PANGLIMA TNI JENDERAL TNI AGUS SUBIYANTO, S.E., M.Si.: “KEHADIRAN KITA DI TENGAH MASYARAKAT HARUS SELALU MEMBERI RASA AMAN SEKALIGUS MENJAGA AMANAH KEPERCAYAAN RAKYAT KEPADA NEGARA”

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:51 WIB

5060 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Taput, Tarutung Nasionaldetik.com

— Demikian penekanan dan penyampaian Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. dalam amanatnya yang dibacakan oleh Dandim 0210/TU Letkol Arm Kiky Hardian, S.Sos. pada Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih hari Senin, 19 Oktober 2026 di Lapangan Apel Makodim 0210/TU, Jalan Sisingamangaraja No. 185, Hutatoruan VI, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Di awal amanatnya, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. mengajak seluruh prajurit TNI dan ASN TNI di seluruh Tanah Air agar selalu mengucapkan puji serta syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena sampai hari ini kita diberikan rahmat dan karunia serta masih diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan untuk melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. menjelaskan bahwa institusi TNI baru saja selesai memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tepatnya pada tanggal 5 Oktober 2026 yang lalu. Oleh sebab itu, Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya dari Bapak Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) (Hor.) Prabowo Subianto kepada seluruh prajurit dan ASN TNI atas terselenggaranya acara peringatan yang sederhana tetapi penuh kekhidmatan.

“Mari kita jadikan momentum tersebut sebagai sarana untuk terus berbenah diri, agar TNI semakin dicintai rakyat,” ujar Panglima TNI.

Menurut orang nomor satu di jajaran Tentara Nasional Indonesia tersebut, kondisi global saat ini dipenuhi persaingan geopolitik, konflik bersenjata, serta ancaman perang informasi dan kognitif (seluruh aktivitas mental yang melibatkan proses berpikir, memahami, mengingat, mengolah informasi, dan memecahkan masalah) yang menuntut adaptasi cepat seluruh prajurit TNI. Tanggung jawab kita tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga memperkuat ketahanan wilayah, termasuk menjaga ketahanan pangan dan energi nasional. Tantangan tersebut kian kompleks seiring hadirnya doktrin peperangan modern, seperti kecerdasan buatan, sistem persenjataan nirawak atau drone, peperangan elektronika, dan sistem komando berbasis teknologi yang telah mengubah pola pertempuran.

Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa dalam menghadapi dinamika tersebut, kita harus memperkuat soliditas antar matra, meningkatkan penguasaan teknologi pertahanan, serta membangun ketahanan wilayah yang tangguh bersama rakyat. Terlebih lagi, Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) (Hor.) Prabowo Subianto telah menetapkan berbagai program prioritas nasional, sehingga menjadi kewajiban mutlak bagi kita untuk mengawal dan menyukseskan pelaksanaannya agar berjalan aman dan lancar serta berdampak nyata bagi bangsa Indonesia. Sejalan dengan hal itu, beliau memerintahkan kepada seluruh jajaran TNI untuk senantiasa menjaga kewaspadaan, kesiapsiagaan operasional, kemampuan deteksi dini, dan kecepatan bertindak dalam merespons setiap perkembangan ancaman.

Di sisi lain, Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. menjelaskan bahwa saat ini negara menaruh perhatian sangat besar terhadap penguatan TNI, salah satunya melalui modernisasi Alpalhankam. Langkah modernisasi ini harus mampu meningkatkan daya tempur, daya tangkal, serta kesiapan operasional satuan, bukan sekadar menghadirkan teknologi baru. Oleh sebab itu, para komandan satuan wajib memastikan kesiapan prajurit dan Alpalhankam agar selalu berada pada kondisi terbaik untuk tugas operasi militer maupun penanggulangan bencana alam.

Perhatian besar negara tersebut tidak hanya tertuju pada persenjataan, tetapi juga menyentuh langsung pada kesejahteraan prajurit beserta keluarganya. Pimpinan TNI terus memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan, perumahan, pendidikan, dan pemenuhan hak-hak prajurit TNI melalui peningkatan disiplin, profesionalisme, dan integritas tinggi dalam setiap pelaksanaan tugas.

Selanjutnya pada kesempatan ini, Panglima TNI mengungkapkan, “Saya memberikan perhatian serius terhadap berbagai bentuk pelanggaran hukum dan disiplin yang dapat merusak citra serta kehormatan TNI. Saya tekankan kepada seluruh prajurit agar tidak terlibat dalam tindak kriminal, penyalahgunaan narkoba, perjudian atau judi online, penipuan, pemerasan, tindak kekerasan, penyalahgunaan wewenang, ataupun aktivitas ilegal dalam bentuk apa pun juga. Setiap pelanggaran sekecil apa pun akan menurunkan kredibilitas dan tingkat kepercayaan rakyat kepada TNI.”

Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. mengharapkan bahwa kehadiran kita di tengah masyarakat harus selalu memberi rasa aman sekaligus menjaga amanah dan kepercayaan rakyat kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk itu, seluruh prajurit wajib menjunjung tinggi disiplin serta kepatuhan hukum guna membuktikan jati diri sebagai prajurit terbaik yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif. Adapun para komandan satuan harus menjadi teladan, melakukan pengawasan melekat, dan meningkatkan kepedulian terhadap kehidupan anggota.

Di akhir amanatnya, kembali Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. mengajak seluruh prajurit TNI dari Sabang sampai Merauke untuk selalu berdoa. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, keberkahan, perlindungan, dan kelancaran kepada kita semua dalam melanjutkan pengabdian terbaik kepada keluarga, masyarakat, satuan, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai bersama.

Sumber: Pendim 0210/TU

(Nur Kennan Tarigan)

Berita Terkait

Tim Wasev Tinjau Lima RTLH TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi, Seluruhnya Rampung
Sentuhan Pengabdian TNI, Lima MCK Warga Masuk Program TMMD ke-130
Tim Wasev Tinjau Pembukaan Jalan Sibongkaras, Akses Desa Terisolasi Mulai Terbuka
*Ayunan Semen Menjadi Jejak Harapan, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/LB Poles Lantai Rumah Tukirin*
*Di Balik Adukan Semen TMMD ke-130, Ada Harapan Suroto untuk Rumah Layak Huni*
*Tak Lagi Berjuang Sendiri, Suroto Sambut Harapan Baru Lewat Program TMMD ke-130 Desa Aek Batu*
*Pondasi Kokoh, Harapan Baru Suroto : “Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/LB Wujudkan Rumah Layak Huni*”

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:55 WIB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Sentuhan Pengabdian TNI, Lima MCK Warga Masuk Program TMMD ke-130

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Tim Wasev Tinjau Pembukaan Jalan Sibongkaras, Akses Desa Terisolasi Mulai Terbuka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:22 WIB

*Ayunan Semen Menjadi Jejak Harapan, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/LB Poles Lantai Rumah Tukirin*

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:12 WIB

*Di Balik Adukan Semen TMMD ke-130, Ada Harapan Suroto untuk Rumah Layak Huni*

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:58 WIB

*Tak Lagi Berjuang Sendiri, Suroto Sambut Harapan Baru Lewat Program TMMD ke-130 Desa Aek Batu*

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:47 WIB

*Pondasi Kokoh, Harapan Baru Suroto : “Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/LB Wujudkan Rumah Layak Huni*”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Sekdin Kesehatan Merangin Luruskan Isu Pemberhentian Kapus: Bukan Dicopot, Tapi Alih Status Jabatan Fungsional

Berita Terbaru

NASIONAL

Jumat, 23 Okt 2026 - 19:55 WIB