STOP KRIMINALISASI WARTAWAN :UNGKAP DUGAAN PENYALAHGUNAAN BANTUAN BERAS, WARTAWAN FR JUSTRU TERSANGKUT PERKARA Rp10 JUTA — ADA APA?

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Rabu, 30 September 2026 - 22:28 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKU TIMUR, SUMSEL Nasionaldetik.com

— Dugaan persoalan penyaluran bantuan beras di Desa Way Halom, Kecamatan Buay Madang, Kabupaten OKU Timur, kini berkembang menjadi perhatian publik setelah seorang wartawan berinisial FR tersangkut perkara terkait uang sebesar Rp10 juta.

Sebelum perkara tersebut mencuat, sejumlah warga disebut memberikan informasi mengenai dugaan ketidaksesuaian penyaluran bantuan beras. Warga mengaku menerima sekitar 20 kilogram, sementara jumlah yang disebut seharusnya diterima mencapai 30 kilogram. Selain itu, terdapat pengakuan warga mengenai dugaan permintaan Rp20.000 saat pembagian undangan pengambilan bantuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi tersebut masih memerlukan pembuktian melalui data penerima, dokumen penyaluran, berita acara, serta klarifikasi pemerintah desa dan instansi terkait.

Yang kemudian menjadi sorotan adalah perkara yang menjerat FR terkait uang Rp10 juta.

Menurut keterangan keluarga FR, uang tersebut bukan diminta atau diterima oleh FR, melainkan dibawa oleh dua orang perangkat desa ke rumah FR. Keluarga menyebut uang tersebut diletakkan di atas meja dan FR diminta menghitungnya. Namun sebelum proses tersebut berlangsung, aparat kepolisian datang dan mengamankan FR.

Versi tersebut tentu perlu dikonfirmasi kepada pihak perangkat desa dan kepolisian, termasuk bagaimana kronologi lengkap, siapa yang membawa uang, siapa yang menyerahkan, serta dasar dan proses hukum pengamanan uang tersebut.

Persoalan lain yang juga perlu diverifikasi adalah adanya informasi mengenai dugaan pemberian atau penawaran uang kepada pihak media agar pemberitaan dihentikan. Informasi ini belum dapat dinyatakan sebagai fakta sebelum didukung bukti dan keterangan para pihak.

Publik kini menunggu jawaban atas sejumlah pertanyaan mendasar: berapa sebenarnya alokasi bantuan beras untuk setiap penerima, berapa yang diterima warga, apakah benar terdapat permintaan Rp20.000, ke mana selisih beras tersebut disalurkan, serta bagaimana kronologi sebenarnya terkait uang Rp10 juta?

Perkara hukum yang dihadapi FR harus dibuktikan melalui proses hukum dan alat bukti yang sah. Pada saat yang sama, dugaan persoalan penyaluran bantuan masyarakat juga semestinya diverifikasi secara independen dan tidak berhenti hanya karena munculnya perkara terhadap seorang wartawan.

Jika dugaan tersebut terbukti, tentu harus ada pertanggungjawaban sesuai ketentuan. Sebaliknya, apabila tuduhan tidak terbukti, pihak yang disebut dalam pemberitaan memiliki hak untuk memberikan klarifikasi dan menunjukkan data pendukung.

Ruang Investigasi akan terus menelusuri persoalan ini berdasarkan dokumen, keterangan warga, pemerintah desa, aparat penegak hukum, serta instansi terkait.

Sebab yang menjadi perhatian bukan semata-mata perkara Rp10 juta, melainkan juga transparansi penyaluran bantuan masyarakat dan kronologi lengkap yang menyebabkan seorang wartawan tersangkut perkara setelah informasi mengenai dugaan ketidaksesuaian pembagian bantuan beras mencuat.

Re_Tim

Berita Terkait

Ironi Elpiji 3 Kg di Sintang: Tertulis Untuk Masyarakat Miskin, Dinikmati Orang Kaya, Harga Selangit di Atas HET
Babinsa Jadi Motor Penggerak, Pembangunan Jembatan Garuda di Lau Mulgap Capai 11,25 Persen
Makan Siang Bersama Mitra Karib, Babinsa Koramil 07/Salak Wujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat
TNI Hadir Dukung Petani, Babinsa Kawal Penyaluran Dolomit untuk Warga Parduhapen
Sinergi TNI-Polri, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Edukasi Warga tentang Bahaya Narkoba
DPK-LPPNRI Kampar Layangkan Somasi Kedua ke PT KWP, Minta Klarifikasi Asal-Usul TBS
Babinsa 03/Parongil Aktif Komsos, Kedekatan dengan Warga Jadi Kunci Pembinaan Wilayah
From Mahasiswa Madura Gelar Aksi di KPK dan Bea Cukai, Desak Usut Dugaan Permainan Pita Cukai di Madura yang menyeret CV PR Cahaya Pro.!!!

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 23:14 WIB

Ironi Elpiji 3 Kg di Sintang: Tertulis Untuk Masyarakat Miskin, Dinikmati Orang Kaya, Harga Selangit di Atas HET

Rabu, 30 September 2026 - 23:13 WIB

Babinsa Jadi Motor Penggerak, Pembangunan Jembatan Garuda di Lau Mulgap Capai 11,25 Persen

Rabu, 30 September 2026 - 23:07 WIB

Makan Siang Bersama Mitra Karib, Babinsa Koramil 07/Salak Wujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat

Rabu, 30 September 2026 - 23:02 WIB

TNI Hadir Dukung Petani, Babinsa Kawal Penyaluran Dolomit untuk Warga Parduhapen

Rabu, 30 September 2026 - 22:56 WIB

Sinergi TNI-Polri, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Edukasi Warga tentang Bahaya Narkoba

Rabu, 30 September 2026 - 22:49 WIB

Babinsa 03/Parongil Aktif Komsos, Kedekatan dengan Warga Jadi Kunci Pembinaan Wilayah

Rabu, 30 September 2026 - 22:39 WIB

From Mahasiswa Madura Gelar Aksi di KPK dan Bea Cukai, Desak Usut Dugaan Permainan Pita Cukai di Madura yang menyeret CV PR Cahaya Pro.!!!

Rabu, 30 September 2026 - 22:34 WIB

Prajurit Kodam XVIII/Kasuari Raih Prestasi di Ajang Lomba Foto dan Video Pendek HUT ke-81 TNI

Berita Terbaru