Sejarah Islam 10 Muharram Asyura dan Refleksinya

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:01 WIB

50100 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Santi Nurmayanti
Editor : Pimpinan Redaksi

Nasionaldetik.com,— 25 Juni 2026 Kilas sejarah,Special Redaksi
Sejarah 10 Muharram: Hari Asyura

Muharram adalah bulan pertama dalam kalender Hijriah, dan merupakan salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam. Hari kesepuluh bulan Muharram disebut Hari Asyura, yang memiliki makna dan sejarah panjang sebelum dan sesudah datangnya Nabi Muhammad

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak zaman Nabi-nabi terdahulu, tanggal 10 Muharram sudah dianggap sebagai hari yang istimewa. Berbagai peristiwa besar dan penyelamatan yang dilakukan Allah SWT terjadi pada hari ini:

Nabi Musa a.s. dan kaumnya diselamatkan dari kejaran Firaun dan bala tentaranya saat melewati Laut Merah. Air terbelah menjadi jalan, sedangkan Firaun dan pasukannya tenggelam.

Nabi Nuh a.s. beserta pengikutnya turun dari kapal bahtera setelah air banjir surut, menandai berakhirnya ujian dan dimulainya kehidupan baru.
– Nabi Ibrahim a.s. diselamatkan dari api yang dinyalakan oleh Raja Namrud.
– Nabi Yusuf a.s. dipertemukan kembali dengan ayahnya, Nabi Ya’qub a.s., setelah berpisah dalam waktu yang sangat lama.

Nabi Yunus a.s. dikeluarkan dari perut ikan paus setelah memohon ampun kepada Allah SWT.

Karena peristiwa-peristiwa mulia ini, kaum Quraisy di Mekah pun sudah memiliki kebiasaan berpuasa pada hari Asyura sebelum Islam datang

Ketika Nabi Muhammad ﷺ tiba di Madinah, beliau melihat kaum Yahudi juga berpuasa pada tanggal 10 Muharram. Beliau bertanya alasannya, dan mereka menjawab: “Ini adalah hari yang mulia, pada hari ini Allah menyelamatkan Nabi Musa dan kaumnya, serta menenggelamkan Firaun dan pengikutnya. Maka Nabi Musa berpuasa pada hari ini sebagai rasa syukur kepada Allah.”

Mendengar penjelasan itu, Nabi Muhammad ﷺ bersabda:

“Kami lebih berhak kepada Musa daripada mereka.”
Kemudian beliau berpuasa dan memerintahkan para sahabat untuk berpuasa pada hari Asyura. (HR. Bukhari dan Muslim)

Setelah kewajiban berpuasa di bulan Ramadan ditetapkan, hukum berpuasa Asyura berubah menjadi puasa sunah yang sangat dianjurkan. Nabi ﷺ bersabda bahwa puasa pada hari ini dapat menghapus dosa-dosa kecil selama satu tahun yang telah berlalu.

Dalam sejarah Islam, tanggal 10 Muharram juga tercatat sebagai hari terjadinya Peristiwa Tragedi Karbala pada tahun 61 Hijriah. Pada hari ini, Husein bin Ali bin Abi Thalib — cucu kesayangan Rasulullah ﷺ beserta keluarga dan pengikutnya yang sedikit — gugur sebagai syahid dalam perjuangan menegakkan kebenaran dan menentang penyimpangan kekuasaan saat itu. Peristiwa ini menjadi pengingat kekal akan keberanian, keteguhan prinsip, dan pengorbanan untuk keadilan.

Di balik rangkaian sejarah yang panjang, Hari Asyura mengandung banyak pelajaran berharga untuk direnungkan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari:

1. Wujud Rasa Syukur yang Mendalam

Berbagai peristiwa penyelamatan mengajarkan kita bahwa pertolongan Allah SWT pasti datang bagi hamba-Nya yang sabar dan beriman. Berpuasa dan beribadah pada hari ini adalah bentuk terima kasih atas nikmat keselamatan, kesehatan, dan kesempatan hidup yang terus diberikan.

