Nasionaldetik.com,—- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus berupaya menekan angka pengangguran di Kabupaten Serang. Salah satunya dengan menggelar Naker Fest Tahun 2026 di Aula Universitas Faletehan di Desa Pelamunan, Kecamatan Kramatwatu.
Naker Fest 2026 dibuka langsung oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah. Bupati Ratu Zakiyah sapaan Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, bahwa kegiatan Naker Fest yang digelar selama dua hari pada Kamis hingga Jum’at, 24-25 September 2026 menyediakan kurang lebih 3.978 lowongan pekerjaan bagi generasi muda khususnya.
”Kurang lebih ada 3.978 lowongan pekerjaan untuk para generasi muda supaya mendaftarkan lowongannya. Jadi disesuaikanlah dengan kompetensi yang pencari kerja miliki,” kata Ratu Zaki8yah kepada wartawan didampingi Kepala Disnakertrans, Diana Ardhianty Utami usai meninjau stand-stand perusahaan.
Dijelaskan Ratu Zakiyah, ribuan lowongan tersebut berasal dari perusahaan di dalam Kabupaten Serang, luar Kabupaten Serang, hingga luar negeri. ”Kalau tidak salah kebutuhan untuk luar negeri juga ada sekitar 1.700 dan sisanya kurang lebih 2.300 sekian dari dalam negeri,” katanya.
Ratu Zakiyah mengakui untuk Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Serang masih cukup tinggi. Berdasarkan laporan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, TPT baru turun sekitar 0,4 poin. ”Jadi masih 8,73 persen lagi TPT kita. Oleh karena itu, inilah salah satu upaya kami untuk menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Serang,” jelasnya.
Ratu Zakiyah pun mengapresiasi kepada seluruh pimpinan perusahaan dan kawasan industri yang telah membuka lowongan bagi warga Kabupaten Serang. ”Mudah-mudahan kegiatan hari ini bisa dimaksimalkan oleh para pencari kerja, sehingga penurunan angka pengangguran di Kabupaten Serang bisa kita minimalisir lagi,” ucapnya.
Kepala Disnakertrans)Kabupaten serang Diana Ardhianty Utami mengatakan Naker Fest ini menjadi jembatan antara pencari kerja dan pemberi kerja yang selama ini sulit saling menemukan. ”Lowongan pekerjaan yang tersedia 3.978 baik dalam maupun luar negeri. Harapannya dengan Job Fair ini para pemberi kerja terutama para pengusahaan,” ujarnya.
Pada hari pertama, jumlah peserta yang mendaftar hampir 3.000 orang. Sedangkan untuk pendaftaran dilakukan secara hybrid atau online dan offline. ”Pesertanya hampir 3.000 selama 2 hari. Tapi kita tidak menutup kemungkinan untuk online terus karena kan hybrid,” terangnya.
Meski diprioritaskan untuk warga Kabupaten Serang yang memiliki KTP dan kartu pencari kerja AK-1, pihaknya tidak menutup peluang bagi pencari kerja dari luar daerah. ”Sebetulnya kita khusus Kabupaten Serang, tetapi kalau mereka yang di luar Kabupaten Serang ingin melihat peluang-peluang yang ada di sini dipersilakan,” jelasnya.
Sedangkan hasil rekrutmen tidak diumumkan langsung hari itu juga, kata Diana, melainkan bertahap hingga 6 bulan ke depan karena proses rekrutmen, interview, dan tes membutuhkan waktu. ”Kita kasih peluang sampai 6 bulan ke depan. Kita akan evaluasi, karena mereka perlu proses dari rekrutmen sampai interview dan tes. Tapi hari ini pun kami menyediakan walking interview langsung,” tuturnya.
Turut hadir sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Serang, para Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Serang, para Pimpinan BUMD Kabupaten Serang dan Perbankan dan ribuan pencari kerja.
(Suprani IWO-I)





























