PAKPAK BHARAT, Nasionaldetik.com
– Pembangunan Jembatan Beton Garuda di Desa Kuta Jungak, Kecamatan Siempat Rube, Kabupaten Pakpak Bharat, terus dikebut. Memasuki hari ketujuh, Selasa (22/9/2026), Babinsa Koramil 06/Kerajaan Kodim 0206/Dairi Sertu Bahtiar Lumbanbatu bersama warga melaksanakan sejumlah pekerjaan fisik untuk mempercepat penyelesaian jembatan yang memiliki panjang 15 meter dan lebar 3 meter tersebut.
Di lokasi, Sertu Bahtiar bersama delapan warga melakukan pembersihan area jembatan, perakitan besi tiang jembatan, pengecoran pancang pondasi, serta perakitan besi abutmen. Dukungan material juga terus masuk ke lokasi, di antaranya satu unit molen, 4 kubik kerikil, 40 sak semen, besi ulir ukuran 13 dan 16, serta 4 kubik pasir. Hingga hari ketujuh, progres pembangunan tercatat mencapai 5 persen dengan situasi dan kondisi di lapangan aman serta cuaca cerah.
Kehadiran Babinsa dalam pembangunan tersebut tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendampingi masyarakat dalam mewujudkan infrastruktur yang dibutuhkan. Dengan personel TNI yang terlibat satu orang dan masyarakat delapan orang, pekerjaan dilakukan secara gotong royong sesuai tahapan pembangunan agar jembatan dapat berdiri kokoh dan nantinya memberikan manfaat bagi aktivitas warga.
Danramil 06/Kerajaan Kapten Inf A. Siregar mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program pemerintah pusat untuk memperkuat konektivitas dan akses masyarakat di wilayah pedesaan. Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat mendukung mobilitas warga, khususnya para petani yang selama ini menghadapi kendala ketika menuju lahan maupun mengangkut hasil pertanian. “Pembangunan ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat atas instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat konektivitas dan akses masyarakat di wilayah pedesaan,” ujarnya.
Bagi masyarakat Kuta Jungak, jembatan tersebut diharapkan bukan sekadar bangunan beton, melainkan menjadi jalur penghubung yang membuka akses lebih mudah menuju lahan pertanian dan memperlancar distribusi hasil panen. Infrastruktur yang semakin baik juga diharapkan dapat membantu mengurangi beban tenaga, waktu, dan biaya yang selama ini harus dikeluarkan masyarakat. Melalui semangat gotong royong antara TNI dan warga, pembangunan terus dilanjutkan sebagai wujud pengabdian sekaligus pesan bahwa negara hadir untuk rakyat.
(Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Pendim 0206





























