TRAGEDIS MELEDAKNYA HP SAAT DI-CAS: DUA BOGANG KAKAK BERADIK TEWAS, PIMRED NASIONALDETIK TEGASKAN PENTINGNYA PENGAWASAN ORANG TUA

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 24 September 2026 - 19:48 WIB

5035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NASIONALDETIK.COM, KEDIRI — 24 September 2026 Sebuah insiden maut yang merenggut nyawa dua anak di bawah umur kembali menggegerkan publik Jawa Timur. Dua anak yang merupakan kakak beradik dilaporkan meninggal dunia akibat ledakan telepon seluler (HP) yang dimainkan saat dalam kondisi pengisian daya (di-cas). Peristiwa tragis ini memicu keprihatinan mendalam sekaligus menjadi peringatan keras bagi para orang tua terkait bahaya kelalaian dalam pengawasan anak.

Insiden meledaknya perangkat ponsel pintar yang mengakibatkan dua anak meninggal dunia akibat luka bakar parah dan kecelakaan kelistrikan.

Dua korban merupakan pasangan kakak beradik di bawah umur. Kasus ini disorot tajam oleh Pemimpin Redaksi Nasionaldetik.com, Ir. Edi Supriadi, guna mendorong kesadaran masyarakat luas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa terjadi di kawasan Simorejo Gg 16, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Insiden berlangsung pada siang hari saat kedua korban ditinggalkan tanpa pengawasan ketat dari orang dewasa.

Ledakan dipicu oleh paparan panas berlebih (overheating) pada baterai ponsel yang terus digunakan secara aktif untuk bermain sembari terhubung langsung ke arus listrik pengisian daya.

Penggunaan HP secara terus-menerus dalam kondisi mengisi daya menyebabkan peningkatan suhu ekstrem hingga baterai membesar dan meledak, memicu kobaran api cepat yang membakar tubuh korban di dalam ruangan.

Kelalaian Pengawasan dan Ancaman Teknologi di Rumah Tangga

Pemimpin Redaksi Nasionaldetik.com, Ir. Edi Supriadi, menegaskan bahwa peristiwa ini tidak boleh sekadar dianggap sebagai musibah biasa, melainkan peringatan keras bagi seluruh masyarakat, khususnya para orang tua di Jawa Timur.

“Kami mendesak seluruh orang tua untuk menghentikan kebiasaan membiarkan anak-anak bermain ponsel saat sedang diisi daya. Kejadian tragis di Kediri ini harus menjadi pelajaran berharga yang amat mahal. Pengawasan terhadap aktivitas anak dengan gadget adalah hal yang absolut dan tidak bisa ditawar,” tegas Ir. Edi Supriadi.

Lebih lanjut, Redaksi Nasionaldetik.com menggarisbawahi beberapa aspek kritis yang membutuhkan perhatian bersama:

Banyak masyarakat belum menyadari risiko fatal dari baterai lithium-ion yang mengalami lonjakan suhu akibat penggunaan bersamaan dengan pengisian daya tinggi.

Kebiasaan membiarkan anak mengoperasikan perangkat elektronik tanpa dampingan di dalam kamar tertutup meningkatkan risiko fatalitas saat terjadi keadaan darurat.

Pihak berwenang juga diimbau untuk meningkatkan pengawasan terhadap peredaran pengisi daya (charger) non-standar atau rakitan murah yang marak di pasaran dan berpotensi memicu arus pendek.

“Kami mengimbau dengan sangat agar setiap kepala keluarga lebih ketat dalam memantau putra-putrinya. Jauhkan perangkat yang sedang dalam proses pengisian daya dari jangkauan anak-anak demi mencegah berulangnya tragedi kemanusiaan seperti ini,” tutup Ir. Edi Supriadi.

Tim Redaksi

Nasionaldetik.com

Berita Terkait

Corruption Watch dan Peran Masyarakat Mengawal Pemerintahan Bersih
IJA–Kejari Metro Gagas Program Beasiswa dan Perlindungan Hukum Anggota
Kenalan Lewat Facebook, Warga Lamsel Diperas Rp289,9 Juta, Pelaku Ditangkap
BHC Bakauheni Semarak, Siger Sore Run dan Siger Sounds Project Digelar 3 Oktober
Pemdes Bakauheni Terima 43.380 Kg Beras Bulog, Disalurkan ke 1.446 KPM
Membangun Kesadaran Hukum dari Desa, DPP FOKAL dan Pemkab Pesawaran Perkuat Sinergi
Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat, Dinas Perkim Tulungagung Bangun 12 Unit Jamban Keluarga di Desa Sidomulyo
SMPN 3 Ketapang Bantah Dugaan Pungli, Wali Murid: Dana Hasil Musyawarah

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 22:01 WIB

Penganiayaan Berat Rahmat Saputra — Perdamaian Dilanggar, Pelaku Wanprestasi, Advokasi Desak Proses Hukum Penuh

Sabtu, 26 September 2026 - 21:29 WIB

Lampaui Target, LP2B Capai 87,63% di Momen Peringatan 66 Tahun UUPA

Sabtu, 26 September 2026 - 20:40 WIB

Bangga dan Tangis Haru calon prajurit saat Pengumuman Casis Secata PK TNI AD Gelombang III TA 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 20:09 WIB

Dewan Direksi Ditetapkan, Wabup Serang Harap Titik Awal Pembenahan PT SBM

Sabtu, 26 September 2026 - 18:36 WIB

Kemarau Belum Usai, Babinsa Wonosegoro Dampingi Droping Air Bersih untuk Warga Jlobog

Sabtu, 26 September 2026 - 18:30 WIB

Patroli Malam Personel Koramil Dan Linmas Ciptakan Rasa Aman, Warga Sambut Antusias

Sabtu, 26 September 2026 - 18:23 WIB

Tak Sekadar Mengawal, Babinsa Sidikalang Dampingi Penyaluran Beras untuk Warga Batangberuh

Sabtu, 26 September 2026 - 18:18 WIB

Ngobrol Santai di Warung Sembako, Babinsa Kerajaan Dengar Cerita dan Aspirasi Warga

Berita Terbaru