DAIRI, Nasionaldetik.com
– Wujud sinergitas antara TNI dan Polri kembali terlihat dalam pelaksanaan pengamanan ibadah Minggu di Gereja HKBP Parongil, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi, Minggu (21/6/2026). Pengamanan rutin tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada jemaat yang melaksanakan ibadah serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif.
Kegiatan pengamanan dimulai pukul 10.00 WIB hingga seluruh rangkaian ibadah selesai. Personel yang terlibat yakni Babinsa Koramil 03/Parongil Kodim 0206/Dairi, Serka Supriyadi, bersama anggota Polsek Parongil, Aipda Johanes Naibaho dan Aipda Goliong Padang. Ibadah yang dipimpin oleh Pdt. FM Siahaan tersebut mengangkat tema “Saluhut Do Diramoti Denata” dan dihadiri sekitar 200 jemaat.
Selain melakukan penjagaan di area gereja, personel gabungan TNI-Polri juga melaksanakan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi guna memastikan arus kendaraan tetap lancar selama kegiatan berlangsung. Petugas turut melakukan deteksi dini dengan berkoordinasi bersama pengurus gereja terkait kondisi keamanan lingkungan sekitar, serta menyampaikan imbauan Kamtibmas kepada jemaat agar tetap waspada terhadap barang bawaan maupun kendaraan yang diparkir.
Danramil 03/Parongil, Kapten Inf Hernandez, mengatakan bahwa pengamanan rumah ibadah merupakan salah satu bentuk pelayanan aparat kepada masyarakat. Kehadiran TNI dan Polri di tengah kegiatan keagamaan diharapkan mampu memberikan rasa tenang bagi jemaat sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu jalannya ibadah.
Menurut Kapten Hernandez, kegiatan tersebut juga merupakan implementasi tugas TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, khususnya dalam membantu Kepolisian Negara Republik Indonesia melaksanakan tugas keamanan dan ketertiban masyarakat. Hingga seluruh rangkaian ibadah berakhir, situasi di Gereja HKBP Parongil terpantau aman, tertib, dan kondusif, sehingga jemaat dapat beribadah dengan khusyuk dan penuh ketenangan.
(Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Prajurit Pena
