2. Meneladani Sifat Kesabaran dan Ketabahan

Perjalanan Nabi Musa, Nabi Nuh, hingga pengorbanan Husein bin Ali mengajarkan bahwa jalan menuju kebenaran tidak selalu mudah. Ada ujian, rintangan, bahkan pengorbanan yang harus dihadapi. Hari Asyura mengingatkan kita untuk tetap teguh memegang prinsip meskipun berada dalam posisi yang lemah atau tertekan.

3. Memperbaiki Diri dan Menghapus Kesalahan

Anjuran berpuasa pada hari ini dengan pahala penghapusan dosa menjadi kesempatan emas untuk membersihkan hati dan jiwa. Ini adalah momen yang tepat untuk bertaubat, memperbaiki hubungan dengan Allah, serta memperbaiki sikap dan perilaku terhadap sesama manusia.

4. Mengutamakan Keadilan dan Kebenaran

Peristiwa Karbala mengajarkan kita untuk tidak diam melihat ketidakadilan. Meskipun harus menghadapi risiko, membela kebenaran adalah kewajiban. Semangat Husein bin Ali mengingatkan agar kita tidak tergoyahkan oleh harta, jabatan, atau tekanan kekuasaan.

5. Mempererat Ukhuwah dan Kepedulian Sosial

Rasulullah ﷺ menganjurkan untuk memperbanyak kebaikan, memberi makan orang lain, dan menyantuni keluarga pada hari Asyura. Hal ini melatih kita memiliki rasa empati, berbagi rezeki, serta memperkuat tali persaudaraan antarumat Islam.

Hari Asyura bukan sekadar tanggal dalam kalender, melainkan cerminan perjalanan iman manusia. Ia mengingatkan kita akan kuasa Allah yang menyelamatkan, serta semangat hamba-Nya yang tetap teguh pada kebenaran. Semoga dengan mengenang sejarah dan mengambil pelajarannya,

kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik, lebih bersyukur, dan senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai Islam dalam setiap langkah kehidupan.

Penulis : Santi Nurmayanti

Berita Terkait

Bupati Ratu Zakiyah Sebut Sangga Nagara Festival Bukti menjaga Hubungan Baik dengan Alam
Mata Tukirin Berkaca-kaca, Saat Satgas TMMD ke 130 Kodim 0209/LB Bantu Kepengurusan KK/KTP di Disdukcapil Labusel
Sasaran TMMD ke 130, RTLH di Labusel rubah Kehidupan Warga
Kodim 0205/TK Bangun Jembatan Beton di Juhar Ginting, Progres Capai 20 Persen
TMMD ke-130 Pasang Tandon Air, Warga Aek Batu Dukung Sumur Bor
Satgas TMMD ke-130 Bantu Bedah Rumah Dorima, Wujud Kepedulian TNI di Aek Batu.
Operasi Gabungan Satgas TNI Berhasil Temukan Senjata Caracal dan 17 Butir Amunisi di Wilayah Ayata Kabupaten Maybrat
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pos Naikere Satgas Yonif 147/KGJ Bersama Pemerintah Distrik Naikere Gelar Sosialisasi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

DePA-RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku KARHUTLA, Negara Harus Hadir dan Bertindak!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Apresiasi dan Dukung Ketegasan Menteri Agus Andrianto Audit Remisi dan Cabut PB, Aktivis Nasional : Bentuk Keseriusan Dalam Wujudkan Imipas Prima

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Tingkatkan Keamanan Siber Daerah, Pemkab Karo Terima STR TTIS Resmi dari BSSN RI

Kamis, 17 September 2026 - 21:44 WIB

Doa Bersama dan Santunan, Polsek Kemayoran Hadir Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim

Kamis, 17 September 2026 - 17:22 WIB

Pengamat Apresiasi Gerak Cepat Pangdam VI/Mulawarman Tangani Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 08:16 WIB

Kapolsek Kemayoran Perluas Sinergi Pendidikan, Program Bapak Asuh Polri Menyasar SMK Taman Siswa 1

Kamis, 17 September 2026 - 08:12 WIB

Kapolsek Kemayoran Hadir Lewat Bapak Asuh Polri, Selamatkan Generasi Muda dari Tawuran, Narkoba dan Judi Online

Berita Terbaru