Karo




























