Diduga Beroperasi Tanpa Izin, LPK Pertiwi Sai Sukses Akan Dilaporkan ke Polda Lampung

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:38 WIB

50158 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGGAMUS – Nasional Detik .Com –

Lembaga Pemantau Aset dan Keuangan Negara Republik Indonesia (LPAKN RI) Projamin menyatakan siap melaporkan dugaan praktik ilegal sebuah Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang beroperasi di wilayah Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus. LPK bernama “Pertiwi Sai Sukses” yang berlokasi di Desa Banjar Negri ini diduga tidak memenuhi syarat administratif dan kelengkapan perizinan sesuai regulasi yang berlaku.

Dugaan pelanggaran ini mencuat setelah tim lembaga melakukan penelusuran dan memperoleh informasi yang mengaitkan lembaga tersebut dengan praktik penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara tidak prosedural.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

*Kontradiksi Fakta dan Keterangan Pengelola*

Informasi dari warga sekitar menyebutkan bahwa kegiatan pelatihan di kediaman Ibu Eva selaku pengelola masih terlihat aktif berlangsung. Tidak hanya pelatihan keterampilan kerja, warga juga mengaku melihat adanya pembelajaran bahasa asing, seperti bahasa Taiwan, Hong Kong, dan Singapura, yang diduga ditujukan untuk calon pekerja luar negeri.

Namun, hal ini bertolak belakang dengan keterangan pihak pengelola saat dikonfirmasi. Ibu Eva menegaskan bahwa operasional LPK tersebut sudah tidak berjalan dan telah ditutup.

“Oo itu sudah tidak ada dan tidak jalan, Mas. Dan sudah tidak ada kegiatan. Ada yang urus dan sudah ada SK-nya. Tapi sekarang sudah tidak ada kegiatan dan tidak berkelanjutan. Tidak ada kegiatan apa pun lagi dan tutup sudah,” ujar Eva.

*Risiko TPPO dan Permintaan Penindakan Hukum*

Menanggapi temuan tersebut, Ketua LPAKN RI Tanggamus, Helmi, menilai bahwa operasional LPK tanpa kelengkapan izin yang sah merupakan hal yang sangat berisiko. Kondisi ini dinilai membuka celah lebar bagi terjadinya praktik kejahatan, khususnya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) serta penempatan tenaga kerja yang melanggar hukum.

“Jika kegiatan tersebut tidak dilengkapi perizinan secara lengkap, itu sangat berbahaya karena rentan terjadinya TPPO,” tegas Helmi.

Pihaknya berencana akan segera melaporkan dugaan praktik rekrutmen dan penempatan PMI secara ilegal ini ke Polda Lampung. Helmi berharap kepolisian dapat memberikan perhatian serius dan segera melakukan penyelidikan.

“Maka dari itu, saya memohon kepada Polda Lampung agar Dirkrimum segera melakukan penyelidikan. Jika ditemukan pelanggaran hukum, agar bisa diproses sesuai hukum yang berlaku. Kami juga meminta Polres Tanggamus untuk turun tangan dan memanggil pihak pengelola guna dimintai keterangan yang jelas,” tambahnya.

Dasar Hukum dan Persyaratan LPK

Pendirian serta penyelenggaraan Lembaga Pelatihan Kerja di Indonesia diatur secara tegas dalam berbagai peraturan perundang-undangan, antara lain:

1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, sebagai landasan utama hak dan kewajiban penyelenggara demi melindungi peserta pelatihan.

2. Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional, yang mengatur standar kompetensi, kurikulum, dan sertifikasi.

3. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 17 Tahun 2016 tentang Tata Cara Perizinan dan Pendaftaran Lembaga Pelatihan Kerja.

Berdasarkan regulasi tersebut, setiap LPK wajib memiliki izin operasional yang sah dengan persyaratan utama meliputi: badan hukum terdaftar, Nomor Induk Berusaha (NIB), NPWP, sarana prasarana memadai, tenaga pelatihan bersertifikat, serta kurikulum sesuai standar nasional.

LPK yang beroperasi tanpa izin dapat dikenai sanksi administratif hingga penutupan paksa. Lebih jauh lagi, jika terbukti memfasilitasi penempatan kerja ilegal atau tindak pidana perdagangan orang, pihak pengelola dapat dijerat dengan pasal pidana yang berlaku.(*)

Berita Terkait

Pelabuhan Tikus di Inhil Menjamur “,di Mana KSOP,”
Kapolsek Cikijing Pimpin Gatur Pagi, Pastikan Arus Lalu Lintas Aman dan Lancar
Sehari Setelah Pembukaan, Satgas TMMD 130 Kodim 1416/Muna Kebut Pengerjaan Talud
DPW IWO Indonesia Provinsi Lampung Soroti Dinas Perdagangan Kota Metro Terkait Penggusuran Pedagang Shopping
Pekerjaan Ruas Jalan Sukamara–Simpang Kuripan Senilai Rp11 Miliar Diduga Kurangi Panjang Pekerjaan Hingga Ratusan Meter
Hari Jadi ke-81 Jatim, Pemkab Tulungagung Teguhkan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan
Sambut Hari Santri dan Sumpah Pemuda, PNIB Asparagus, Banser, Pagar Nusa dan BEM PTNU Lanjutkan Bhaksos Air Bersih di Bojonegoro
Kapolsek KSKP Bakauheni Pastikan Pendampingan Korban hingga Kembali ke Keluarga

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Operasi 2022 Tak Beri Efek Jera, PETI Kembali Leluasa di Sungai Penetai, Siapa yang Membekingi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:59 WIB

DPD IWO INDONESIA KOTA SERANG SAMPAIKAN UCAPAN SELAMAT KEPADA KEPALA DAN SEKRETARIS DPMPTSP, DORONG PELAYANAN PUBLIK BERINTEGRITAS DAN INVESTASI BERKUALITAS

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Tangan Kotor Semen, Nyali Baja: Sertu Budi Terjun Total Dorong Angkong di Jurangjero Kidul, “Kami Ada Untuk Rakyat!”

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:15 WIB

Satgas TMMD ke 130, Serbu Warung Ibu Ramadhani

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:09 WIB

TMMD ke 130 Kodim 0209/Labuhanbatu Ubah Prekonomian warga.

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:04 WIB

Kodim 0209/LB Gelar TMMD Ke-130, Pendapatan Warung Warga Sekitar Naik Dratis.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Selesaikan Permasalahan Warga Binaan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Babinsa Koramil 03/Sungai Sariak Sosialisasikan Pendaftaran TNI AD kepada Pelajar SMA Negeri 2 VII Koto

Berita Terbaru

DAERAH

Pelabuhan Tikus di Inhil Menjamur “,di Mana KSOP,”

Kamis, 15 Okt 2026 - 10:54 WIB