PAC GRIB Jaya Bakauheni Dampingi Penertiban Kios di Atas Trotoar, Minta Penataan Dilakukan Lebih Tegas

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:18 WIB

50102 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasionaldetik.com – Lampung Selatan – Pemerintah Desa Bakauheni bersama Pemerintah Kecamatan Bakauheni, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lampung Selatan, dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) GRIB Jaya Kecamatan Bakauheni melaksanakan penertiban terhadap sejumlah kios yang berdiri di atas trotoar di depan Pasar Tradisional Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (6/8/2026).

Penertiban tersebut merupakan tindak lanjut atas keluhan masyarakat mengenai keberadaan kios dan lapak dagangan yang menggunakan trotoar sebagai tempat berjualan. Kondisi itu dinilai mengganggu hak pejalan kaki dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan karena masyarakat terpaksa berjalan di badan jalan saat melintas di kawasan pasar.

Dalam kegiatan tersebut, petugas meminta para pedagang memundurkan barang dagangan serta merapikan bangunan yang menutupi trotoar agar fasilitas umum itu dapat kembali difungsikan sesuai peruntukannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua PAC GRIB Jaya Bakauheni, Raden Muhamad Syafe’i atau yang akrab disapa Bang Aang, mengatakan pihaknya mendukung langkah pemerintah dalam melakukan penataan kawasan pasar. Namun, ia berharap penertiban dilakukan secara konsisten hingga fungsi trotoar benar-benar kembali sebagai jalur pejalan kaki.

“Trotoar dibangun untuk memberikan ruang yang aman dan nyaman bagi pejalan kaki, bukan dijadikan tempat mendirikan kios atau bangunan usaha. Kami mengapresiasi pemerintah desa, kecamatan, dan Satpol PP yang sudah turun langsung, tetapi kami berharap penertiban dilakukan lebih maksimal, tidak hanya sebatas memberikan teguran. Harapan kami, trotoar benar-benar dikembalikan sesuai fungsinya sehingga masyarakat dapat melintas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Meski demikian, Bang Aang menegaskan penataan harus dilakukan secara humanis dengan tetap memperhatikan keberlangsungan usaha para pedagang. Menurutnya, apabila diperlukan relokasi, pemerintah perlu menyiapkan lokasi yang layak agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan.

Sementara itu, Camat Bakauheni, Sidik, melalui sambungan WhatsApp menjelaskan bahwa penertiban dilakukan secara terpadu oleh pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Satpol PP Kabupaten Lampung Selatan, bersama PAC GRIB Jaya Kecamatan Bakauheni.

“Penertiban ini bertujuan memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi pedagang maupun pembeli. Sesuai dengan program Desa Helau, kawasan pasar harus ditata dan dirapikan agar Desa Bakauheni menjadi desa yang tertib, aman, nyaman, dan bersih,” katanya.

Di lokasi penertiban, petugas Satpol PP juga memberikan tenggat waktu selama dua hari kepada para pemilik maupun penyewa kios untuk merapikan area usahanya agar tidak lagi menutupi trotoar.

“Kami memberikan waktu dua hari kepada para pemilik atau penyewa kios untuk merapikan tempat dagangannya agar trotoar dapat kembali difungsikan sebagai jalur pejalan kaki,” ujar salah seorang petugas Satpol PP.

Dengan adanya sinergi antara Pemerintah Desa Bakauheni, Pemerintah Kecamatan Bakauheni, Satpol PP Kabupaten Lampung Selatan, PAC GRIB Jaya, serta dukungan masyarakat, diharapkan penataan kawasan Pasar Tradisional Bakauheni dapat berjalan optimal sehingga trotoar kembali berfungsi sesuai peruntukannya. Penataan tersebut juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib, aman, nyaman, serta ramah bagi pejalan kaki maupun pengguna jalan lainnya. (Ism)

Berita Terkait

60 Mahasiswi Unila Dalami Seni Khudat dan Tari Kenui Melayang di Keratuan Darah Putih
Plt Bupati Tulungagung Ajak PKB Perkuat Sinergi, Dorong Gagasan Politik yang Menyejukkan
PKB Tulungagung Benahi Struktur hingga Ranting, Regenerasi Kader Siap Tancap Gas Menuju Target Kursi DPRD Pada 2029
Siger Sore Run Semarakkan BHC, Malam Hari Amphitheater Dipadati Ribuan Pengunjung
Jalan Rabat Beton Manding Rampung, Dandim 0807/Tulungagung Tekankan Gotong Royong dan Kesejahteraan Warga
Sosialisasi Antikorupsi diKota Metro Selesai, Hendra Apriyanes : Pencegahan Harus Menjadi Gerakan Bersama
Dijanjikan Rp300 Juta, Tiga Kurir Bawa 50 Kg Sabu Diamankan di Pelabuhan Bakauheni
DPW IWO Indonesia Provinsi Lampung Hadiri Acara Sosialisasi Antikorupsi Bersama KPK RI di Kota Metro

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:40 WIB

SKANDAL SISTEMATIS DISDIKBUD ROHIL: DARI DANA TPP GURU HINGGA DUGAAN BANCIAN PROYEK SERAGAM RP 6,08 MILIAR

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Skandal HGB Karangdagangan: Dugaan Konspirasi Sistematis Oknum Desa dan BPN Sulutkan Amarah Publik

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Skandal Wonomerto: Rekaman Intimidasi Siap Diseret ke Propam, Izin Advokat dan Oknum Polisi Terancam

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Sri Rahayu Ningsih, S.Pd., Ajak Peserta Didik SDN Talok 02 Tingkatkan Semangat Belajar dan Hormati Guru

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Subsidi Bukan Ladang Oknum:DPW IWO-I Meminta BPH Migas dan APH Jangan Pasif,Pengawasan Harus Turun Tangan.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Babinsa Laksanakan Patroli Malam Bersama Cegah Gangguan Kamtibmas

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:46 WIB

DUGAAN SKANDAL BOGEM BBM SUBSIDI DI SUMAWE: SPBU 54.561.72 MEMPRIORITASKAN MAFIA PELANGSIR, RAKYAT KECIL DIGINTPIT DAN DIPERSULIT! SUMBERMANJING WETAN,

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:54 WIB

TAK ADA API, PRAJURIT TNI WILAYAH KODIM 0210/TU, INSTANSI TERKAIT, DAN MASYARAKAT TETAP WASPADA TINGKAT TINGGI

Berita Terbaru