TARUTUNG, Nasionaldetik.com
— Suasana berbeda mewarnai Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Kota Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara. Berlokasi di Lapangan PKM, Jalan Sutan Amir Hamzah No. 5, Hutatoruan, Kecamatan Tarutung, perayaan tahun ini berlangsung khidmat, hangat, dan penuh rasa kekeluargaan.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan saritilawah, pembacaan puisi, hingga penampilan tari-tarian bernuansa Islami yang disuguhkan kepada para tamu undangan dan jamaah.
Menariknya, acara kali ini menghadirkan penampilan spesial yang belum pernah ada pada tahun-tahun sebelumnya, yakni lantunan shalawat kolaborasi antara personel TNI dari Kodim 0210/TU, Polri dari Polres Tapanuli Utara, ibu-ibu Pengajian Salimah dan Muslimat Tarutung, serta siswa-siswi MTs Al-Falah Kota Tarutung. Perpaduan ini menciptakan suasana yang adem, damai, sekaligus mengharukan bagi seluruh hadirin yang hadir seraya mengharapkan syafaat Rasulullah SAW di akhirat kelak.
Ketua Persatuan Kaum Muslimin (PKM) Tarutung, H. Anwar Hutabarat, yang didampingi Ketua Salimah Tarutung Ibu Roida Royani Gultom dan Ketua Muslimat Tarutung Ibu Sutriani, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi mendalam kepada segenap pihak yang telah mendukung acara ini.
”Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tapanuli Utara, Kodim 0210/TU, Polres Tapanuli Utara, Forkopimda, MUI, Pengadilan Agama Tarutung, serta seluruh donatur dan masyarakat muslim yang telah membantu secara tenaga, pikiran, maupun finansial,” ujar H. Anwar Hutabarat.
Ia mendoakan agar amal jariyah para donatur dilipatgandakan oleh Allah SWT dan umat Islam di Tarutung senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, keberkahan, serta perlindungan-Nya.
Sementara itu, penceramah asal Binjai, Ustadz H. Sofyan Lubis, dalam tausiahnya mengawali pesan dengan mengingatkan jamaah akan kepastian datangnya kematian sebagaimana termaktub dalam Surah Ali ‘Imran ayat 185: “Kullu nafsin dzāiqatul-maut” (Setiap yang bernyawa akan merasakan mati). Ia mengajak jamaah untuk mempersiapkan bekal akhirat dengan meningkatkan keimanan, ketaqwaan, serta menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah SWT.
Ustadz H. Sofyan Lubis juga mengingatkan pentingnya rasa syukur sesuai Surah Ibrahim ayat 7 agar nikmat yang diterima senantiasa ditambah dan terhindar dari azab Allah SWT. Selain itu, ia memaparkan hadits riwayat Ibnu Abbas RA mengenai “lima perkara sebelum datang lima perkara”, yakni memanfaatkan:
- Masa muda sebelum datang masa tua.
- Masa sehat sebelum datang masa sakit.
- Masa kaya sebelum datang masa sempit/fakir.
- Masa luang sebelum datang masa sibuk.
- Masa hidup sebelum datang kematian.
”Seberat apa pun cobaan dan sesibuk apa pun aktivitas kita, kewajiban kepada Allah SWT harus tetap dijalankan. Mari kita selalu istiqamah, bertawakal, dan menyerahkan seluruh urusan hanya kepada-Nya,” tegasnya.
Mengakhiri ceramahnya, Ustadz H. Sofyan Lubis mengajak umat Islam di Tarutung untuk senantiasa menjaga persatuan dan merawat iman-taqwa sesuai arahan Surah Ali ‘Imran ayat 103, agar tidak bercerai-berai. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi umat Islam di Indonesia dan seluruh dunia.
(Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Pendim 0210/TU





























